News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gagal ke Final Liga Champions, Arsenal Takluk di Kandang PSG

Arsenal gagal melaju ke final Liga Champions pertama sejak 2006 seusai dikalahkan Paris Saint-Germain (PSG) di Stadion Parc des Princes, Kamis (8/5/2025).
Kamis, 8 Mei 2025 - 04:14 WIB
Gagal ke Final Liga Champions, Arsenal Takluk di Kandang PSG
Sumber :
  • Instagram/@psg

Jakarta, tvOnenews.com - Arsenal gagal melaju ke final Liga Champions pertama sejak 2006 seusai dikalahkan Paris Saint-Germain (PSG) di Stadion Parc des Princes, Kamis (8/5/2025) dini hari.

PSG yang tampil di kandangnya sendiri tampil cukup percaya diri karena memiliki tabungan 1 gol saat bertanding di leg pertama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasukan pelatih Luis Enrique itu pun tak ingin membuat Arsenal mendominasi pertandingan.

Hasilnya, PSG unggul terlebih dahulu lewat gol Fabian Ruiz pada menit ke-27.

Keunggulan PSG itu tak bisa disusul Arsenal hingga babak pertama usai. 

Babak kedua, PSG bahkan tampil menjanjikan untuk memperlebar keunggulan lewat gol Hakimi pada menit ke-72. Sementara itu, Arsenal hanya mampu mengemas satu gol dari aksi Bukayo Saka pada menit ke-76.

Hingga akhir babak kedua, PSG mampu mempertahankan keunggulan 2-1 di Stadion Parc de Princes.

Dengan hasil tersebut, PSG otomatis lolos ke final Liga Champions dengan agregat 3-1 dari Arsenal.

PSG bakal menantang raksasa Italia, Inter Milan di Final Liga Champions 2025, yang mampu menghancurkan Barcelona pada semifinal.

Sebelumnya, Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Luis Enrique yakin skuadnya akan menghadapi banyak kesulitan melawan Arsenal pada leg kedua semifinal Liga Champions, Kamis (8/5/2025) dini hari.

Meski demikian, Enrique mengatakan PSG bakal teguh pada gaya permainan sendiri menghadapi Arsenal.

PSG memang unggul 1-0 dari Arsenal pada leg pertama, tetapi Enrique tetap mewaspadai skuad pelatih Mikel Arteta.

Keunggulan 1 gol di leg pertama tetap belum menjamin PSG lolos ke final Liga Champions. Arsenal bertekad untuk membalikkan keadaan.

Pelatih PSG Luis Enrique sendiri juga yakin bahwa Arsenal akan memberikan banyak tekanan kepada timnya.

PSG pasti akan menderita melawan Arsenal, akui Luis Enrique. 

"Kami pasti akan berada di bawah tekanan karena lawan kami tidak memperoleh hasil yang baik. Kami perlu mengulang performa seperti di leg pertama untuk memenangkan leg kedua dan tetap berpegang pada filosofi permainan kami," kata dia.

Hasil imbang akan cukup bagi PSG untuk mencapai final Liga Champions pertama mereka sejak 2020, dan hanya yang kedua dalam sejarah mereka, tetapi Enrique menekankan mereka tidak akan bermain untuk hasil imbang melawan Arsenal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada banyak faktor yang menentukan. Pertandingan nanti akan seperti leg pertama, sangat menegangkan," imbuhnya.

"Ada beberapa hal yang dapat kami kendalikan dan ulangi dari penampilan leg pertama dan mempertahankan apa yang telah membawa kami ke titik ini. Pertandingan besok dapat berjalan dengan berbagai cara, tetapi saya selalu mengatakan bahwa kami tidak akan bermain untuk hasil imbang. Kami ingin membuktikan bahwa kami lebih baik dan bermain sesuai kekuatan kami." (lgn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Doni Salmanan Bebas Bersyarat dari Lapas Jelekong Bandung, Dapat Remisi 13 Bulan 105 Hari

Doni Salmanan Bebas Bersyarat dari Lapas Jelekong Bandung, Dapat Remisi 13 Bulan 105 Hari

Doni Salmanan, terpidana kasus hoax investasi opsi biner, dinyatakan bebas bersyarat. 
Statistik Tak Berpihak, Pelatih Vietnam Diego Giustozzi Cuma Sekali Menang dari Timnas Futsal Indonesia

Statistik Tak Berpihak, Pelatih Vietnam Diego Giustozzi Cuma Sekali Menang dari Timnas Futsal Indonesia

Catatan tersebut menempatkan Timnas Futsal Indonesia dalam posisi yang lebih diunggulkan secara statistik. Situasi ini juga dinilai dapat memberikan dorongan mental bagi skuad Garuda jelang laga krusial.
Investor Mulai Masuk, Token Avicena Terserap 50% Lebih di Private Sale

Investor Mulai Masuk, Token Avicena Terserap 50% Lebih di Private Sale

Avicena mulai mencuri perhatian pasar setelah lebih dari 50 persen alokasi token dalam fase private sale terserap.
Panggilan untuk Warga Jawa Barat kalau Ada Waktu Senggang, Minggu 12 April 2026 Ditunggu Dedi Mulyadi 'Bapak Aing' di Tempat ini: Kita Tebarkan Bahagia

Panggilan untuk Warga Jawa Barat kalau Ada Waktu Senggang, Minggu 12 April 2026 Ditunggu Dedi Mulyadi 'Bapak Aing' di Tempat ini: Kita Tebarkan Bahagia

Ada kabar gembira dari Kang Dedi Mulyadi untuk warga Jawa Barat. Ada acara yang sangat sayang untuk dilewatkan.
Tiga WNA Australia Ilegal Masuk Lewat Merauke, Imigrasi Limpahkan Kasus ke Kejagung

Tiga WNA Australia Ilegal Masuk Lewat Merauke, Imigrasi Limpahkan Kasus ke Kejagung

Tiga WNA Australia ilegal masuk Indonesia via Merauke dilimpahkan ke Kejagung. Dua di antaranya buronan kasus narkoba.
Polda Lampung Bongkar Penyelewengan Solar Subsidi, 203 Ribu Liter Disita dari Tiga Gudang

Polda Lampung Bongkar Penyelewengan Solar Subsidi, 203 Ribu Liter Disita dari Tiga Gudang

Kapolda Lampung, Helfi Assegaf, mengatakan pengungkapan dilakukan dalam operasi selama sepekan terakhir, dengan tiga lokasi berbeda yang dijadikan tempat penyimpanan dan pengolahan BBM ilegal.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT