Niclas Fullkrug Ketiban Apes usai Gabung AC Milan: Kamar Hotel Dibobol Saat Latihan, Harta Senilai Rp8,7 Miliar Raib
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com – Awal perjalanan Niclas Fullkrug bersama AC Milan sejatinya berjalan cukup menjanjikan di atas lapangan. Namun, di luar sorotan pertandingan, penyerang asal Jerman itu justru harus menghadapi pengalaman pahit yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Füllkrug dilaporkan menjadi korban pencurian saat tengah menjalani aktivitas rutinnya sebagai pemain Milan. Sejumlah barang berharga miliknya raib setelah kamar hotel tempat ia menginap dibobol oleh pelaku tak dikenal.
Menurut laporan La Repubblica, insiden tersebut terjadi di sebuah hotel mewah yang menjadi tempat tinggal sementara Füllkrug sejak bergabung dengan Rossoneri. Hotel tersebut dipilih langsung oleh klub demi memberikan rasa aman dan kenyamanan maksimal bagi pemain anyar.
Pada Rabu pagi waktu setempat, Füllkrug meninggalkan hotel untuk mengikuti sesi latihan di Milanello. Ia berangkat seperti biasa tanpa kecurigaan apa pun, sebagaimana rutinitas yang dijalani para pemain profesional.
Namun, situasi berubah drastis ketika ia kembali ke hotel setelah latihan usai. Füllkrug mendapati kamar tempat ia menginap telah dimasuki pencuri dalam kondisi yang tidak terkunci sebagaimana mestinya.
Tak hanya kamar yang dibobol, brankas penyimpanan di dalam ruangan juga dilaporkan dirusak secara paksa. Dari sana, sejumlah jam tangan mewah dan perhiasan bernilai tinggi berhasil digondol pelaku.
Total kerugian akibat pencurian tersebut ditaksir mencapai sekitar 500 ribu euro atau setara Rp8,7 miliar. Nilai fantastis itu mencerminkan betapa seriusnya insiden yang dialami penyerang berusia 33 tahun tersebut.
Situasi kian rumit karena Füllkrug disebut tidak memiliki perlindungan asuransi untuk barang-barang berharga itu. Meski demikian, banyak pihak menilai pihak hotel tetap memikul tanggung jawab besar atas keamanan tamunya.
Aparat kepolisian setempat kini telah turun tangan untuk menyelidiki kasus ini lebih lanjut. Füllkrug juga telah memberikan keterangan resmi terkait daftar barang yang hilang dari kamarnya.
Insiden ini menjadi sorotan karena AC Milan dikenal sangat selektif dalam memilih akomodasi bagi para pemainnya. Faktor keamanan dan privasi biasanya menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan klub.
Jika terbukti terjadi kelalaian serius, reputasi hotel yang bersangkutan bisa terdampak signifikan. Kejadian ini berpotensi memengaruhi tingkat kepercayaan klub-klub besar terhadap layanan hotel tersebut.
Di sisi lain, laporan media Italia turut menyinggung kemungkinan adanya keterlibatan oknum internal. Dalam sejumlah kasus serupa, pencurian kerap terjadi akibat kerja sama antara pelaku kriminal dan staf hotel level bawah.
Bagi Füllkrug, peristiwa ini jelas menjadi pukulan emosional di tengah proses adaptasinya di lingkungan baru. Ia harus menelan kenyataan pahit saat fokusnya tengah tertuju untuk memberi kontribusi maksimal bagi Milan.
AC Milan pun diharapkan memberikan pendampingan penuh kepada sang pemain dalam menghadapi situasi sulit ini. Dukungan klub dinilai penting agar Füllkrug bisa kembali berkonsentrasi sepenuhnya pada performa di lapangan.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa ancaman kejahatan dapat menimpa siapa saja, termasuk pesepak bola profesional. Di balik gemerlap dunia sepak bola, risiko di luar lapangan tetap mengintai dan tidak boleh diabaikan.
Kini publik menanti hasil penyelidikan yang dilakukan aparat berwenang. Harapannya, kasus ini segera terungkap dan menjadi pelajaran penting bagi semua pihak terkait.
(sub)
Load more