GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Juventus dan Masalah Klasik yang Terjadi saat Dicukur Atalanta 3-0 di Coppa Italia: Si Nyonya Tua Linglung Meski Dapat Peluang

Langkah Juventus di ajang Coppa Italia harus terhenti secara menyakitkan di babak perempat final usai ditekuk Atalanta dengan skor telak 0-3.
Jumat, 6 Februari 2026 - 10:19 WIB
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti di Liga Italia
Sumber :
  • REUTERS/Alberto Lingria

Jakarta, tvOnenews.com - Langkah Juventus di ajang Coppa Italia harus terhenti secara menyakitkan di babak perempat final usai ditekuk Atalanta dengan skor telak 0-3. Kekalahan yang terjadi pada Jumat (6/2/2026) di Bergamo ini menyisakan kekecewaan mendalam bagi pelatih Luciano Spalletti yang melihat timnya gagal memanfaatkan momentum.

Dalam wawancaranya dengan Sport Mediaset seusai laga, Spalletti menyoroti masalah klasik yang kembali menghantui Juventus sepanjang musim ini. Sang pelatih mengakui bahwa secara statistik timnya mungkin terlihat unggul dalam penguasaan bola, tetapi gagal menerjemahkannya menjadi ancaman nyata di sepertiga akhir lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dominasi semu tersebut justru menjadi bumerang ketika para pemain dihadapkan pada situasi yang menuntut keputusan cepat. Spalletti secara spesifik mencontohkan sejumlah momen krusial ketika anak asuhnya mengambil pilihan yang keliru saat peluang emas terbuka lebar.

“Ada situasi dua lawan satu yang bisa dimanfaatkan, tetapi kami malah membawa bola ke area yang tidak berbahaya. Kami kurang pengalaman dalam mengenali momen-momen seperti itu,” ungkap Spalletti dengan nada kecewa.

Masalah tersebut dinilai Spalletti bukan sekadar persoalan taktik di atas kertas. Ia menyebut hal itu berkaitan erat dengan mentalitas dan ketenangan pemain saat berada di bawah tekanan tinggi.

Menurut Spalletti, ketajaman insting dan kejernihan berpikir di momen-momen vital masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Juventus. Hal itu harus segera dibenahi jika Si Nyonya Tua ingin kembali bersaing di level tertinggi.

Selain persoalan internal, Spalletti juga mengakui keunggulan Atalanta dalam aspek efektivitas strategi. Pemanfaatan pemain pengganti menjadi faktor pembeda yang sangat mencolok, terutama pada babak kedua.

Ia menilai La Dea jauh lebih jeli dalam membaca kebutuhan tim dengan memasukkan pemain-pemain segar di waktu yang tepat. Masuknya Kamaldeen Sulemana dan Mario Pasalic terbukti langsung memberi dampak signifikan serta mengubah ritme permainan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebaliknya, perubahan strategi yang dilakukan Juventus tidak memberikan hasil sesuai harapan. Pergantian pemain yang dicoba Spalletti gagal mengangkat intensitas permainan tim yang tengah tertinggal.

Alih-alih bangkit, organisasi permainan Juventus justru terlihat sedikit goyah setelah sejumlah perubahan dilakukan. Kondisi tersebut membuat tekanan Atalanta semakin sulit dibendung.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tawaran Kerja Ilegal di Luar Negeri Masih Marak Terjadi, Andy Saputra Ingatkan Masyarakat: Harus Jalur yang Sesuai

Tawaran Kerja Ilegal di Luar Negeri Masih Marak Terjadi, Andy Saputra Ingatkan Masyarakat: Harus Jalur yang Sesuai

Meningkatnya minat masyarakat Indonesia bekerja ke luar negeri dibayangi maraknya praktik kerja ilegal.
BRI Kembali Gelar Program Desa BRILiaN 2026, Perkuat Implementasi Asta Cita Melalui Pemberdayaan Ekonomi Desa

BRI Kembali Gelar Program Desa BRILiaN 2026, Perkuat Implementasi Asta Cita Melalui Pemberdayaan Ekonomi Desa

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali membuka pendaftaran Program Desa BRILiaN 2026 sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung Asta Cita Pemerintah
Buntut Bus Berasap di Pancoran, Transjakarta Langsung 'Kandangkan' 59 Bus Zhongtong

Buntut Bus Berasap di Pancoran, Transjakarta Langsung 'Kandangkan' 59 Bus Zhongtong

PT Transjakarta angkat bicara terkait insiden munculnya kepulan asap pada salah satu bus Transjakarta ketika sedang menarik penumpang.
Tanpa Megawati, Red Sparks Alami Musim Terburuk dan Dijuluki “Mesin Pencetak Poin”

Tanpa Megawati, Red Sparks Alami Musim Terburuk dan Dijuluki “Mesin Pencetak Poin”

Red Sparks tengah mengalami keterpurukan di V-League 2025/2026. Mantan finalis musim lalu itu kini terjerembap dalam 10 kekalahan beruntun, mendapat julukan.
Megawati Hangestri Jadi Inspirasi Pemain Asing di Proliga 2026, Kehebatan Megatron Makin Diakui

Megawati Hangestri Jadi Inspirasi Pemain Asing di Proliga 2026, Kehebatan Megatron Makin Diakui

Siapa sangka Megawati Hangestri menjadi sosok inspirasi bagi salah satu pemain asing yang juga bermain di Proliga 2026.
Bek Asing Persib Optimistis Maung Bandung Balikkan Keadaan dari Ratchaburi FC di Leg Kedua ACL Two

Bek Asing Persib Optimistis Maung Bandung Balikkan Keadaan dari Ratchaburi FC di Leg Kedua ACL Two

Persib harus unggul dengan selisih empat gol jika ingin lolos ke babak perempatfinal. Laga leg kedua sendiri akan dimainkan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).
background

Pekan ke-25

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Selasa, 17 Februari 2026
logo Cagliari
CAG
02:45
LEC
logo Lecce

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero tampil solid ketika membela Cremonese saat ditahan imbang Genoa tanpa gol pada pekan ke-25 Liga Italia
Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam terheran-heran sekaligus sindir Timnas Indonesia yang kini punya banyak pemain naturalisasi tapi selalu kalah dalam laga final AFF alias tak juara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT