MU Vs Crystal Palace: Laga Krusial Penentu Masa Depan Carrick di Old Trafford, Hadapi Kandidat Manajer Setan Merah
- Madura United
Jakarta, tvOnenews.com - Michael Carrick kembali menjadi sorotan jelang duel panas Manchester United kontra Crystal Palace di Old Trafford, Minggu (1/3/2026) pukul 21.00 WIB. Pasalnya, laga tersebut digadang-gadang menjadi penentu masa depan pelatih interim Setan Merah.
Duel kontra Crystal Palace bukan hanya menjadi penentu nasib MU di papan atas klasemen Liga Inggris. Namun, laga itu juga bakal menjadi penentu masa depan Carrick mengingat pelatih lawan, Oliver Glasner merupakan calon kandidat manajer permanen Setan Merah.
Nama Oliver Glasner memang santer disebut sebagai kandidat kuat manajer tetap Manchester United untuk musim 2026/2027. Namun Carrick memastikan dirinya tak menjadikan hal tersebut sebagai motivasi tambahan dalam pertandingan nanti.
Situasi ini menambah bumbu tersendiri jelang pertemuan dua tim yang tengah berada dalam dinamika berbeda. Manchester United sedang dalam tren positif, sementara Crystal Palace justru menghadapi musim yang penuh tantangan.
Palace lebih dulu tersingkir dari FA Cup setelah kalah dari Macclesfield. Di ajang Premier League, performa mereka juga belum stabil dan masih inkonsisten dari pekan ke pekan.
Tak hanya itu, Glasner juga sempat melontarkan kritik terbuka kepada dewan klubnya. Kondisi tersebut memunculkan spekulasi bahwa masa depannya di Selhurst Park bisa saja berubah pada akhir musim nanti.
Di sisi lain, Carrick justru tampil meyakinkan sejak dipercaya sebagai pelatih interim. Dari enam pertandingan yang sudah dijalani, ia sukses mempersembahkan lima kemenangan dan satu hasil imbang untuk Setan Merah.
Catatan impresif tersebut membuat namanya kini dijagokan sebagai kandidat terdepan manajer permanen MU. Dukungan dari suporter pun mulai mengalir seiring performa tim yang menunjukkan peningkatan signifikan.
Peluang MU untuk memperbaiki posisi di klasemen juga terbuka lebar. Setelah Aston Villa secara mengejutkan tumbang dari Wolverhampton Wanderers, Setan Merah berkesempatan naik ke peringkat ketiga jika mampu menaklukkan Palace.
Jika skenario itu terwujud, maka MU akan kembali menempati posisi tiga besar untuk pertama kalinya sejak akhir musim 2022/2023. Sebuah capaian yang sebelumnya terasa sulit dibayangkan pada paruh pertama musim ini.
Meski demikian, Carrick tak ingin laga ini dipersepsikan sebagai ajang pembuktian dirinya melawan Glasner. Ia menegaskan bahwa fokusnya murni untuk kepentingan tim dan bukan persaingan personal.
"Hal itu tidak terlintas di pikiran saya sampai Anda menyebutkannya," ujar Michael Carrick dikutip dari laman BBC, Minggu (1/3/2026).
"Itu sama sekali tidak membuat perbedaan. Saya sangat menghormati Crystal Palace dan Oliver, baik sebagai tim maupun dalam peran yang mereka jalankan. Ini hanya pertandingan berikutnya bagi kami," tambahnya.
Pada pertemuan sebelumnya 30 November lalu, Palace sempat berada di atas MU di klasemen. Namun Setan Merah mampu membalikkan keadaan dengan kemenangan 2-1 dalam laga tersebut.
Dalam pertandingan itu, Matthijs de Ligt tampil dominan dan memberi kontribusi besar. Sayangnya, bek asal Belanda tersebut belum kembali merumput akibat cedera punggung yang masih membekapnya.
Absennya De Ligt menambah daftar pemain belakang yang harus dipantau kondisinya. Lisandro Martinez juga sempat menepi saat MU mengalahkan Everton karena mengalami masalah pada betisnya.
Carrick memastikan cedera Martinez tergolong ringan dan tidak akan membuatnya absen lama. Kabar tersebut tentu menjadi angin segar bagi lini pertahanan MU yang tengah berjuang menjaga konsistensi.
Dengan Chelsea yang akan berhadapan dengan Arsenal dan Aston Villa dalam dua laga selanjutnya, momentum kini ada di tangan MU. Kesempatan untuk mengamankan posisi di zona Liga Champions pun terbuka lebar.
Situasi ini terasa kontras dibandingkan Januari lalu ketika Ruben Amorim harus angkat kaki dari kursi kepelatihan. Saat itu, peluang MU bersaing di papan atas nyaris tak terlihat.
Kini, optimisme mulai kembali menyelimuti ruang ganti Setan Merah. Carrick pun menegaskan bahwa timnya hanya fokus pada langkah demi langkah yang ada di depan mata.
"Kami berada di posisi yang cukup baik. Kami merasa sedang bergerak maju," kata Carrick.
"Fokus kami hanya pada apa yang ada di depan mata dan mencoba mencapai posisi yang sedikit lebih tinggi di klasemen. Itu saja yang saya pikirkan saat ini," tutupnya. (igp/hfp)
Load more