Benjamin Sesko Jadi Pahlawan di Old Trafford, Michael Carrick: Gol Ini Adalah Mimpi Seorang Striker!
- instagram manutd
“Sejujurnya, dia selalu tampil percaya diri. Menurut saya, dia sangat luar biasa. Kami telah bekerja bersamanya dalam berbagai aspek selama beberapa minggu terakhir. Dia tampil cerah di sesi latihan, terlihat berbahaya, dan melakukan latihan tambahan,” kata Carrick.
Pelatih MU itu juga menyoroti peran staf kepelatihan, khususnya Travis Binnion, dalam mengasah kemampuan Sesko secara individual. Menurut Carrick, penyerang berusia muda itu memiliki potensi besar yang perlahan mulai terlihat di pertandingan.

- REUTERS/Phil Noble
“Ben adalah talenta besar dan memiliki banyak sisi positif. Hari ini adalah gol yang sangat penting karena perasaan sebagai penyerang saat mencetak gol kemenangan di depan tribun Stretford End seperti itu adalah apa yang Anda impikan,” lanjutnya.
Carrick menambahkan, “Setelah sempat melewatkan peluang, hal yang biasa dialami penyerang—dia mampu bangkit dan menuntaskan peluang berikutnya. Saya benar-benar sangat senang untuknya. Dia sangat layak mendapatkan ini.”
Kemenangan Dramatis dan DNA Manchester United
Melansir dari laman resmi Manchester United, Carrick juga berbicara panjang lebar soal arti kemenangan ini, terutama setelah MU sebelumnya mampu menaklukkan Manchester City dan Arsenal.
Meski enggan menyebut laga melawan Fulham sebagai yang paling signifikan, ia menekankan betapa beratnya tantangan tersebut.
“Saya tahu hari ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Fulham telah menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang sangat bagus. Karakter untuk bangkit setelah kemunduran besar di menit-menit akhir itulah yang paling menyenangkan,” kata Carrick.
Ia menilai momen gol kemenangan di Old Trafford sebagai bagian dari identitas klub. “Ketika Anda merasakan euforia dan kegembiraan seperti itu, bagi saya, tidak ada tempat yang lebih baik selain di depan Stretford End. Itu lebih dari sekadar kemenangan, ada koneksi dan emosi,” ujarnya.
Sebagai manajer, Carrick mengaku emosinya berbeda dibanding saat masih menjadi pemain. Ia tetap tenang di pinggir lapangan, bahkan setelah MU kebobolan gol kedua. “Saya sadar masih ada delapan menit lagi yang harus dilalui,” katanya.
Load more