GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Son Jun-ho, Rekan Setim Pratama Arhan dan Mantan Anak Asuh Shin Tae-yong yang Terlibat Pengaturan Skor

Rekan setim Pratama Arhan, Son Jun-ho, yang terlibat pengaturan skor, nyatanya juga pernah diasuh oleh pelatih Timnas Indonesia saat ini, Shin Tae-yong.
Sabtu, 14 September 2024 - 13:54 WIB
Son Jun-ho, rekan setim Pratama Arhan di Suwon FC, terlibat pengaturan skor
Sumber :
  • Suwon FC & tvonenews.com - Julio Tri Saputra

Jakarta, tvOnenews.com - Rekan setim Pratama Arhan di Suwon FC, Son Jun-ho, yang terlibat pengaturan skor, nyatanya juga pernah diasuh oleh pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Pada Jumat (13/9/2024) kemarin, muncul kabar di Korea Selatan bahwa Suwon FC, klub yang menaungi pemain Timnas Indonesia Pratama Arhan, memecat Son Jun-ho.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diwartakan The Korea Herald (13/9/2024), Son dipecat oleh Suwon hanya tiga hari setelah divonis bersalah oleh Federasi Sepak Bola China (CFA) atas tuduhan pengaturan skor dan disanksi seumur hidup.

Son diklaim oleh CFA terlibat dalam transaksi ilegal dan memanipulasi hasil pertandingan ketika berkarier untuk Shandong Taishan FC, klub asal China yang dibelanya pada medio 2021 hingga 2023.

Gelandang berusia 32 tahun itu sebenarnya bergabung dengan Suwon setelah menjalani penjara selama 10 bulan di China.

Dia baru dilepas pada Maret lalu dan pada awalnya, Suwon ingin memberikan kesempatan bermain untuknya.

Namun demikian, direktur olahraga Choi Soon-ho merasa bahwa mempertahankan Son adalah sebuah perilaku yang “menghina para fans”.

“Pada titik ini, kami merasa bahwa memutus kontraknya akan menjadi tindakan yang pantas,” kata Choi, sebagaimana dikutip dari The Korea Herald.

“Pada awalnya, saya merasa bahwa kami harus membiarkannya bermain. Namun, kasusnya berkembang terlalu besar,” sambung Choi.

Profil Son Jun-ho, Rekan Setim Pratama Arhan dan Mantan Anak Asuh Shin Tae-yong

Nama Son Jun-ho relatif masih asing di telinga para pencinta sepak bola Indonesia, namun gelandang berusia 32 tahun itu ternyata punya kaitan dengan Timnas Indonesia.

Kaitannya adalah dalam hal menjadi rekan setim Pratama Arhan, bek kiri Timnas Indonesia yang kini berkarier di Suwon FC.

Pemain berusia 22 tahun itu gabung klub Korea Selatan tersebut pada Januari 2024 lalu setelah dilepas klub Jepang, Tokyo Verdy, pada akhir 2023 lalu.

Pratama Arhan jarang main di Suwon FC
Pratama Arhan jarang main di Suwon FC
Sumber :
  • Suwon FC

 

Arhan sendiri baru bermain sekali bersama Suwon sejauh ini, yaitu ketika debut di laga kontra Jeju United, 26 Mei 2024.

Namun, eks pemain PSIS Semarang itu hanya bermain selama tiga menit di laga itu akibat dikartu merah.

Selain Arhan, sosok dari Timnas Indonesia yang berkaitan dengan Son Jun-ho adalah sang pelatih Shin Tae-yong.

Son Jun-ho merupakan eks gelandang Timnas Korea Selatan dan dia melakoni debutnya pada 27 Januari 2018 ketika Shin Tae-yong menjabat sebagai pelatih di sana.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong di Laga Kontra Australia
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong di Laga Kontra Australia
Sumber :
  • tvOnenews.com - Julio Tri Saputra

 

Shin Tae-yong memasukkan Son sebagai pengganti dalam kemenangan 1-0 atas Moldova pada saat itu, dengan sang gelandang bermain 25 menit.

Son bermain dalam tiga laga di bawah asuhan STY di Timnas Korea Selatan, namun dia tidak dibawa ke skuad Piala Dunia 2018 ketika Taeguk Warriors mempermalukan Jerman dengan skor 2-0.

Sepanjang kariernya, Son Jun-ho mengemas 20 caps bersama Timnas Korea Selatan. Dia pernah ikut dalam skuad Piala Dunia 2022, dengan memainkan tiga laga di bawah asuhan Paulo Bento.

Namun, Son tak pernah dipanggil lagi sejak bermain selama 55 menit dalam duel kontra Uruguay pada 28 Maret 2023.

Perdebatan Terus Berlanjut, China Bujuk FIFA untuk Ban Seumur Hidup Rekan Setim Pratama Arhan Usai Dipecat dari Suwon FC Akibat Dugaan Pengaturan Skor
Perdebatan Terus Berlanjut, China Bujuk FIFA untuk Ban Seumur Hidup Rekan Setim Pratama Arhan Usai Dipecat dari Suwon FC Akibat Dugaan Pengaturan Skor
Sumber :
  • Suwon FC

 

Di level klub, dia bermain untuk Yeungnam Uni pada 2011 hingga 2014 dan kemudian pindah ke Pohang Steelers, sebelum membela tim raksasa Korea Selatan, Jeonbuk Hyundai, pada 2018.

Son memutuskan untuk mencoba peruntungan di China dengan gabung Shandong Taishan FC pada 2021, yang nyatanya berujung petaka untuk kariernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kembali ke Korea Selatan untuk membela Gunyung FC pada April 2024, Son direkrut Suwon pada Juni 2024.

Namun, hanya tiga bulan kemudian, pada September ini, Son dipecat Suwon setelah tampil 12 kali dengan mencetak sebuah gol dan sebuah assist. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Tegaskan Bung Karno Milik Seluruh Bangsa: Maaf, Bukan Satu Partai!

Prabowo Tegaskan Bung Karno Milik Seluruh Bangsa: Maaf, Bukan Satu Partai!

Presiden Prabowo mengaku banyak mempelajari pemikiran dan ajaran Bung Karno. Sehingga, Prabowo pun menegaskan bahwa Presiden RI ke-1 itu bukanlah milik satu partai saja.
Media Malaysia Heboh Sendiri, Kaitkan Mees Hilgers ke Selangor FC

Media Malaysia Heboh Sendiri, Kaitkan Mees Hilgers ke Selangor FC

Media Malaysia kaitkan Mees Hilgers dengan Selangor FC. Bek Timnas Indonesia itu langsung jadi sorotan di tengah nasibnya dengan FC Twente yang belum jelas.
KDM Beberkan 3 Faktor Penyebab Utama Membuat Nasib Buruh Perkebunan BUMN Jadi Prihatin

KDM Beberkan 3 Faktor Penyebab Utama Membuat Nasib Buruh Perkebunan BUMN Jadi Prihatin

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM mengaku sangat prihatin terhadap nasib buruh perkebunan milik BUMN. Bahkan KDM sebut upah buruh tersebut
Sempat Bikin Orangtua Khawatir, Tabiat Asli Ocha Siswi Viral yang Protes Juri LCC MPR RI Diungkap Orang Terdekat

Sempat Bikin Orangtua Khawatir, Tabiat Asli Ocha Siswi Viral yang Protes Juri LCC MPR RI Diungkap Orang Terdekat

Sosok Ocha mendadak viral setelah keberaniannya memprotes keputusan juri dalam final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI. Sang ayah ungkap kebiasaannya.
HUT ke-84, Jusuf Kalla Singgung Perdamaian: Tidak Boleh Diumbar

HUT ke-84, Jusuf Kalla Singgung Perdamaian: Tidak Boleh Diumbar

Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla atau JK menyampaikan bahwa dirinya masih terlibat dalam upaya perdamaian konflik di dua negara. Hal itu
Daftar 6 Pemain Diaspora yang Diprediksi Masuk Radar John Herdman untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar 6 Pemain Diaspora yang Diprediksi Masuk Radar John Herdman untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

John Herdman memberi kode memantau enam pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia, dan AS untuk proyek regenerasi Timnas Indonesia, siapa saja sosoknya?
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT