Regulasi Pemain Asing Liga Thailand Segera Diresmikan, Pemain Timnas Indonesia Abroad Terancam
- Buriram United
Jakarta, tvOnenews.com - Regulasi baru terkait kuota pemain asing di Liga Thailand untuk musim 2026-2027 dikabarkan segera diresmikan.
Kebijakan ini berpotensi memberi dampak besar, khususnya bagi para pemain Timnas Indonesia abroad yang saat ini berkarier di kompetisi Negeri Gajah Putih.
Dilansir dari laman Kaosod, berdasarkan hasil pemungutan suara terbaru, mayoritas klub anggota Liga Thailand telah menyepakati pedoman baru terkait kuota pemain asing.
Perubahan regulasi ada pada setiap klub yang akan diperbolehkan mendaftarkan hingga 10 pemain asing, dengan maksimal tujuh pemain asing dapat diturunkan secara bersamaan di atas lapangan.
Kebijakan ini juga menghapus kuota khusus pemain ASEAN yang selama ini menjadi celah bagi pemain Asia Tenggara, termasuk Indonesia, untuk mendapatkan menit bermain lebih besar. Dengan dihapuskannya kuota ASEAN, status pemain dari kawasan Asia Tenggara akan disamakan dengan pemain asing lainnya.
Pada masa transisi musim 2025-2026, Liga Thailand masih akan menerapkan aturan yang mengizinkan klub mendaftarkan tujuh pemain asing dan jumlah pemain ASEAN tanpa batas. Namun, saat pertandingan berlangsung, hanya lima pemain asing dan maksimal dua pemain ASEAN yang boleh berada di lapangan secara bersamaan.
Regulasi ini menjadi perhatian serius bagi sejumlah pemain Timnas Indonesia yang saat ini merumput di Thailand. Beberapa nama seperti Asnawi Mangkualam yang memperkuat Port FC, Pratama Arhan bersama Bangkok Unite, hingga Sandy Walsh dan Shayne Pattynama yang baru merumput di Thailand, berpotensi terdampak jika persaingan pemain asing semakin ketat.
Selain itu, pemain Indonesia lain yang berstatus abroad di Thailand harus bersaing langsung dengan pemain asing non-ASEAN yang jumlahnya semakin longgar. Kondisi ini membuat peluang tampil reguler tidak lagi ditentukan oleh status ASEAN, melainkan murni oleh kualitas dan kebutuhan taktik tim.
Keputusan ini diambil dengan tujuan meningkatkan kualitas dan daya saing Liga Thailand di level Asia. Namun di sisi lain, kebijakan tersebut juga memunculkan kekhawatiran akan semakin terpinggirkannya pemain lokal dan pemain Asia Tenggara di klub-klub papan atas.
Pedoman baru ini direncanakan akan diterapkan secara penuh pada musim Liga Thailand 1 2026-2027. Dengan kuota pemain asing yang semakin longgar dan tanpa perlindungan kuota ASEAN, klub-klub Thailand diprediksi akan lebih agresif mendatangkan pemain asing berprofil tinggi.
Bagi para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Thailand, regulasi ini menjadi tantangan besar. Mereka dituntut untuk tampil konsisten, beradaptasi cepat, dan menunjukkan performa terbaik agar tetap mendapatkan kepercayaan pelatih serta tempat di skuad utama.
Load more