Diakui Bukan Mengakui, Martin Odegaard Dapat Pujian Setinggi Langit dari Legenda Arsenal: Dia Berubah
- Arsenal
tvOnenews.com - Status Martin Odegaard sebagai kapten Arsenal akhirnya mendapatkan pengakuan penuh dari salah satu legenda The Gunners.
Tony Adams, legenda Arsenal yang identik dengan ban kapten, secara terbuka menyatakan bahwa ia kini sepenuhnya yakin dengan kepemimpinan gelandang asal Norwegia tersebut.
Perubahan sikap Adams ini bukan tanpa alasan.
Penampilan konsisten Odegaard sepanjang musim, baik dari sisi teknis maupun mental, membuat keraguan lama soal kapasitasnya sebagai pemimpin perlahan runtuh.

- ANTARA/REUTERS/ANDREW BOYERS
Sebagai mantan bek yang dikenal keras dan berkarakter kuat, Adams sebelumnya termasuk pihak yang cukup vokal mempertanyakan apakah ban kapten Arsenal terlalu berat untuk Odegaard.
Ia bahkan sempat mendorong nama lain seperti Declan Rice atau Gabriel Magalhaes sebagai alternatif kapten di lapangan.
Namun, realitas di atas rumput memaksa sang legenda mengubah pandangannya.
Dalam wawancara bersama talkSPORT, Adams mengakui bahwa kritik yang pernah ia lontarkan berangkat dari sudut pandang taktis, bukan karena meragukan kualitas Odegaard sebagai pemain.
“Saya sempat bilang, mungkin kapten seharusnya Declan Rice,” ujar Adams.
“Saya juga pernah mengatakan hal yang sama tentang Harry Kane di timnas Inggris,” imbuhnya.
Menurut Adams, pemain yang beroperasi di lini depan atau gelandang serang memiliki tantangan tersendiri sebagai kapten karena tidak selalu berada di lapangan selama 90 menit penuh.
“Kalau kamu punya pemain menyerang, kadang kamu harus mengubah pendekatan. Bisa jadi kamu butuh pemain yang lebih cepat, lebih kuat untuk duel udara, atau seseorang yang lebih kreatif. Dan Odegaard adalah bagian dari proses itu,” jelasnya.
Meski demikian, Adams menegaskan bahwa sejak awal ia tidak pernah meragukan kualitas teknis Odegaard.
Bahkan, ia menyamakan gaya bermain sang kapten dengan salah satu legenda terbesar Arsenal.
“Dia adalah tipe Dennis Bergkamp, pemain yang sangat berbakat, benar-benar bertalenta,” kata Adams.
“Tapi dia tidak akan berada di lapangan 24 jam penuh,lanjutnya”
Yang paling mencolok bagi Adams adalah transformasi permainan Odegaard dibandingkan musim lalu.
Ia menilai sang kapten kini jauh lebih tegas, cepat, dan berani dalam mengambil keputusan.
“Musim lalu dia tidak cukup positif dengan bola,” ungkap Adams.
“Dia terlihat ragu-ragu, terlalu lama mengambil keputusan, dan itu memperlambat alur permainan.”
Perubahan signifikan itu kini terlihat jelas di lapangan.
“Sekarang saya melihat perubahan yang sangat besar. Dia benar-benar mengalirkan bola, lebih cepat, lebih tajam, dan lebih menentukan.”
Secara statistik, Odegaard memang menunjukkan peningkatan dalam kontribusi gol, peluang tercipta, dan intensitas pressing, semua aspek yang menjadi fondasi gaya bermain Arsenal di bawah Mikel Arteta.
Sebagai kapten, ia tak hanya memimpin lewat ban di lengan, tetapi juga melalui konsistensi performa.
Selain soal teknis, Adams juga menyoroti dampak Odegaard di balik layar.
Meski tak berada langsung di dalam skuad, ia mendengar banyak laporan positif mengenai peran sang kapten di ruang ganti.
“Saya dengar dari dalam, Odegaard sangat bagus sebagai pemimpin dan para pemain mencintainya,” kata Adams.
Hal ini dinilai menjadi salah satu faktor penting di balik kekompakan Arsenal, terutama dalam menghadapi tekanan persaingan gelar dan jadwal padat.
“Saya bisa memahami kenapa tim bersatu di belakangnya, dan itu sangat baik.”
Sebagai pemain yang datang ke Arsenal dengan status pinjaman sebelum akhirnya dipermanenkan, perjalanan Odegaard menuju kapten utama bukanlah sesuatu yang instan.
Namun kini, bahkan suara yang dulu paling lantang meragukannya telah berbalik memberikan pujian.
(tsy)
Load more