Arsenal Catat Rekor Memalukan usai Ditahan Imbang Wolves, Belum Pernah Terjadi Sebelumnya di Liga Inggris
- REUTERS/Tony O Brien
Jakarta, tvOnenews.com - Arsenal menorehkan catatan baru di Liga Inggris setelah duel kontra Wolverhampton Wanderers, tetapi bukan rekor yang membanggakan. Hasil imbang 2-2 di Stadion Molineux pada Kamis (19/2/2026) dini hari WIB justru menjadi pukulan telak bagi ambisi The Gunners dalam perburuan gelar musim ini.
Tim asuhan Mikel Arteta sebenarnya memulai laga dengan sangat meyakinkan dan mampu mendominasi sejak awal pertandingan. Bukayo Saka langsung membawa Arsenal unggul cepat dalam lima menit pertama sehingga meningkatkan kepercayaan diri tim tamu.
Keunggulan tersebut bahkan bertambah pada babak kedua setelah Piero Hincapie sukses menggandakan skor. Saat itu, Arsenal tampak akan mengamankan tiga poin penting sekaligus memperlebar jarak di puncak klasemen Liga Inggris.
Namun, situasi berubah drastis ketika Wolverhampton mulai bangkit dan menunjukkan perlawanan. Hugo Bueno berhasil memperkecil ketertinggalan sebelum gol bunuh diri Riccardo Calafiori membuat skor kembali imbang.
Hasil tersebut membuat persaingan gelar kembali terbuka karena Manchester City kini memiliki peluang besar menyalip. Pasukan Pep Guardiola hanya tertinggal lima poin dan masih menyimpan satu laga yang akan dimainkan di markas Arsenal.
Dalam beberapa musim terakhir, Manchester City memang dikenal mampu tampil konsisten di fase akhir kompetisi. Situasi ini membuat kegagalan Arsenal mempertahankan keunggulan menjadi sangat krusial dalam menentukan nasib mereka musim ini.
Kehilangan poin dari tim yang berada di dasar klasemen menjadi sorotan tajam publik dan pengamat. Apalagi Wolves baru mengoleksi sedikit poin sehingga Arsenal dinilai melakukan kesalahan fatal.
Lebih buruk lagi, hasil tersebut menciptakan rekor negatif baru dalam sejarah Liga Inggris. Dikutip dari Sport Bible, Arsenal menjadi tim pertama yang berada di puncak klasemen tetapi kebobolan dua gol melawan klub yang berada di zona degradasi, bahkan penghuni posisi juru kunci.
Rekor ini semakin menambah tekanan kepada Mikel Arteta yang terus disorot terkait target juara. Jika kembali gagal, posisi pelatih asal Spanyol tersebut disebut-sebut tidak lagi aman di kursi kepelatihan.
Kini Arsenal harus segera bangkit karena jadwal berat sudah menanti di depan. Mereka akan menghadapi Tottenham Hotspur dan Chelsea dalam laga penting yang bisa menentukan arah perebutan gelar.
Load more