John Herdman Penuh Senyum, Emil Audero Banjir Pujian Lagi dari Media Italia Jelang Bela Timnas Indonesia
- Cremonese Official
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tampaknya bisa tersenyum lebar berkat Emil Audero. Sang penjaga gawang kembali tampil gemilang hingga menuai pujian dari media-media Italia.
Skuad Garuda bersiap untuk melakoni dua laga pertamanya bersama John Herdman. Indonesia akan ditukangi pelatih baru ketika menjamu St Kitts and Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon di FIFA Series 2026 pada bulan depan.
Para pemain masih berlaga dengan klubnya masing-masing dan banyak dari mereka yang menjadi pilihan reguler. Emil Audero bermain untuk Cremonese pada setiap pekannya dan kerap menjadi bintang utama.
Itu kembali terulang ketika I Grigiorossi menjamu Genoa di lanjutan kasta tertinggi Liga Italia, Serie A. Duel di Stadio Giovanni Zini, Minggu (15/2/2026) kemarin tersebut berakhir dengan skor imbang tanpa gol.
Namun, Audero tampil fenomenal di bawah mistar gawang. Bahkan, penyedia statistik Sofascore sampai memberikannya nilai 9,3.
Audero mencatatkan total enam penyelamatan dalam pertandingan ini. Dua di antaranya adalah penyelamatan dari dalam kotak penalti.
Sedangkan tiga di antaranya adalah penyelamatan di udara, termasuk dari upaya Leo Ostigard dalam situasi sepak pojok di menit ke-81. Audero pun menjadi pemain dengan rating tertinggi di skuad I Grigiorossi.
Kegemilangan Audero bersama Cremonese sejatinya bukanlah barang baru. Kiper Timnas Indonesia itu kerap membuktikan kelasnya meski Grigiorossi sulit menang.
Pada saat ini, Cremonese mencatatkan 11 laga beruntun tanpa kemenangan di Liga Italia. Tim asuhan Davide Nicola belum memasuki zona merah karena performa Audero yang kerap menghindarkan mereka dari kekalahan.
Salah satu di antaranya adalah dalam pertandingan melawan Genoa semalam. Bahkan, performa Audero pun diakui oleh media-media Italia.
Media ternama, Corriere della Sera, menyoroti bagaimana Audero menjadi bintang lapangan dalam duel semalam. Dia berulang kali menjadi penyebab Genoa gagal membawa pulang tiga poin penuh.
“Tim asuhan Davide Nicola, dengan duet penyerang Vardy dan Djuric, tidak mampu menemukan celah yang tepat untuk memecah kebuntuan. Genoa, di sisi lain, lebih lincah tetapi ketika mereka menyerang, mereka mendapat balasan yang setimpal dari Audero,” tulis media Italia itu
Load more