News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap! Harry Maguire Disebut Tolak Suap Rp1 Miliar Agar Kasus di Yunani Hilang, Bek MU Pilih Hadapi Vonis Pengadilan

Harry Maguire dikabarkan menolak suap sekitar Rp1 miliar agar kasusnya di Yunani dihentikan. Bek MU itu memilih menghadapi pengadilan dan kini berencana banding
Kamis, 5 Maret 2026 - 22:44 WIB
Harry Maguire
Sumber :
  • REUTERS/Scott Heppell

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus hukum yang menjerat bek Manchester United (MU), Harry Maguire kembali menjadi sorotan setelah persidangan ulang terkait insiden di Yunani akhirnya digelar. Pemain berusia 33 tahun itu sebelumnya ditangkap di Pulau Mykonos pada Agustus 2020 dalam sebuah kejadian yang sempat menghebohkan dunia sepak bola.

Setelah melalui proses hukum yang panjang selama hampir enam tahun, pengadilan kembali menegaskan vonis terhadap Maguire. Bek Timnas Inggris tersebut tetap dinyatakan bersalah atas sejumlah dakwaan, termasuk penyerangan dan upaya penyuapan terhadap petugas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada putusan awal tahun 2020, Maguire sempat dijatuhi hukuman percobaan selama 21 bulan. Namun dalam persidangan ulang yang berlangsung Rabu, hukuman tersebut direvisi menjadi 15 bulan dan 20 hari masa percobaan serta denda sebesar sekitar Rp22 juta.

Meski demikian, Maguire tetap bersikeras bahwa dirinya tidak bersalah. Ia bahkan disebut akan kembali mengajukan banding untuk membatalkan putusan pengadilan yang dianggapnya tidak adil.

Di tengah persidangan ulang tersebut, muncul laporan dari The Sun yang menyebut adanya dugaan permintaan suap dari pihak tertentu. Laporan itu mengklaim bahwa Maguire sempat ditawari “jalan damai” jika bersedia membayar sejumlah uang.

Menurut laporan tersebut, oknum yang mengaku sebagai polisi yang menyamar diduga meminta uang sebesar 50.000 poundsterling atau setara sekitar Rp1 miliar agar kasus tersebut bisa dihentikan. Namun Maguire disebut menolak tawaran tersebut.

Sumber yang dikutip media Inggris menyebut sang pemain lebih memilih menghadapi proses hukum daripada membayar uang suap. Ia bahkan disebut tidak ingin mengeluarkan satu rupiah pun untuk menyelesaikan kasus tersebut secara tidak resmi.

Disebutkan pula bahwa seluruh cerita mengenai insiden tersebut kemungkinan akan diungkap lebih detail dalam sebuah film dokumenter yang tengah dipersiapkan. Dokumenter itu dikabarkan akan membahas perjalanan panjang Maguire dalam menghadapi kasus hukum tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, hanya beberapa jam setelah putusan pengadilan kembali ditegaskan, Maguire tetap tampil membela MU. Ia bermain penuh ketika timnya menghadapi Newcastle United dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion St James’ Park.

Namun hasil pertandingan tidak berpihak kepada Setan Merah. MU harus menelan kekalahan 1-2 dari Newcastle dalam laga tersebut.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari New York, Makassar Masuk 5 Besar Dunia Inovasi Kesehatan Lingkungan

Dari New York, Makassar Masuk 5 Besar Dunia Inovasi Kesehatan Lingkungan

Perwakilan World Resources Institute (WRI), Diego Rivera, mengatakan Makassar menjadi salah satu kota dengan dampak program paling signifikan secara global.
KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berbicara kunci industri yang maju di Jabar saling erat dengan keberhasilan pendidikan dan pembentukan karakter anak.
Media Italia Heran, Tak Ada Pemain Cremonese yang Bantu Emil Audero saat Gawangnya Digempur Napoli

Media Italia Heran, Tak Ada Pemain Cremonese yang Bantu Emil Audero saat Gawangnya Digempur Napoli

Il Giorno, media asal Italia menyoroti bagaimana kerja keras Emil Audero menahan gempuran Napoli justru kurang mendapat dukungan yang baik dari pemain Cremonese
Soroti Sistem Partai, KPK Nilai Kaderisasi Rawan Penyimpangan: Belum Ada Lembaga Pengawas

Soroti Sistem Partai, KPK Nilai Kaderisasi Rawan Penyimpangan: Belum Ada Lembaga Pengawas

KPK mengusulkan perlu dibentuknya lembaga khusus untuk mengawasi proses kaderisasi di partai politik. Sebab, potensi korupsi dinilai juga rawan terjadi sejak proses pengkaderan.
Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Mencuat kabar terkait detik-detik polisi bekuk satu orang pelaku pencabulan belasan pelajar di Indramayu. Namun satu orang lagi jadi buron. Kapolres Indramayu
Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Tim Gabungan Quick Response Region Naval Command IV Lanal Tg. Balai Karimun bersama Tim 3 BAIS TNI berhasil mengamankan Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT