News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Salah Bawa Mesir ke Perempat Final Piala Afrika Usai Kalahkan Pantai Gading Lewat Adu Penalti 5-4

Mohamed Salah sukses menjalankan tugas sebagai salah satu algojo adu tendangan penalti yang membawa juara tujuh kali Piala Afrika mengalahkan Pantai Gading 5-4 dalam drama adu penalti. Adu penalti dilakukan setelah kedua tim bermain imbang 0-0 selama 120 menit dalam laga 16 besar di Douala, Kamis dini hari. Mesir pun mencapai perempat final Piala Afrika 2021 guna menghadapi Maroko pada Minggu pekan ini.
Kamis, 27 Januari 2022 - 05:01 WIB
Salah bawa Mesir taklukkan Pantai Gading lewat adu penalti
Sumber :
  • Antara

Jakarta (tvOne)

Mohamed Salah sukses menjalankan tugas sebagai salah satu algojo adu tendangan penalti yang membawa juara tujuh kali Piala Afrika mengalahkan Pantai Gading 5-4 dalam drama adu penalti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adu penalti dilakukan setelah kedua tim bermain imbang 0-0 selama 120 menit dalam laga 16 besar di Douala, Kamis dini hari. Mesir pun mencapai perempat final Piala Afrika 2021 guna menghadapi Maroko pada Minggu pekan ini.

Bintang Liverpool itu berhasil mengeksekusi penaltinya, sebaliknya bek Pantai Gading Eric Bailly menjadi satu-satunya pemain yang gagal dalam adu penalti ini.

Laga ini merupakan pertandingan babak 16 besar yang menegangkan di lapangan yang buruk di Stadion Japoma yang menjadi ibukota ekonomi Kamerun. Mesir lebih banyak menciptakan peluang tetapi buruk dalam penyelesaian akhir.

Meskipun demikian tim asuhan Carlos Queiroz yang lolos ke delapan besar sekalipun hanya mencetak dua gol dari empat pertandingan.

Pantai Gading yang juara dua kali Piala Afrika kembali takluk kepada Mesir yang sejak lama mengunggulinya dalam berbagai pertemuan kelas berat tingkat Afrika.

Laga ini sendiri merupakan pertemuan Mesir dan Pantai Gading yang kesebelas dalam Piala Afrika. Mesir hanya satu kali kalah dari The Elephants.

Di antara sukses Mesir melawan Pantai Gading adalah saat mereka menang adu penalti dalam final 2006, dan kemenangan telak dalam semifinal 2008.

Pertandingan ini didahului dengan mengheningkan cipta sejenak untuk mengenang para korban kecelakaan tragis di Yaounde dua hari sebelumnya.

Tampaknya Mohamed Salah menjadi daya tarik penonton laga ini karena setiap waktu dia melihat Salah membawa bola penonton berteriak menyemangatinya.

Salah sendiri sangat bernafsu mempersembanhkan Piala Afrika pertama bagi Mesir sejak 2010.

Kenyataannya Salah menjadi pemain yang membawa Mesir ke perempatfinal setelah dia dan timnya menyia-nyiakan banyak peluang.

Pemain sayap VfB Stuttgart, Omar Marmoush, nyaris membawa Mesir unggul dari tendangannya yang luar biasa pada menit ke-17 dari jarak 25 meter. Sayang tendangannya membentur mistar gawang.

Salah dan Mostafa Mohamed membuat peluang pada babak pertama tapi keduanya digagalkan oleh kiper Badra Ali Sangare. Sebaliknya Pantai Gading kehilangan gelandang berpengaruh Franck Kessie karena cedera setelah pertandingan baru berjalan setengah jam.

Meski begitu, Pantai Gading hampir unggul ketika Ibrahim Sangare yang tidak terkawal melepaskan tendangan akrobatik namun berhasil ditepis oleh kiper Mohamed El Shenawy.

Sebastien Haller kesulitan menembus pertahanan Mesir namun sempat membuat dua peluang gol pada babak pertama.

Mesir kemudian mengganti El Shenawy dengan Mohamed Abogabal selama perpanjangan waktu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penjaga gawang Zamalek itu membuat penyelamatan gemilang saat menggagalkan upaya Sangare yang luar biasa sebelum Haller ditarik keluar saat laga ini dilanjutkan ke adu penalti.

Abogabal menjadi pahlawan kemenangan Mesir setelah menepis bola tendangan Bailly ke arah mistar. Salah lalu mengunci tiket Mesir ke perempatfinal setelah berhasil menjalankan tugas sebagai algojo penalti terakhir Mesir, demikian AFP. (Ant/Jeg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia yang sering menabrakkan dirinya ke mobil yang melintas di Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya berhasil ditangkap. Modusnya berjalan kaki melintasi jalan raya dan menabrakkan dirinya untuk mencari keuntungan pribadi.
Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Gelombang ketertarikan pemain asing untuk mengenakan seragam kebanggaan Timnas Indonesia kian tak terbendung. Sebanyak empat pemain top yang berkarier di kompet
Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Peta persaingan Liga Voli Korea Selatan (VLeague) putri musim 2026/2027 dipastikan berjalan sengit. Kepindahan bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi
Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT