AC Milan Gagal Menang Lagi, 3 Pemain Rossoneri yang Tampil Buruk saat Ditahan Imbang Fiorentina
- REUTERS/Alessandro Garofalo
Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan gagal memangkas jarak dengan Inter Milan di puncak klasemen setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Fiorentina. Bertandang ke Stadion Artemio Franchi, Minggu (11/1/2026) malam WIB, Rossoneri harus bekerja keras hingga menit akhir demi menghindari kekalahan.
Sejak awal laga, Milan mencoba mengambil kendali permainan dengan menekan pertahanan tuan rumah. Namun, solidnya penampilan kiper Fiorentina, David de Gea, membuat sejumlah peluang emas Rossoneri tak berbuah gol.
Alih-alih unggul lebih dulu, Milan justru kebobolan pada menit ke-66. Pietro Comuzzo mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan umpan matang dari Albert Gudmundsson.
Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-90. Christopher Nkunku muncul sebagai penyelamat Milan lewat gol penyeimbang usai menerima assist dari Youssouf Fofana.
Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, meski Fiorentina sempat mengancam di detik-detik akhir pertandingan. Kedua tim pun harus puas berbagi satu poin dalam laga yang berlangsung ketat.
Hasil ini membuat Milan tetap berada di posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 40 poin. Rossoneri masih tertinggal dua angka dari Inter Milan yang nyaman di puncak klasemen.
- REUTERS/Daniele Mascolo
Sementara itu, Fiorentina belum sepenuhnya keluar dari tekanan. Tambahan satu poin belum cukup mengangkat La Viola dari zona degradasi, dengan posisi mereka masih tertahan di peringkat ke-18 dengan 14 poin.
Di balik hasil yang kurang memuaskan tersebut, performa sejumlah pemain Milan menuai sorotan tajam. Beberapa di antaranya dinilai tampil jauh di bawah standar dan mendapat rapor merah.
Dilansir dari laman Sempremilan, berikut tiga pemain AC Milan yang tampil paling mengecewakan saat menghadapi Fiorentina.
1. Ruben Loftus-Cheek (Nilai: 5)
Ruben Loftus-Cheek menjadi pemain pertama yang mendapat sorotan negatif setelah tampil dengan peran yang membingungkan sepanjang pertandingan. Sulit melihat kontribusi nyata yang ia berikan, terutama di awal laga saat Milan membutuhkan kreativitas di lini tengah.
Gelandang asal Inggris itu terlihat pasif dan kerap menerima bola dengan posisi membelakangi gawang tanpa visi yang jelas. Minimnya progresi bola serta ancaman ke depan membuat kehadirannya nyaris tak memberi nilai tambah bagi permainan tim.
Load more