Reaksi Suporter Italia Setelah Jay Idzes Ngamuk Imbas Kekalahan Venezia dari Genoa
- Venezia
Jakarta, tvOnenews.com - Para suporter sepak bola asal Italia memberi respons kepada Venezia, yang kalah dari Genoa hingga membuat Jay Idzes marah-marah.
Sang pemain Timnas Indonesia kembali bermain di laga lanjutan kasta tertinggi Liga Italia, Serie A, pada Selasa (18/2/2025) dini hari tadi WIB.
Idzes tampil sebagai starter dalam pertandingan tersebut dan berhasil menjaga gawang Gli Arancioneroverdi tidak kebobolan hingga menit ke-80-an.
Sayangnya, Genoa sukses mencetak dua gol melalui Andrea Pinamonti pada menit ke-82, yang kemudian disusul oleh Maxwel Cornet pada empat menit kemudian.
Setelah laga, Idzes marah-marah di konferensi pers dengan mengatakan bahwa Venezia berada dalam bahaya.
“Kami berada dalam masalah namun saya pikir kami bermain bagus beberapa kali. Kami kesulitan untuk mencetak gol selagi bertahan bagus di sepanjang laga,” kata Idzes, dikutip dari situs jurnalis Alfredo Pedulla.
- Instagram-Jay Idzes
“Mereka mencetak dua gol dengan sisa 10 menit laga dimainkan. Kami harus melihat bagaimana untuk keluar dari momen ini. Kami dalam bahaya,” tambahnya.
Setelah kekalahan tersebut, Venezia tertahan di peringkat ke-19 klasemen sementara Liga Italia dengan raihan 16 poin dari 25 laga di semua ajang.
Mereka tertinggal lima poin dari Empoli yang kini berada di peringkat ke-17 klasemen, alias di jurang degradasi.
Para suporter klub asal Italia pun menyampaikan keluh kesahnya di media sosial Instagram pada akun resmi Venezia.
Beberapa ada yang menyindir para pejabat klub, selagi tim dianggap tidak pantas untuk dihormati karena rangkaian negatif ini.
“Hebat presiden, hebat [direktur] Antonelli, bagus semua orang,” kata seorang netizen di akun resmi Venezia.
- Facebook - Venezia FC
“Kalian harusnya malu kepada diri sendiri. Kalian tidak pantas dukungan atau rasa hormat,” kata netizen lainnya.
Selain itu, suporter Venezia merasa bahwa ini adalah kegagalan dari klub untuk menyediakan rekrutan di bursa transfer musim dingin, dan pelatih yang kurang bagus, yaitu Eusebio Di Francesco.
Load more