Kelakuan Buruk Lionel Messi Selama di PSG Terbongkar, Ternyata Pernah Lakukan Ini
- PSG
tvOnenews.com - Mantan Pemain Paris Saint-Germain (PSG), Jerome Rothen membongkar kelakuan buruk Lionel Messi selama berseragam Les Parisiens.
Messi telah memutuskan untuk pindah ke Inter Miami setelah kontraknya bersama PSG tidak diperpanjang pada akhir musim ini.
Kapten Timnas Argentina ini juga menolak tawaran menggiurkan dari klub Arab Saudi, Al Hilal dan mantan timnya, Barcelona.
Rothen mengungkapkan, banyak hal yang tidak diketahui publik tentang perilaku buruk Messi selama bermain untuk PSG.
"Kami mengetahui banyak hal. Kami menghapus semua itu karena ini bukan waktunya untuk membicarakannya," kata Jerome Rothen dikutip dari RMC.
Dia menambahkan, pemain berusia 35 tahun ini ingin mengubah durasi latihan yang diberikan oleh tim pelatih PSG.
Bahkan, Messi juga pernah meninggalkan latihan lebih dulu sehingga PSG menutupinya agar tidak ada citra buruk muncul di publik.
"Ingat hari dia meninggalkan pelatihan. Klub telah menutupi semuanya dengan mengatakan itu adalah cedera betis kecil. Semuanya salah, benar-benar salah," katanya.

Menurut Rothen, Messi tidak senang dengan program latihan yang diberikan tim pelatih sehingga memilih untuk keluar lebih dulu.
Bahkan, Messi tidak menyapa rekan-rekannya kemudian pergi dari tempat latihan PSG setelah keluar.
"Dia kembali ke ruang ganti, dia mandi, dia pergi. Itu menunjukkan betapa dia menghormatinya pelatih dan rekan satu timnya," katanya.
Perilaku tersebut, lanjut dia, bukan hanya sekali dilakukan oleh juara Piala Dunia 2022 tersebut.
Rothen mengklaim, bahwa Messi sering melakukan hal itu dan menolak untuk berlatih di pagi hari.
"Dia mengatakan kepada staf beberapa kali bahwa latihan di pagi hari tidak baik. Anda harus berlatih di sore itu," ucapnya.
"Untungnya staf tidak menyerah. Itu menunjukkan bahwa dia ingin mengubah hal-hal tertentu dan dia tidak mau beradaptasi," tutupnya.
Messi Tidak Bahagia di PSG
Lionel Messi memutuskan hijrah ke Inter Miami di Major League Soccer (MLS) setelah dua musim menderita bermain di Paris Saint-Germain (PSG).
Menurut laporan The Mirror, Messi dan keluarganya harus berjuang bisa hidup dengan nyaman di Paris, Prancis.
Load more