Manuver Transfer Terbatas, Manchester United Gagal Tikung Liverpool?
- REUTERS/Dylan Martinez
tvOnenews.com - Bursa transfer Januari hampir mencapai garis finis, namun Manchester United justru melangkah dengan langkah senyap. Hingga tenggat waktu pukul 19.00 waktu setempat, Setan Merah belum juga mendatangkan satu pun pemain tim utama.
Di tengah hiruk-pikuk klub-klub rival yang sibuk berbelanja, Old Trafford memilih jalur berbeda: menahan diri, merapikan skuad, dan menatap masa depan dengan lebih berhati-hati.
Situasi ini memunculkan beragam spekulasi. Apakah Manchester United kehabisan opsi di pasar? Atau justru manajemen percaya penuh pada fondasi yang kini dibangun Michael Carrick?
Menariknya, ketenangan di bursa transfer berbanding terbalik dengan performa di lapangan.
Di bawah Carrick, United mencatat tiga debut manis beruntun yang menghidupkan kembali aura optimisme di Theatre of Dreams.
Salah satu rumor terbesar datang dari Prancis. Manchester United dilaporkan mencoba membajak langkah Liverpool untuk mengamankan bek tengah Rennes, Jeremy Jacquet.
Bek berusia 20 tahun itu disebut masuk radar United sebagai proyek jangka panjang.
Namun upaya tersebut tampaknya terlambat. Media Prancis mengabarkan Liverpool sudah mencapai pra-kesepakatan dengan Rennes senilai £55 juta ditambah £5 juta dalam bentuk bonus.
Negosiasi intens yang dilakukan The Reds sepanjang akhir pekan membuat peluang United kian menipis. Jika benar demikian, MU harus kembali menata ulang rencana perekrutan bek muda mereka.

- instagram Cole Palmer
Nama lain yang terus beredar adalah Cole Palmer. Penyerang Chelsea itu dikaitkan dengan kepindahan mengejutkan ke Old Trafford, meski laporan menyebut peluang transfer tersebut sangat kecil.
Isu yang berkembang lebih menyoroti sisi personal, di mana Palmer disebut merindukan kampung halamannya, ketimbang adanya pembicaraan resmi antar klub.
Rashford, Gomes, dan Arus Keluar Pemain Muda
Di sektor pemain keluar, Manchester United justru terlihat lebih aktif. Klub telah menyetujui peminjaman beberapa pemain muda demi mendapatkan menit bermain reguler.
Toby Collyer, yang sebelumnya memperkuat West Brom, kini bergabung dengan Hull City. Sementara Harry Amass melanjutkan perkembangannya bersama Norwich City setelah masa pinjaman yang positif di Sheffield Wednesday.
Selain itu, Rhys Bennett tengah dalam pembicaraan untuk kembali ke Fleetwood Town, sedangkan Ethan Wheatley, yang ditarik dari Northampton Town bulan lalu, dikabarkan hampir menandatangani kontrak dengan Bradford City.
Sementara itu, masa depan Marcus Rashford kembali menjadi sorotan. Kabar terbaru menyebut Barcelona berencana mengaktifkan opsi senilai £26 juta untuk mempermanenkan status sang penyerang pada bursa transfer musim panas mendatang.
Jika terealisasi, itu bisa menjadi salah satu perpisahan besar United pasca era Carrick dimulai.
Nama lain yang mencuat adalah Angel Gomes. Menurut laporan, termasuk dari BBC Sport, mantan gelandang United itu diperkirakan kembali ke Liga Primer. Wolves disebut hampir menuntaskan kesepakatan peminjaman Gomes dari Marseille, meski sang pemain hanya tampil delapan menit sejak Desember lalu.
Debut Manis Carrick dan Bayang-Bayang Kepergian Casemiro
Di luar bursa transfer, cerita paling positif bagi United justru datang dari pinggir lapangan. Sejak Michael Carrick mengambil peran sentral, Old Trafford perlahan kembali menyerupai benteng yang ditakuti lawan.
Tiga laga awal Carrick berakhir dengan hasil manis, termasuk kemenangan prestisius atas Arsenal yang membangkitkan kepercayaan diri skuad.
Namun di balik kebangkitan itu, ada sinyal perpisahan. Casemiro secara terbuka menyatakan tidak akan memperpanjang kontraknya dan siap meninggalkan United di akhir musim.
Meski demikian, perannya masih terasa krusial. Saat melawan Fulham, Casemiro kembali menunjukkan mengapa ia sulit tergantikan.
Sebagai gelandang bertahan, kontribusinya tak hanya soal memutus serangan, tetapi juga dominasi udara.
Selain Harry Maguire, Casemiro menjadi sosok paling diandalkan untuk menyambut bola mati, termasuk umpan-umpan akurat dari Bruno Fernandes. Fakta ini menjadi pengingat keras bagi United: mencari pengganti Casemiro bukan perkara sederhana.
Di tengah bursa transfer yang sunyi, tiga debut manis Carrick seolah menegaskan bahwa perubahan besar di Manchester United mungkin tidak selalu datang dari belanja pemain, melainkan dari arah kepemimpinan dan identitas yang kembali menemukan jalurnya. (udn)
Load more