News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menelisik Lebih Jauh Bulgaria, Wakil Eropa yang Berpeluang Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bulgaria, negara yang pernah finis di peringkat empat Piala Dunia 1994 berpeluang hadapi Timnas Indonesia jika keduanya mampu melaju ke final FIFA Series 2026.
Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:58 WIB
Skuad Bulgaria, calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Sumber :
  • Instagram @ilia_gruev

tvOnenews.com - Bulgaria, tim dari Eropa punya peluang menjadi lawan Timnas Indonesia dalam laga FIFA Series yang digelar pada pertengahan bulan Maret 2026.

Kedua tim bisa bertemu di partai final FIFA Series andai Timnas Indonesia kalahkan Saint Kitts and Nevis, sementara Bulgaria menang atas Kepulauan Solomon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, seberapa hebat Bulgaria, negara Eropa yang bisa menjadi lawan Timnas Indonesia asuhan John Herdman di FIFA Series?

Indonesia dan tujuh negara lainnya ditunjuk sebagai tuan rumah FIFA Series 2026 yang akan berlangsung pada FIFA Matchday tanggal 23-31 Maret 2026 mendatang. 

Dengan format sistem gugur, Timnas Indonesia akan bertemu Saint Kitts and Nevis. Jika menang, Garuda bakal hadapi pemenang antara Bulgaria atau Kepulauan Solomon.

Apabila melihat kekuatan masing-masing tim, Bulgaria diprediksi akan melaju ke final FIFA Series 2026 mengingat posisi mereka di urutan 88 dunia.

Tidak hanya itu, Bulgaria juga merupakan salah satu tim langganan Piala Dunia bahkan pernah finis keempat meskipun sudah absen dalam tujuh edisi terakhir.

Kekuatan Bulgaria 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Bisa dibilang bahwa Bulgaria sempat menjadi kekuatan tradisional Eropa beberapa dekade silam. Buktinya, tujuh penampilan di putaran final Piala Dunia sejak 1962 dicatatkan.

Pencapaian terbaiknya The Tricolours terjadi pada edisi 1994. Ketika itu, mereka finis di posisi empat bermaterikan pemain top seperti legenda Barcelona Hristo Stoichkov.

Tak mengherankan jika pada 1995, ranking FIFA Bulgaria melonjak drastis ke peringkat 8 dunia. Ini menjadi prestasi terbaik negara itu sepanjang sejarah.

Selain di Piala Dunia, Bulgaria juga cukup sering lolos ke Olimpiade. Lima kali mereka tampil dengan prestasi terbaik menjadi runner-up pada 1968.

Tapi lucunya, Bulgaria justru kesulitan bersaing di tingkat Eropa. Dalam gelaran Euro, The Lions hanya dua kali tampil (1996 dan 2004). Itupun selalu terhenti di fase grup.

Padahal setelah era Hristo Stoichkov, Bulgaria masih dihuni beberapa bintang seperti Dimitar Berbatov (48 gol) hingga Stiliyan Petrov yang koleksi caps terbanyak (105 laga).

Kurang lebih dalam dua dekade terakhir, penampilan Bulgaria di kancah internasional cukup menurun. Mereka kini ada di urutan 88 ranking dunia FIFA.

Dalam 10 tahun ke belakang, pencapaian terbaik The Lions hanya menempati ranking 36 dunia. Bahkan, mereka sempat anjlok ke urutan 91 pada 2024.

Walau begitu, kekuatan Bulgaria masih layak untuk diperhitungkan. Apalagi, sejumlah pemain mereka tengah dalam performa terbaik di kompetisi Eropa.

Nama-nama seperti Kiril Despodov (PAOK Thessaloniki), Ilia Gruev (Leeds United), Rosen Bozhinov (Pisa) hingga Hristiyan Petrov (Heerenveen) masih jadi andalan tim.

Para pemuda ini juga masih menjaga identitas klasik Bulgaria yang dikenal sebagai tim dengan pertahanan yang solid dan pola transisi cepat saat menyerang.

Fakta Unik Bulgaria dan Timnas Indonesia 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Tahukah Anda bahwa pelatih Bulgaria Alexander Dimitrov yang memegang lisensi UEFA Pro punya cerita manis dengan Timnas Indonesia di masa lalu.

Kisah ini dimulai ketika pria berusia 49 tahun tersebut masih aktif bermain. Pada musim 2003 hingga 2005, ia pernah memperkuat juara Liga Indonesia, Persipura Jayapura.

Pun setelah pensiun pada 2006, Alexander Dimitrov langsung ditunjuk untuk menjadi asisten pelatih Persipura Jayapura pada yang saat itu dilatih Ivan Kolev.

Legenda Bulgaria kelahiran Sofia tersebut kemudian diboyong oleh Ivan Kolev yang saat itu ditugaskan melatih Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2007.

Rekor Bulgaria Lawan Timnas Indonesia 

Skuad Bulgaria, calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Skuad Bulgaria, calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Sumber :
  • Instagram @ilia_gruev

Meski terhalang lintas benua, namun Bulgaria ternyata pernah dua kali hadapi Timnas Indonesia. Duel itu terjadi puluhan tahun lalu dengan hasil minor bagi Garuda.

Pertama kali kedua tim bertemu adalah pada 21 Januari 1959 dengan skor sama kuat 0-0. Lalu, 14 tahun kemudian, tepatnya 4 Februari 1973, Bulgaria melibas Timnas Indonesia 4-0. 

Bukan hanya Timnas Indonesia, Bulgaria juga pernah hadapi dua wakil Asia Tenggara lainnya yakni Thailand dan Singapura dalam agenda persahabatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti yang sudah diprediksi, Bulgaria menang telak atas kedua negara ASEAN tersebut, di antaranya skor 10-2 lawan Singapura dan 4-0 atas Thailand.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..

Trending

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT