News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Onana, Bukan Bayindir: Manchester United Temukan Kiper Tenang Tanpa Drama

Manchester United sejatinya mengambil risiko besar saat merekrut Senne Lammens pada musim panas ini. Ia bukan nama populer dan datang dengan status kiper muda yang
Jumat, 30 Januari 2026 - 16:43 WIB
Bukan Onana, Bukan Bayindir: Manchester United Temukan Kiper Tenang Tanpa Drama
Sumber :
  • instagram Senne Lammens

tvOnenews.com - Manchester United kerap identik dengan pemain bintang dan sorotan besar. Namun, di tengah hiruk-pikuk nama besar yang datang dan pergi, Setan Merah ternyata menyimpan potensi lain: pemain bertalenta yang tidak langsung bersinar di mata publik. 

Sosok itu kini mulai terlihat pada diri Senne Lammens, kiper muda yang datang tanpa hype besar, tetapi justru perlahan menunjukkan kualitasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di saat banyak rekrutan mahal MU kesulitan memenuhi ekspektasi, Lammens hadir dengan cara berbeda. 

Tidak banyak dibicarakan, minim sorotan media, namun konsisten dan tenang di bawah tekanan. Situasi ini justru sesuai dengan filosofi klub, yang dalam beberapa musim terakhir mulai menghargai pemain “low profile” dengan kontribusi nyata. 

Penampilan Lammens melawan Arsenal menjadi titik balik persepsi publik terhadap kiper muda asal Belgia tersebut.

Ujian Berat di Emirates, Lammens Tak Gentar

Manchester United sejatinya mengambil risiko besar saat merekrut Senne Lammens pada musim panas ini. 

Ia bukan nama populer dan datang dengan status kiper muda yang belum teruji di level tertinggi. Namun, risiko itu mulai menunjukkan hasil positif, terutama saat MU bertandang ke Emirates Stadium menghadapi Arsenal.

Bukan Onana, Bukan Bayindir: Manchester United Temukan Kiper Tenang Tanpa Drama
Bukan Onana, Bukan Bayindir: Manchester United Temukan Kiper Tenang Tanpa Drama
Sumber :
  • instagram Senne Lammens

Sebuah foto viral yang beredar awal pekan ini memperlihatkan Lammens dikelilingi pemain dari kedua tim. Momen tersebut menggambarkan betapa beratnya ujian yang ia hadapi. 

Arsenal jelas menilai Lammens sebagai titik lemah potensial. The Gunners berkali-kali mengerumuni sang kiper, menghalangi pergerakannya, dan mengirim umpan silang ke area enam yard. 

Taktik ini sebelumnya sukses ketika menghadapi Andre Onana dan Altay Bayindir. Namun, berbeda dari pendahulunya, Lammens tampil tenang. Tidak terlihat kepanikan meski terus ditekan.

Ia mampu membaca situasi dengan baik, menguasai area kotak penalti, serta menunjukkan distribusi bola yang aman. 

Kepercayaan rekan setim pun cepat terbentuk. Hal ini tercermin dari unggahan Instagram Harry Maguire yang menampilkan Lammens dikelilingi banyak pemain, disertai caption bercanda dari sang kapten: “Ayo Senne Lammens, cetak gol lagi untuk kita!”

Game Transfer yang Mulai Terbayar

Melansir dari Manchester Evening News, secara usia dan pengalaman, Lammens jelas belum ideal sebagai kiper utama klub sebesar Manchester United. Ia baru berusia 23 tahun, usia yang relatif muda untuk penjaga gawang pilihan pertama. 

Sebelum hijrah ke Old Trafford, ia hanya mencatatkan 68 penampilan di divisi teratas Belgia. Meski begitu, MU tetap berani menebusnya dengan nilai transfer sekitar £18,2 juta.

Keputusan ini merupakan hasil kerja departemen pencari bakat klub, khususnya Tony Coton, yang menilai Lammens memiliki potensi besar. 

Merekrut kiper dari liga Belgia dan langsung memberinya panggung Premier League jelas sebuah perjudian. Namun sejauh ini, langkah tersebut terlihat tepat. 

Lammens menjalani musim yang solid dan dianggap memiliki prospek jangka panjang yang tidak dimiliki opsi lain seperti Emiliano Martinez, kiper Argentina yang sempat diinginkan Ruben Amorim.

Bahkan pada debutnya, Lammens tampil begitu percaya diri hingga mendapat nyanyian dari suporter: "Apakah kamu Schmeichel yang menyamar?” Sebuah pujian besar bagi kiper muda, mengingat legenda Peter Schmeichel adalah salah satu ikon terbesar klub.

Profil dan Prestasi Senne Lammens

Senne Lammens adalah kiper asal Belgia berusia 23 tahun yang dikenal dengan ketenangan dan kemampuan bermain dengan kaki. 

Sebelum bergabung dengan Manchester United, ia menghabiskan karier profesionalnya di liga domestik Belgia, mengoleksi 68 penampilan di kasta tertinggi.

Meski belum memiliki deretan trofi besar, reputasi Lammens dibangun dari konsistensi dan kematangan di usia muda. 

Keunggulannya terletak pada penguasaan bola, pengambilan keputusan, serta keberanian mengklaim bola udara sesuatu yang kerap menjadi masalah bagi kiper MU sebelumnya. 

Bersama Manchester United, ia kini mulai membangun reputasi sebagai penjaga gawang yang tenang, disiplin, dan tahan tekanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika perkembangan ini terus berlanjut, Senne Lammens berpotensi menjadi contoh sukses rekrutan “tak bersinar” yang justru berubah menjadi aset penting. 

Manchester United tampaknya menemukan sesuatu yang mereka sukai: pemain yang bekerja dalam diam, tanpa sorotan berlebihan, namun memberi dampak besar di lapangan. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Ungkap Fakta Baru Ledakan Galian Lubang di Jakarta Selatan

Polisi Ungkap Fakta Baru Ledakan Galian Lubang di Jakarta Selatan

Polisi mengungkap fakta baru soal dua pekerja berinisial H dan R yang menjadi korban luka-luka akibat ledakan yang terjadi saat pengerjaan penggalian lubang, di Jalan Fatmawati Raya, Jakarta Selatan, pada Senin (8/6/2026).
Tak Mau Kecolongan di GBK, Media Mozambik Beberkan Deretan Pemain Timnas Indonesia yang Paling Berbahaya

Tak Mau Kecolongan di GBK, Media Mozambik Beberkan Deretan Pemain Timnas Indonesia yang Paling Berbahaya

Timnas Indonesia kembali menjadi perhatian menjelang laga kedua FIFA Matchday melawan Mozambik yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
KPK Angkat Bicara Soal Nama Raffi Ahmad Disebut di Kasus Bea Cukai

KPK Angkat Bicara Soal Nama Raffi Ahmad Disebut di Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi soal terdapat nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad dalam kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai.
Erick Thohir Update Proses Naturalisasi Dua Calon Pemain Timnas Indonesia Luke Vickery dan Mitchell Baker

Erick Thohir Update Proses Naturalisasi Dua Calon Pemain Timnas Indonesia Luke Vickery dan Mitchell Baker

Baik Luke Vickery dan Mitchell Baker telah bergabung dengan Timnas Indonesia sejak pemusatan latihan untuk skuad Piala AFF pada akhir Mei lalu. 
DPRD Surabaya Soroti Banyak Jalan Gelap, Kebutuhan PJU Masih Capai 20 Ribu Titik

DPRD Surabaya Soroti Banyak Jalan Gelap, Kebutuhan PJU Masih Capai 20 Ribu Titik

Keluhan terkait PJU masih mendominasi aspirasi warga dalam reses anggota DPRD Surabaya. Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati menyebut lebih dari 70 persen keluhan yang diterimanya berasal dari persoalan minimnya penerangan jalan di berbagai wilayah.
Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Masuk Nominasi Penghargaan AVC Gala 2026

Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Masuk Nominasi Penghargaan AVC Gala 2026

Konfederasi Bola Voli Asia (AVC) secara resmi mengadakan AVC Gala 2026, di mana sejumlah pevoli Indonesia seperti Megawati Hangestri hingga Yolla Yuliana masuk nominasi.

Trending

Tak Mau Kecolongan di GBK, Media Mozambik Beberkan Deretan Pemain Timnas Indonesia yang Paling Berbahaya

Tak Mau Kecolongan di GBK, Media Mozambik Beberkan Deretan Pemain Timnas Indonesia yang Paling Berbahaya

Timnas Indonesia kembali menjadi perhatian menjelang laga kedua FIFA Matchday melawan Mozambik yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Erick Thohir Update Proses Naturalisasi Dua Calon Pemain Timnas Indonesia Luke Vickery dan Mitchell Baker

Erick Thohir Update Proses Naturalisasi Dua Calon Pemain Timnas Indonesia Luke Vickery dan Mitchell Baker

Baik Luke Vickery dan Mitchell Baker telah bergabung dengan Timnas Indonesia sejak pemusatan latihan untuk skuad Piala AFF pada akhir Mei lalu. 
Review Film Dosa, Penebusan atau Pengampunan: Teror Hotel Angker yang Mengungkap Dosa Masa Lalu

Review Film Dosa, Penebusan atau Pengampunan: Teror Hotel Angker yang Mengungkap Dosa Masa Lalu

Film horor Dosa, Penebusan atau Pengampunan menghadirkan kisah teror psikologis tentang dosa, rasa bersalah, dan penebusan. Simak sinopsis serta fakta menarik film yang tayang 11 Juni 2026.
Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Masuk Nominasi Penghargaan AVC Gala 2026

Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Masuk Nominasi Penghargaan AVC Gala 2026

Konfederasi Bola Voli Asia (AVC) secara resmi mengadakan AVC Gala 2026, di mana sejumlah pevoli Indonesia seperti Megawati Hangestri hingga Yolla Yuliana masuk nominasi.
KPK Angkat Bicara Soal Nama Raffi Ahmad Disebut di Kasus Bea Cukai

KPK Angkat Bicara Soal Nama Raffi Ahmad Disebut di Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi soal terdapat nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad dalam kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai.
Selebgram Keanu Ngaku Ketemu Dirut Travel Umrah Hanania di Bali: Sempat Pikir-pikir Tawaran Endorse

Selebgram Keanu Ngaku Ketemu Dirut Travel Umrah Hanania di Bali: Sempat Pikir-pikir Tawaran Endorse

Selebgram Miftahul Huda alias Keanu Angelo diperiksa sebagai saksi terkait promosi travel umrah Hanania Group di Polda Metro Jaya, pada Senin (8/6/2026).
DPRD Surabaya Soroti Banyak Jalan Gelap, Kebutuhan PJU Masih Capai 20 Ribu Titik

DPRD Surabaya Soroti Banyak Jalan Gelap, Kebutuhan PJU Masih Capai 20 Ribu Titik

Keluhan terkait PJU masih mendominasi aspirasi warga dalam reses anggota DPRD Surabaya. Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati menyebut lebih dari 70 persen keluhan yang diterimanya berasal dari persoalan minimnya penerangan jalan di berbagai wilayah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT