Masa Depan Harry Maguire di Ujung Tanduk? MU Diam-diam Bidik Bintang Muda Serie A
- instagram Harry Maguire
tvOnenews.com - Manchester United kembali berada di persimpangan penting terkait masa depan Harry Maguire. Bek berusia 32 tahun itu memasuki fase krusial dalam kariernya di Old Trafford, seiring kontraknya yang akan berakhir dan belum ada kejelasan soal perpanjangan.
Di saat yang sama, manajemen MU diam-diam mulai menyiapkan rencana cadangan dengan membidik bek muda dari Serie A, memunculkan spekulasi bahwa era Maguire perlahan mendekati penutup.
Situasi ini menciptakan dinamika menarik di internal klub. Di satu sisi, Maguire masih dianggap figur penting berkat pengalaman dan kontribusinya di laga besar.
Di sisi lain, muncul dorongan kuat untuk melakukan regenerasi lini belakang. Perdebatan ini tak hanya menyangkut aspek teknis, tetapi juga filosofi pembangunan skuad Manchester United ke depan.
Manajemen MU Terbelah Soal Kontrak Maguire
Menurut laporan Manchester Evening News, jajaran petinggi Manchester United belum mencapai kata sepakat mengenai masa depan Harry Maguire.
Kontrak bek internasional Inggris itu akan berakhir pada Juni, dan ia kini sudah bebas melakukan negosiasi pra-kontrak dengan klub lain. Perbedaan pandangan di internal klub disebut cukup tajam.
Salah satu pemilik klub, Sir Jim Ratcliffe, dikabarkan menjadi sosok yang paling enggan menyetujui kontrak baru.
Kepala INEOS itu ingin mempercepat transisi lini pertahanan ke generasi lebih muda. Ia menilai Manchester United sudah memiliki fondasi pengalaman melalui Lisandro Martinez dan Matthijs de Ligt yang berada di usia pertengahan 20-an, ditambah prospek jangka panjang seperti Leny Yoro dan Ayden Heaven.
Namun, pandangan tersebut tidak sepenuhnya disepakati. Sejumlah tokoh senior klub menilai Maguire masih memiliki nilai strategis, baik dari sisi performa maupun stabilitas tim.
Ketahanan fisik dan kontribusinya dalam beberapa pertandingan terakhir menjadi argumen utama kelompok ini.
Di tengah ketidakpastian tersebut, perwakilan Maguire dari Triple S Management disebut telah membuka komunikasi dengan sejumlah klub Eropa, menambah tekanan bagi United untuk segera mengambil keputusan.
Maguire Siap Berkorban Demi Bertahan
Menariknya, di tengah rumor kepindahan ke Italia atau Turki, preferensi Maguire justru tetap bertahan di Old Trafford.
Laporan yang sama menyebutkan bahwa faktor keluarga dan peluang bermain di timnas Inggris membuatnya enggan pindah ke luar Liga Primer pada tahap karier saat ini.
Sebagai bentuk komitmen, Maguire bahkan dilaporkan bersedia menerima pemotongan gaji signifikan. Dari bayaran sekitar £200 ribu per pekan, ia siap menyesuaikan diri dengan struktur gaji baru klub yang lebih ketat.
Sikap ini memperkuat kesan bahwa sang bek ingin menutup karier puncaknya bersama MU, meski status kapten telah lama dicabut sejak kepindahannya senilai £80 juta pada 2019.
Keputusan akhir tetap berada di tangan klub. Jika Ratcliffe bersikukuh, Maguire berpotensi pergi secara gratis pada Juli, mengakhiri tujuh tahun kebersamaannya dengan Setan Merah.
Carrick, Pengalaman, dan Bayangan “Maguire Berikutnya”
Di tengah polemik manajemen, manajer interim Michael Carrick justru menunjukkan dukungan kuat terhadap Maguire dari sisi sepak bola.
Carrick memandang Maguire sebagai “bagian integral” tim, terutama setelah sang bek kembali menjadi starter dan tampil solid dalam kemenangan beruntun atas Manchester City dan Arsenal.
Carrick menilai Maguire bukan hanya penting karena duel udara dan ketenangannya di kotak penalti, tetapi juga perannya sebagai mentor di sesi latihan.
Bimbingannya terhadap pemain muda seperti Yoro dan Heaven dianggap sulit digantikan, apalagi dengan kemungkinan hengkangnya Casemiro yang juga merupakan figur senior ruang ganti.

- instagram Tarik Muharemovic
Namun di balik dukungan itu, MU tetap menyiapkan opsi masa depan. Klub dilaporkan telah mengidentifikasi Tarik Muharemovic, bek internasional Bosnia berusia 22 tahun yang kini bermain untuk Sassuolo.
Sportsport mengungkapkan bahwa pemandu bakat MU menyaksikan langsung penampilan ke-50 Muharemovic saat Sassuolo menang 1-0 atas Cremonese, dan disebut pulang dengan kesan positif.
Muharemovic dikenal sebagai bek modern: kuat dalam duel udara, nyaman mengontrol bola, serta mampu membangun serangan dari belakang.
Ia juga sempat mencuri perhatian saat mencetak gol lewat situasi sepak pojok melawan Bologna, memperlihatkan atribut yang selama ini melekat pada Maguire.
Dengan harga beli Sassuolo yang hanya sekitar £2,5 juta dan potensi nilai jual tinggi, MU melihatnya sebagai investasi menarik. Meski demikian, persaingan diprediksi ketat karena minat juga datang dari klub-klub Liga Primer lain.
Kini, Manchester United berada di titik krusial: mempertahankan pengalaman Maguire atau mempercepat regenerasi lewat sosok “Maguire berikutnya”.
Keputusan ini akan sangat menentukan wajah lini belakang Setan Merah dalam beberapa musim ke depan. (udn)
Load more