MU Menang Lawan Tottenham, Michael Carrick Bisa Jadi Rebutan Premier League?
- instagram manutd
tvOnenews.com - Michael Carrick tengah berada di titik penting dalam karier kepelatihannya. Apa yang awalnya terlihat sebagai penugasan sementara di Manchester United, kini berpotensi menjadi batu loncatan besar.
Jika Carrick mampu mempertahankan tren kemenangan, terutama dengan menaklukkan Tottenham Hotspur akhir pekan inim statusnya sebagai pelatih bisa melonjak drastis, bukan hanya di mata manajemen MU, tetapi juga di seluruh Premier League.
Dalam hitungan pekan, Carrick telah mengubah narasi. Datang sebagai pengganti Ruben Amorim, ia langsung membawa dampak instan dengan tiga kemenangan beruntun, termasuk hasil prestisius melawan Manchester City dan Arsenal.
Kemenangan keempat atas Tottenham bukan hanya soal poin, melainkan validasi bahwa kesuksesan tersebut bukan kebetulan.
Pertemuan Dua Pelatih, Dua Nasib Berbeda
Melansir dari Mirror UK, Carrick dan Thomas Frank sejatinya sudah saling mengenal. Keduanya sempat duduk bersama dalam wawancara Amazon Prime pada September lalu, berbincang panjang soal filosofi sepak bola dan dinamika kepelatihan.
Saat itu, Frank baru memulai petualangannya di Tottenham, sementara Carrick masih bekerja di televisi setelah meninggalkan Middlesbrough.
Namun situasi berubah cepat. Carrick menerima panggilan dari Old Trafford pada Januari, kesempatan yang tak mungkin ia tolak.
Meski memiliki latar belakang sebagai pemain Tottenham dan tumbuh di dekat Newcastle, Carrick menegaskan bahwa Manchester United adalah “rumah” yang memberinya rasa berbeda.
Kini, ia berada di sisi lapangan sebagai pelatih kepala dan berpeluang memberi tekanan besar pada Frank, yang posisinya di Tottenham mulai goyah.

- instagram manutd
Tottenham memang menunjukkan tanda stabilisasi, tetapi posisi mereka di peringkat ke-14 Liga Premier membuat kepercayaan publik belum pulih sepenuhnya.
Kekalahan di Old Trafford mungkin tidak langsung menentukan nasib Frank, namun bisa mempercepat dinamika perubahan.
Efek Domino Kemenangan: Dari Old Trafford ke Bursa Pelatih
Apa pun hasil akhirnya, satu hal jelas: semakin banyak pertandingan Liga Premier yang dimenangkan Carrick, semakin kuat nilai jualnya sebagai pelatih papan atas. Kemenangan atas Tottenham, klub yang pernah ia bela, akan menjadi simbol penting dalam CV kepelatihannya.
Artikel Mirror UK menggarisbawahi skenario ekstrem namun masuk akal: jika Tottenham pada akhirnya memutuskan mencari pelatih baru, nama Carrick bisa masuk radar untuk musim 2026/27.
Ini bukan rumor resmi, melainkan analisis logis tentang pasar pelatih. Carrick memiliki koneksi emosional dengan Spurs, pengalaman besar di United, dan jika sukses, rekam jejak membangkitkan tim yang sebelumnya lesu.

- instagram manutd
Bagi Manchester United, ini menghadirkan dilema. Jika Carrick terus menang dan membawa tim ke zona Liga Champions, klub harus memutuskan apakah siap memberinya mandat jangka panjang.
Mengabaikan Carrick, hanya untuk melihatnya sukses di klub lain, akan menjadi risiko reputasi yang mahal.
Loyalitas Carrick dan Pilihan MU
Carrick sendiri tidak menutup-nutupi perasaannya. Dalam pernyataannya, ia mengakui memiliki kenangan indah di Tottenham-75 penampilan dan masa belajar di bawah Martin Jol.
Namun ia menegaskan bahwa kepindahannya ke United dulu adalah “lompatan besar” yang membentuk dirinya.
“Begitu Anda melangkah masuk ke tempat ini sebagai pesepakbola, itu seperti mengubah Anda,” kata Carrick, merujuk pada Old Trafford.
Pernyataan itu mencerminkan preferensinya saat ini: fokus membangun sesuatu di United, bukan merencanakan kepindahan.
Namun sepak bola profesional jarang menunggu. Masa baktinya di Middlesbrough berakhir secara alami, dan Carrick sempat tidak terburu-buru kembali melatih, hingga United memanggil.
Kini, hanya dalam hitungan minggu, ia kembali merasakan gairah bekerja di lapangan sekaligus meningkatkan prospek kariernya secara signifikan.
Jika Carrick menambah satu kemenangan lagi akhir pekan ini, narasinya akan semakin kuat: bukan sekadar caretaker, melainkan pelatih yang siap diperebutkan.
Dan dari sudut pandang Premier League, peluang-peluang itu, termasuk yang paling ekstrem akan terbuka lebar. (udn)
Load more