Presiden Inter Milan Puji Emil Audero usai sang Kiper Timnas Indonesia Jadi Korban Serangan Petasan
- REUTERS/Matteo Ciambelli
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, memberi pujian kepada Emil Audero yang menjadi korban sasaran petasan di laga lanjutan Liga Italia 2025-2026. Sang kiper Timnas Indonesia dinilai punya profesionalisme tinggi.
I Nerazzurri melawat ke Stadio Giovanni Zini pada Senin (2/2/2026) dini hari WIB untuk menghadapi Cremonese. Mereka berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0.
Gol-gol dari Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski telah membuat tim tamu unggul sejak awal permainan. Namun, sebuah insiden tidak menyenangkan terjadi pada babak kedua.
Inter sudah unggul dengan nyaman di menit ke-50. Namun, seseorang dari tribun tandang melemparkan petasan ke arah gawang Cremonese.

- REUTERS/Matteo Ciambelli
Itu melukai Audero, sebagaimana dilaporkan oleh Football-Italia. Dia mengalami luka kecil di kakinya, namun masih bisa untuk tetap berdiri dan melanjutkan permainan.
Sang kiper Timnas Indonesia tetap menyelesaikan permainan di lapangan, terlepas dari insiden ini. Hal ini mengundang respons dari Beppe Marotta selaku Presiden Inter Milan.
Dia mengutuk aksi fans tersebut sebagai “gestur yang bodoh”. Lebih lanjut, Audero dipuji karena profesionalismenya untuk tetap melanjutkan permainan.
“Situasi yang belum pernah saya alami selama bertahun-tahun dalam karier saya. [Itu adalah] tindakan sensasional atas nama anti-sportivitas. Saya tahu pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan,” katanya.
“Mungkin ini insiden terisolasi, kami menunggu hasil penyelidikan, tetapi kami berpikir sama seperti semua penggemar. Kita memiliki kewajiban untuk menciptakan budaya dan mencegah situasi seperti ini. Kami mengutuk insiden luar biasa ini.”
“Kami juga ingin berterima kasih kepada Audero atas profesionalismenya, karena berkat itu, pertandingan ini dapat dimainkan hingga selesai,” tukasnya.
Beruntungnya, Emil Audero baik-baik saja terlepas dari insiden ini. Namun, sang pelaku justru mengalami luka setelah melemparkan petasan.
Menurut laporan dari media-media Italia, termasuk La Gazzetta dello Sport, pelaku pelempar mengalami luka pada tiga jarinya. Dia dirawat di rumah sakit setempat karena hal itu. (rda)
Load more