Casemiro Bersinar di Era Michael Carrick, Man of the Match yang Mengubah Wajah MU Saat Ini!
- instagram Casemiro
Tambahan satu intersep dan tiga recovery mempertegas insting bertahan yang masih sangat tajam.
Dalam duel individu, Casemiro tampil dominan. Ia memenangkan lima dari tujuh duel darat (71 persen) dan sempurna dalam duel udara dengan rasio 100 persen. Catatan ini krusial mengingat Fulham kerap mencoba memanfaatkan transisi cepat dan bola kedua.
Meski sempat dilewati lawan satu kali, hal tersebut tidak mengurangi gambaran besarnya. Casemiro menjadi jangkar yang membuat lini belakang United relatif lebih tenang, terutama sebelum konsentrasi tim menurun di menit-menit akhir.
Casemiro dan Identitas Baru Manchester United
Kemenangan atas Fulham memastikan Manchester United merangkai tiga kemenangan beruntun, setelah sebelumnya menumbangkan Manchester City dan Arsenal.Â
Dengan 41 poin, Bruno Fernandes dan kolega bertahan di posisi keempat klasemen, unggul tipis dari Chelsea. Fulham sendiri harus puas tertahan di peringkat kedelapan dengan 34 poin.
Dalam konteks ini, Casemiro menjadi representasi perubahan pendekatan Carrick. Ia tidak lagi dibebani tugas sendirian sebagai perusak ritme lawan, tetapi diberi ruang untuk membaca permainan dan menentukan momen.Â
Carrick tampaknya memahami bahwa pengalaman Casemiro adalah aset strategis, bukan sekadar solusi darurat.
Gol penentu Benjamin Sesko di injury time memang menjadi headline, tetapi fondasi kemenangan telah dibangun sejak awal oleh Casemiro.Â
Man of the Match ini bukan hanya soal statistik, melainkan soal pengaruh nyata. Jika Carrick mampu menjaga peran Casemiro tetap konsisten, Manchester United berpeluang menjadikan periode ini sebagai awal kebangkitan, bukan sekadar rangkaian kemenangan sesaat.(udn)
Load more