News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Andoni Iraola Protes Keputusan Wasit usai Liverpool Ditekuk Manchester City 0-3 di Anfield

Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, memprotes keputusan wasit usai kekalahan telak 0-3 dari Manchester City. Dia menyoroti kartu merah Ryan Gravenberch.
Senin, 12 Oktober 2026 - 11:00 WIB
Pelatih Liverpool Andoni Iraola
Sumber :
  • REUTERS/Phil Noble

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, memprotes keputusan wasit usai kekalahan telak 0-3 dari Manchester City. Dia menyoroti kartu merah Ryan Gravenberch.

The Reds kembali beraksi setelah jeda internasional dengan menjamu City di Anfield. Duel dilaksanakan pada Minggu (11/10/2026) malam WIB kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

City berada dalam tekanan setelah tudingan 115 kasus dari Premier League dinyatakan sebagai vonis bersalah. Mereka juga tidak aman di puncak klasemen Liga Inggris usai Arsenal mengalahkan Leeds United dengan skor 2-1 kemarin.

Duel berlangsung sengit di babak pertama dengan tidak adanya gol yang tercipta. Namun, situasi berubah semenjak Ryan Gravenberch dikartu merah pada menit ke-62.

Itu membuka keran gol untuk City, yang langsung mencetak gol tiga menit kemudian melalui Erling Haaland. Di menit ke-68, The Citizens mencetak gol kedua melalui Jeremy Doku yang menyelesaikan bola dari Elliot Anderson.

Kemudian, Rayan Cherki memastikan kemenangan telak 3-0 untuk City lewat golnya di menit ke-78. Kemenangan ini pun membantu City memuncaki klasemen sementara Liga Inggris dengan keunggulan tiga poin di depan Arsenal.

Kartu merah Gravenberch menjadi sorotan Iraola setelah pertandingan. Menurutnya, itu mengubah arah permainan, padahal Liverpool merupakan tim yang mengendalikan laga sebelum Haaland mencetak gol.

"Menurut saya analisisnya cukup jelas, kan? Menurut saya, kami memainkan dua pertandingan yang berbeda: satu sampai kartu merah, dan satu lagi dari kartu merah sampai akhir,” kata Iraola, dilansir dari ESPN.

“Saya rasa kami adalah tim yang lebih baik sampai kartu merah di 62 menit pertama. Dan mereka lebih baik dari kami, jelas, setelah kartu merah. Dan mereka mencetak gol," sambungnya.

Pelatih asal Spanyol itu mengatakan bahwa pelanggaran pertama oleh Gravenberch tidak layak diganjar kartu kuning. Dia juga menyoroti tindakan Elliot Anderson.

“Saya rasa pelanggaran pertama Ryan tidak pernah berujung kartu kuning, tidak pernah. Dalam pertandingan seperti ini, hanya menginjak jempol kaki, atau hal kecil lainnya. Wasit bahkan tidak langsung memberikan kartu kuning,” katanya.

“Dia membiarkannya saja, saya rasa Elliot Anderson melangkah beberapa langkah. Dia memutuskan untuk jatuh. Saya tidak tahu mengapa setelah dia menunjukkan kartu kuning, karena itu bukan situasi yang memberikan keuntungan,” tambahnya.

Selain itu, Iraola juga menyoroti kartu kuning untuk Ronald Araujo. Sedangkan hadnball dari Marc Guehi justru tidak dihukum oleh wasit Chris Kavanagh.

"Kami memiliki sembilan pemain di belakang bola. Sepertinya mereka memiliki banyak, Anda tahu, itu di tengah lapangan, tidak ada bahaya di sana. Dan kemudian Anda, sebagai wasit, membuat diri Anda sendiri dalam masalah, dan juga membuat kami dalam masalah,” katanya. 

“Juga di awal pertandingan, kartu kuning untuk Ronald [Araújo], saya tahu dia mengeluh, dia melakukan ini. Tetapi dalam pertandingan seperti ini, jika Anda akan memulai setelah handball [Marc] Guéhi, hukumannya adalah karena Ronald mengeluh dan melakukan ini," sambungnya.

Iraola menekankan bahwa kartu kuning untuk bek kanan di awal permainan memberatkan timnya. Hal ini seakan mengingatkan dirinya untuk tidak memberikan keluhan karena itu bisa menjadi kartu kuning.

"Anda langsung memberikannya di awal pertandingan, bek kanan dengan kartu kuning. Saya rasa Anda sudah sesuai aturan, ya, sempurna,” katanya.

“Dia protes, Anda bisa memberikan kartu kuning, tetapi saya akan sangat berhati-hati sepanjang musim. Setiap kali seseorang protes, harus diberi kartu kuning," tukasnya. (rda)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija Jakarta Buka Suara soal Insiden Bus Persib Bandung U-18 Diserang di Rest Area: Tidak Ada Pembenaran

Persija Jakarta Buka Suara soal Insiden Bus Persib Bandung U-18 Diserang di Rest Area: Tidak Ada Pembenaran

Persija Jakarta akhirnya buka suara soal insiden bus Persib Bandung U-18 di Rest Area KM 360 di Batang, Jawa Tengah. Macan Kemayoran menegaskan bahwa tindakan itu tidak dapat dibenarkan.
Urus Surat RT/RW hingga Lapor Keadaan Darurat Kini Bisa Pakai AI, Begini Cara Kerjanya

Urus Surat RT/RW hingga Lapor Keadaan Darurat Kini Bisa Pakai AI, Begini Cara Kerjanya

Aplikasi Tata Warga berbasis AI diperkenalkan untuk memudahkan layanan RT/RW, mulai dari pengurusan surat, pembayaran iuran, hingga laporan darurat warga setempat.
Bandara Riyadh Diserang Houthi, 12 Orang Dilaporkan Tewas

Bandara Riyadh Diserang Houthi, 12 Orang Dilaporkan Tewas

Otoritas penerbangan Arab Saudi melaporkan bahwa ada 12 korban tewas dan 309 luka-luka dalam serangan ketiga yang dilancarkan Houthi ke Bandara Riyadh, (9/10).
Reaksi I.League usai Bus Persib Bandung U-18 Diserang usai Tandang ke Jawa Tengah

Reaksi I.League usai Bus Persib Bandung U-18 Diserang usai Tandang ke Jawa Tengah

Operator sepak bola Indonesia, I.League, memberikan reaksi usai bus Persib Bandung U-18 diserang oknum suporter. Hal ini terjadi di Rest Area KM 360 Batang, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026) malam WIB.
Bareskrim Gerebek 9 Titik Rawan Narkoba di Sumut, 8 Pengedar Diproses Hukum

Bareskrim Gerebek 9 Titik Rawan Narkoba di Sumut, 8 Pengedar Diproses Hukum

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Kristian Siagian mengatakan, dari puluhan orang yang diamankan, 28 orang teridentifikasi sebagai pengguna
Dukung Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, TelkomGroup Kuatkan Infrastruktur Digital di Sejumlah Titik

Dukung Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, TelkomGroup Kuatkan Infrastruktur Digital di Sejumlah Titik

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui InfraNexia menyiapkan kapasitas backbone hingga 600 Gbps di beberapa titik demi kelancaran MotoGP Mandalika 2026.

Trending

Media Korea Soroti Shin Tae-yong usai Bawa Persija Jakarta Menang 4 Kali Beruntun

Media Korea Soroti Shin Tae-yong usai Bawa Persija Jakarta Menang 4 Kali Beruntun

Shin Tae-yong mendapat sorotan media Korea Selatan setelah membawa Persija Jakarta meraih empat kemenangan beruntun di Super League 2026/2027. Menang telak.
Meski Sudah Punya Pelatih Baru, Red Sparks Kini Hadapi Masalah Serius di KOVO Cup 2026

Meski Sudah Punya Pelatih Baru, Red Sparks Kini Hadapi Masalah Serius di KOVO Cup 2026

Red Sparks menghadapi masalah serius jelang Liga Voli Korea meski sudah memiliki pelatih baru, Kwon Soon-chan. Cedera Vanja Bukilic menjadi tantangan tersendiri
Terungkap Alasan Pelaku dalam Kasus Perundungan Mahasiswa Telkom University yang Viral

Terungkap Alasan Pelaku dalam Kasus Perundungan Mahasiswa Telkom University yang Viral

Kasus dugaan perundungan mahasiswa Telkom University di Bandung menjadi sorotan usai videonya viral di media sosial. Alasan di balik tindakan pelaku terungkap.
6 Zodiak yang Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 13 Oktober 2026: Sagitarius Siap-siap Banjir Cuan

6 Zodiak yang Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 13 Oktober 2026: Sagitarius Siap-siap Banjir Cuan

Ramalan keuangan enam zodiak pada Selasa, 13 Oktober 2026, menghadirkan prediksi menarik mengenai peluang memperbaiki kondisi finansial. Siapa saja yang hoki?
Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak yang Kariernya Paling Bersinar pada 13 Oktober 2026: Gemini Jadi Andalan

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak yang Kariernya Paling Bersinar pada 13 Oktober 2026: Gemini Jadi Andalan

Ramalan karier enam zodiak pada Selasa, 13 Oktober 2026, membawa gambaran menarik bagi mereka yang sedang mengejar kemajuan profesional.  Apakah kamu termasuk?
Viral! Pria Paruh Baya di Bekasi Kepergok Intip Pekerja Laki-laki dari Atap Toilet, Diduga Bukan Kali Pertama

Viral! Pria Paruh Baya di Bekasi Kepergok Intip Pekerja Laki-laki dari Atap Toilet, Diduga Bukan Kali Pertama

Di media sosial Threads viral pengakuan laki-laki yang memergoki dirinya diintip oleh seorang pria paruh baya saat berada di dalam sebuah toilet mall di Bekasi.
Bukan Dipicu Dendam Lama? Terkuak Fakta di Balik Motif Kasus Bullying Mahasiswa Telkom University

Bukan Dipicu Dendam Lama? Terkuak Fakta di Balik Motif Kasus Bullying Mahasiswa Telkom University

Pihak Telkom University (Tel-U) bergerak cepat memberikan pendampingan intensif kepada mahasiswa yang menjadi korban dugaan perundungan (Bullying).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT