Panggilan Timnas Bikin Rungsing, AC Milan Diminta Tegas dan Ikuti Langkah PSG di Jeda Internasional FIFA Matchday
- REUTERS/Alessandro Garofalo
Jakarta, tvOnenews.com — Gelombang cedera yang melanda AC Milan setelah jeda internasional membuat manajemen klub mulai gerah. Rossoneri kini didesak untuk bersikap tegas dan mempertimbangkan menolak pemanggilan pemain ke tim nasional demi melindungi aset berharga mereka.
Menurut laporan Calciomercato.com, Milan menanggung kerugian besar akibat banyak pemain yang tumbang usai membela negara. Situasi ini bukan hanya terjadi di Italia, tetapi juga dialami beberapa klub top Eropa lainnya yang menghadapi padatnya jadwal kompetisi.
Jeda internasional yang seharusnya menjadi waktu istirahat justru berubah menjadi mimpi buruk bagi klub. Frekuensi pertandingan yang terlalu tinggi membuat para pemain kelelahan dan rawan cedera.
Milan dan Barcelona disebut sebagai dua klub yang paling menderita dalam jeda internasional kali ini. Kedua tim bahkan secara terbuka menyuarakan kekecewaan terhadap federasi sepak bola masing-masing negara karena gagal menjaga kondisi fisik para pemain.
Rossoneri terutama menyoroti pelatih timnas Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, yang tetap memaksa Christian Pulisic bermain meski dalam kondisi cedera pergelangan kaki. Cedera itu kini membuat sang bintang absen dalam beberapa laga penting bersama Milan.
Tak hanya Pulisic, Adrien Rabiot juga menjadi korban. Timnas Prancis disebut menyepelekan cedera betis sang gelandang hingga akhirnya ia harus menepi dan meninggalkan celah besar di lini tengah Milan.
Kondisi ini membuat publik menilai Milan perlu meniru langkah klub-klub besar lain seperti Paris Saint-Germain dan Real Madrid. Kedua tim tersebut sudah lebih dulu berani menolak pemanggilan pemain yang dinilai berisiko.
PSG sempat menahan Ousmane Dembele dan Desire Doue agar tidak bergabung dengan timnas Prancis karena tidak sepakat dengan hasil pemeriksaan tim medis Les Bleus. Keputusan itu terbukti tepat setelah keduanya pulih sepenuhnya tanpa risiko cedera kambuhan.
Sementara Real Madrid mengambil langkah serupa terhadap Kylian Mbappe. Klub menarik sang bintang lebih awal setelah laga melawan Azerbaijan untuk mencegahnya tampil melawan Islandia dan memperburuk kondisi fisiknya.
Langkah PSG dan Madrid dinilai berani, namun logis. Mereka menempatkan kesehatan pemain di atas kepentingan jangka pendek tim nasional dan menjaga kestabilan performa klub sepanjang musim.
Load more