News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dilaporkan ke FIFA dan UEFA Imbas Kasus Rasisme, Jose Mourinho Terancam Sanksi Berat

FIFA mengumumkan lima aturan baru sebagai langkah tegas memerangi rasisme yang dirilis Presiden FIFA, Gianni Infantino di Kongres FIFA ke-74 pada 17 Mei 2024.
Selasa, 25 Februari 2025 - 12:48 WIB
Jose Mourinho terancam sanksi berat dari FIFA imbas kasus rasisme
Sumber :
  • Instagram/Jose Mourinho

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Fenerbache, Jose Mourinho, dilaporkan klub Galatasaray atas kasus rasisme.

Juru taktik asal Portugal itu pun terancam mendapat sanksi berat jika benar terbukti bersalah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, FIFA memang tegas dalam mengatasi masalah rasisme di dunia sepakbola.

Jose Mourinho
Jose Mourinho
Sumber :
  • ANTARA

 

Pada awal 2024 lalu, FIFA resmi mengumumkan lima aturan baru sebagai langkah tegas dalam memerangi rasisme.

Aturan baru tersebut dirilis Presiden FIFA, Gianni Infantino, dalam Kongres FIFA ke-74 di Bangkok, Thailand, pada 17 Mei 2024.

Infantino menyebut bahwa rasisme adalah masalah serius yang telah meresap ke dalam masyarakat dan sepak bola.

“Rasisme adalah sesuatu yang buruk. Ini adalah momok yang ada di masyarakat kita. Dan telah disusupkan ke dalam sepak bola," ujar Infantino dilansir dari laman resmi FIFA.

"Sudah terlalu lama kami tidak mampu menghadapinya dengan cara yang tepat. Kita perlu berdiri dan melawan rasisme dan mengalahkan rasisme secara bersama-sama," lanjut Infantino.

Jose Mourinho sendiri memang terkenal sebagai salah satu pelatih yang dekat dengan kontroversi.

Terkini, mantan juru latih Real Madrid itu tersandung kasus rasisme saat mendampingi timnya, Fenerbache dilaga kontra Galatasaray.

Pihak Galatasaray pun melaporkan pelatih berjuluk The Special One itu ke FIFA dan UEFA setelah melontarkan komentar berbau rasisme kepada fans mereka.

Momen itu terjadi saat Fenerbache bertamu ke markas Fenerbache pada lanjutan pekan ke-24 Super Lig (Liga Turki) 2024-2025, Selasa (25/2/2025) dini hari WIB.

Kelar pertandingan, Jose Mourinho mengeluarkan pernyataan kontroversi terkait komentarnya soal fans tuan rumah.

"Saya juga harus berterima kasih kepada wasit," kata Jose Mourinho usai pertandingan.

"Dia memiliki cukup kejujuran untuk mengelola pertandingan ini dengan baik. Mereka mencoba membuat pemain berusia 18 tahun kami mendapat kartu kuning sejak menit pertama, tetapi wasit mengatur permainan dengan baik."

"Semua orang di bangku lawan melompat seperti monyet. Jika itu adalah wasit Turki, mereka akan segera memberikan kartu, dan saya harus melepas pemain dalam satu menit," terangnya.

Namun, kali ini The Special One sepertinya bakal jera dengan komentar yang keluar dari mulutnya.

Sebab, FIFA merilis aturan baru berisi lima pilar anti-rasisme. Lima pilar tersebut nantinya akan menjadi panduan pemberlakuan aturan anti-rasisme dalam sepak bola.

5 Pilar Anti-Rasisme FIFA

1. Sanksi bagi pihak pelaku rasisme

Dalam aturan baru ini, pihak tim yang melakukan aksi rasisme dapat kehilangan pertandingan.

Selain itu, tim yang menerima tindakan rasis dari pihak lain juga diperbolehkan untuk keluar dari pertandingan tanpa mendapat sanksi.

Ini adalah langkah drastis untuk menunjukkan bahwa tindakan rasisme tidak akan ditoleransi.

2. Mekanisme pelaporan di tengah pertandingan

Selain ketentuan sanksi, FIFA juga akan memperkenalkan mekanisme pelaporan insiden rasisme yang dapat digunakan oleh pemain di tengah pertandingan.

Mekanisme ini nantinya juga akan mengatur isyarat khusus bagi wasit untuk menerapkan prosedur berupa penghentian, penundaan, dan meninggalkan pertandingan ketika terjadi rasisme.

3. Mendorong rasisme jadi pelanggaran pidana

Selain menindak insiden rasisme selama pertandingan, FIFA juga akan mendorong setiap negara anggotanya untuk mengakui rasisme sebagai pelanggaran pidana.

FIFA berharap dorongan tersebut akan membuat pelaku rasisme dikenakan pasal pidana dan bersalah di depan hukum.

4. Edukasi anti-rasisme

Selain merumuskan aturan pemberian sanksi, FIFA juga akan melakukan edukasi secara global tentang larangan melakukan tindakan rasisme.

Edukasi tersebut nantinya akan dilakukan FIFA melalui kerja sama dengan sekolah dan pemerintah negara-negara di dunia untuk menanamkan nilai anti-rasisme sejak dini.

5. Panel anti-rasisme pemain

Lima pilar anti-rasisme FIFA juga akan melibatkan para mantan pemain sepak bola untuk mendapatkan nasihat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk menerapkannya, FIFA nantinya akan membuat panel anti-rasisme berisi mantan pemain sepak bola terkenal yang bertugas untuk memantau dan memberi masukan tentang penerapan kebijakan ini di seluruh dunia.

(aes)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasatresnarkoba Polres Bima Kota Dipecat Usai Terlibat Peredaran Narkoba, Polisi Amankan 488 Barang Haram di Rumahnya

Kasatresnarkoba Polres Bima Kota Dipecat Usai Terlibat Peredaran Narkoba, Polisi Amankan 488 Barang Haram di Rumahnya

Polda Nusa Tenggara Barat jatuhkan sanksi PTDH atau pemecatan Kasatresnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi usai terlibat peredaran narkoba jenis sabu-sabu.
Perdana di INACRAFT 2026, UMKM Binaan Pertamina Cetak Transaksi Rp10,4 Miliar Lewat Produk Unggulan

Perdana di INACRAFT 2026, UMKM Binaan Pertamina Cetak Transaksi Rp10,4 Miliar Lewat Produk Unggulan

UMKM binaan Pertamina membukukan total transaksi sebesar Rp10,4 miliar, yang berasal dari penjualan ritel senilai Rp6 miliar serta komitmen transaksi lanjutan Rp4,4 miliar.
DPR Sorot Turis Singapura Hanya Belanja Bahan Pokok ke Batam: Hanya Menguntungkan Negara Tetangga!

DPR Sorot Turis Singapura Hanya Belanja Bahan Pokok ke Batam: Hanya Menguntungkan Negara Tetangga!

Fenomena kunjungan wisatawan mancanegara dari Singapura dan Malaysia meningkat, namun berlangsung singkat hanya diduga untuk membeli bahan pokok di Batam mendapat sorotan parlemen.
Menhaj Ungkap Anggaran Haji Rp512 Miliar Masih Tertahan di Kemenag

Menhaj Ungkap Anggaran Haji Rp512 Miliar Masih Tertahan di Kemenag

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan bahwa anggaran untuk haji dan umrah saat ini masih tercatat berada di Kementerian Agama (Kemenag).
Jake Paul Sebut Bad Bunny ‘Orang Amerika Palsu’, Petinju Puerto Rico Tanggapi Keras

Jake Paul Sebut Bad Bunny ‘Orang Amerika Palsu’, Petinju Puerto Rico Tanggapi Keras

Komentar kontroversial Jake Paul yang menyebut Bad Bunny ‘orang Amerika palsu’ menuai kritik keras dari juara tinju Puerto Rico, Amanda Serrano, beri balasan.
Resmi Pamerkan Mobil untuk F1 2026, Bos McLaren Langsung Prediksi Nasib Mereka di Formula 1 Musim Ini

Resmi Pamerkan Mobil untuk F1 2026, Bos McLaren Langsung Prediksi Nasib Mereka di Formula 1 Musim Ini

McLaren resmi memperkenalkan livery mobil F1 2026 melalui peluncuran online dari Sirkuit Internasional Bahrain.
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar positif dari Eropa. Media Belanda tengah menyorot sosok Sebas Ditmer, bek muda PSV yang layak masuk radar John Herdman.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT