News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wasit Liga Italia Kembali Berulah setelah Kontroversi Laga Derby d'Italia, Pemain Hellas Verona Kena Kartu Merah Siluman

Kontroversi kembali terjadi di Liga Italia setelah kemenangan Inter Milan atas Juventus dalam partai Derby d’Italia. Hellas Verona juga dirugikan atas kartu merah siluman dalam duel kontra Parma.
Senin, 16 Februari 2026 - 12:19 WIB
Gift Orban mencetak gol ke gawang Michele Di Gregorio dalam laga Hellas Verona vs Juventus
Sumber :
  • REUTERS/Matteo Ciambelli

Jakarta, tvOnenews.com - Kontroversi kembali terjadi di Liga Italia setelah kemenangan Inter Milan atas Juventus dalam partai Derby d’Italia. Hellas Verona juga dirugikan atas kartu merah siluman dalam duel kontra Parma.

Duel antartim raksasa Liga Italia itu dimenangkan oleh Inter di Stadio San Siro pada Minggu (15/2/2026) dini hari WIB. Gol Piotr Zielinski memastikan kemenangan dengan skor 3-2.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kartu merah Pierre Kalulu menjadi pembahasan setelah laga. Wasit Federico La Penna dinilai telah melakukan kesalahan karena Alessandro Bastoni melakukan diving.

Bek Inter Milan Alessandro Bastoni
Bek Inter Milan Alessandro Bastoni
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Kartu merah untuk Kalulu pun tidak bisa dicabut karena VAR hanya boleh digunakan untuk kartu merah langsung, bukan kartu kuning kedua. Imbas dari kejadian tersebut, penunjuk wasit Liga Italia, Gianluca Rocchi, langsung membuat pengakuan kepada publik.

Dia menyadari kesalahan La Penna namun wasit juga sering diperdaya oleh para pemain yang mencoba melakukan diving, seperti yang dilakukan oleh Bastoni kepada Kalulu. Celakanya lagi, kejadian ini terjadi di laga sebesar Derby d’Italia.

Namun, kontroversi justru kembali terjadi kurang dari 24 jam setelah laga Inter melawan Juve. Hellas Verona menderita kekalahan dengan skor 1-2 dari Parma setelah Gift Orban dikartu merah.

Kartu merah untuk Orban tiba hanya 10 menit setelah laga dimainkan. Tidak ada kejelasan mengenai keputusan dari wasit Luca Pairetto yang tiba-tiba mengeluarkan kartu merah dari kantungnya ketika bola sedang dimainkan.

Berdasarkan laporan dari Goal Italia, Orban meminta pelanggaran terhadapnya. Namun demikian, wasit langsung merespons dengan kartu merah karena menganggap bahwa sang striker Verona telah melakukan penyerangan secara verbal.

Verona sudah tertinggal sejak menit keempat akibat gol Adrian Bernabe. Namun sukses menyamakan skor berkat penalti Abdou Harroui di menit ke-43.

Sayangnya, setelah berjuang dengan 10 pemain, mereka menderita kekalahan dengan skor 1-2 di menit-menit akhir. Parma mencetak gol kemenangan melalui Mateo Pellegrino di masa injury time.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Verona melakukan protes setelah laga dengan tidak buka suara kepada media, sebagaimana dilaporkan oleh Corriere dello Sport. Insiden ini semakin memperkeruh suasana di sepak bola Italia setelah kontroversi di laga Derby d’Italia.

Bagi Parma, kemenangan itu sangat berarti untuk mendongkrak posisi mereka ke peringkat ke-12 klasemen sementara Liga Italia dengan catatan 29 poin. Sedangkan Verona terjerembab di dasar klasemen dengan 15 poin dari 20 laga, tertinggal enam poin dari zona aman. (rda)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.
Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.
Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10/2026) waktu setempat. Titik gempa yang mengguncang Panama berada di sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba dengan kedalaman 12,6 kilometer.
Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Maverick Vinales menyebut nasi goreng sebagai salah satu kuliner yang paling berkesan selama berada di Indonesia.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT