Gabriel Martinelli Dikecam Legenda MU Usai Insiden Panas Lawan Liverpool: Benar-Benar 'Memalukan'
- Kolase tvOnenews.com | X @akankwase @Priceless_MCI
tvOnenews.com - Nama Gabriel Martinelli mendadak menjadi pusat perhatian usai laga panas Arsenal kontra Liverpool yang berakhir imbang tanpa gol di Stadion Emirates, Jumat (9/1) dini hari WIB.
Bukan karena gol atau assist, melainkan karena sikap kontroversialnya terhadap bek Liverpool, Conor Bradley, di menit-menit akhir pertandingan.
Winger asal Brasil itu masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-64 menggantikan Leandro Trossard.
- REUTERS/Yves Herman
Sepanjang laga, kontribusi Martinelli tak terlalu menonjol hingga sebuah insiden di masa injury time memicu kemarahan pemain Liverpool sekaligus kritik keras dari para pengamat.
Insiden bermula saat Conor Bradley terjatuh dan terlihat kesakitan usai duel di sisi lapangan pertahanan Liverpool.
Alih-alih menunggu wasit atau tim medis, Martinelli justru bereaksi dengan cara yang dianggap tidak sportif.
Ia terlihat menjatuhkan bola ke arah Bradley, lalu mengambilnya kembali dan mencoba mendorong sang bek agar segera keluar dari lapangan.
Aksi tersebut langsung memancing emosi pemain Liverpool.
Keributan kecil pun nyaris pecah sebelum wasit Anthony Taylor turun tangan.
Martinelli akhirnya diganjar kartu kuning, sementara Ibrahima Konate juga menerima hukuman serupa karena mendorong Martinelli sebagai bentuk protes.
Sorotan paling tajam datang dari legenda Manchester United, Gary Neville.
Saat menyaksikan ulang kejadian itu, Neville tak bisa menyembunyikan kekesalannya.
“Anda tidak boleh menjatuhkannya ke luar lapangan, Anda tidak boleh melakukan itu. Ini sangat buruk. Saya terkejut salah satu pemain Liverpool tidak melangkah dan benar-benar menjegalnya. Saya pikir permintaan maaf diperlukan. Saya kesal dengan Martinelli, saya tidak tahu bagaimana pemain Liverpool tidak memukulnya dan mendapat kartu merah. Benar-benar memalukan,” kata Gary Neville dikutip dari Sky Sports.
Roy Keane pun sependapat. Mantan kapten Manchester United itu menilai tindakan Martinelli melewati batas sportivitas, terlebih karena ia pernah mengalami situasi serupa saat masih bermain.
“Saya sama sekali tidak menyukainya. Itu pernah terjadi pada saya. Saya cedera parah dan seorang pemain berdiri di dekat saya. Itu tidak baik. Kita tahu sepak bola, pemainnya adalah anak yang baik. Dia melempar bola ke arahnya, berdiri di dekatnya dan menaruh lutut kecil di atasnya. Dia mencoba mendorongnya menjauh,” ungkapnya.
Load more