Casemiro Banjir Sorotan, 4 Evaluasi Besar untuk Manchester United Usai Dilibas Leeds
- REUTERS/Scott Heppell
Jakarta, tvOnenews.com - Manchester United mengalami hasil memalukan di Liga Inggris. Mereka dilibas Leeds United 1-2 pada laga pekan ke-32 Liga Inggris, di Stadion Old Trafford, Selasa (14/4/2026) dini hari WIB.Â
Leeds tampil percaya diri kendati tampil di hadapan puluhan ribu suporter MU. Padahal, sebelumnya Leeds tak pernah menang dalam 18 kunjungan terakhir ke Old Trafford.Â
Terlebih Leeds juga tanpa kemenangan dalam empat laga terakhir musim ini. Namun, sederet faktor itu justru menjadi motivasi.Â
Noah Okafor membuka keunggulan Leeds pada menit ke-5 lewat penyelesaian dari umpan silang ke tengah kotak penalti. Ia kemudian menggandakan keunggulan melalui sepakan voli dengan sentuhan pertamanya pada menit ke-29.
Manchester United yang kehilangan gelandang andalan Kobbie Mainoo dan bek tengah Harry Maguire, tampil tanpa arah di babak pertama. Mereka kesulitan menembus ritme permainan Leeds.Â
Situasi semakin memburuk ketika Lisandro Martinez menerima kartu merah pada menit ke-56. Alhasil pasukan Michael Carrick harus bermain dengan 10 orang.
Manchester United berhasil memperkecil ketertinggalan lewat sundulan Casemiro pada menit ke-69. Namun, gol tersebut tak cukup menyelamatkan mereka dari kekalahan.
Berikut empat pelajaran penting dari kekalahan Manchester United atas Leeds United.Â
Ceroboh di Area Pertahanan
- REUTERS/Peter Powell
Leeds datang dengan statistik buruk, tetapi justru MU yang tampil lengah. Sikap santai di lini belakang berujung fatal dan langsung menghasilkan dua gol untuk tim tamu, bahkan nyaris kebobolan lebih banyak pada babak pertama.
Peluang pertama Leeds sudah hadir melalui umpan silang Gabriel Gudmundsson yang disambut Dominic Calvert-Lewin pada menit ke-3. Itu menjadi sinyal awal rapuhnya pertahanan Setan Merah.
Gol pertama Leeds lahir dua menit berselang saat Okafor memanfaatkan kelengahan lini belakang MU, termasuk Leny Yoro yang gagal melakukan sapuan bersih. Gol kedua pun tak jauh berbeda—berawal dari bola liar di kotak penalti yang tak mampu diamankan.
Leeds bahkan hampir mencetak gol ketiga lewat Ao Tanaka, sebelum diselamatkan oleh aksi heroik Martinez. Namun, ironisnya Martinez menjadi penyebab kartu merah setelah menarik rambut Calvert-Lewin. Absennya Maguire terlihat jelas memengaruhi soliditas lini belakang.
Absennya Kobbie Mainoo
- instagram kobbie mainoo
Tanpa Kobbie Mainoo, lini tengah Manchester United kehilangan arah. Mereka gagal mengimbangi fleksibilitas permainan Leeds dan tak mampu membangun ritme.
Mainoo absen karena cedera ringan yang dialami ketika latihan. Sebelumnya, pemain 20 tahun itu tampil penuh saat Setan Merah bermain 2–2 melawan Bournemouth, serta turut memperkuat Timnas Inggris di jeda internasional.
Carrick sejatinya mengisi peran Mainoo dengan memainkan Manuel Ugarte sejak menit pertama. Namun, penampilannya belum mampu memenuhi ekspektasi.Â
Sorotan ke Casemiro
- instagram Casemiro
Di tengah performa buruk Manchester United, Casemiro menjadi satu-satunya pemain yang mendapatkan sorotan positif dalam laga ini.
Gol sundulannya pada menit ke-69 yang memanfaatkan umpan silang Bruno Fernandes, sukses membangkitkan semangat tim. Selain itu, Casemiro juga tampil solid di lini tengah dengan distribusi bola yang tajam, termasuk beberapa umpan panjang ke Amad Diallo di sisi sayap.
Meski begitu, Casemiro nampak kehilangan keseimbangan tanpa Mainoo di lini tengah. Bahkan, Casemiro sempat menegaskan pentingnya mempertahankan Mainoo, yang dinilainya berpotensi menjadi salah satu gelandang terbaik dalam satu decade ke depan.
Apa yang Harus Dilakukan Manchester United?
- REUTERS/Scott Heppell
Manchester United sejatinya difavoritkan meraih enam poin penuh sebekum bersua Bournemouth dan Leeds. Namun, faktanya Bruno Fernandes dan kawan-kawan hanya membawa pulang satu poin.
Hasil negatif kontra Leeds menjadi kekalahan kandang pertama MU di era Carrick. Mereka juga mengalami kekalahan pertama dalam pentas Liga Inggris di Old Trafford sejak November 2025.Â
Untuk pertama kalinya pula, Carrick harus menghadapi sorakan kekecewaan dari para pendukung Manchester United. Kini, United harus segera bangkit dan fokus menatap laga berikutnya melawan Chelsea di Stamford Bridge.Â
Harapan besar tertuju pada kembalinya Kobbie Mainoo dan Harry Maguire, yang diyakini bisa mengembalikan keseimbangan tim, baik di lini tengah maupun pertahanan. (mir)
Load more