News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Pelatih Top Liga Italia Ikut Kritik Cristian Chivu dan Alessandro Bastoni usai Kontroversi di Derby d'Italia

Mantan pelatih top Liga Italia, Fabio Capello, ikut mengkritik Cristian Chivu dan Alessandro Bastoni. Hal ini seiring kontroversi yang terjadi saat Inter Milan mengalahkan Juventus.
Selasa, 17 Februari 2026 - 09:13 WIB
Pelatih Inter Milan Cristian Chivu
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan pelatih top Liga Italia, Fabio Capello, ikut mengkritik Cristian Chivu dan Alessandro Bastoni. Hal ini seiring kontroversi yang terjadi saat Inter Milan mengalahkan Juventus.

I Nerazzurri menaklukkan Si Nyonya Tua dengan skor 3-2 dalam duel bertajuk Derby d’Italia di Stadio San Siro. Gol Piotr Zielinski menentukan hasil akhir pada Minggu (15/2/2026) dini hari WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kontroversi mencuat setelah laga lantaran keputusan wasit Federico La Penna terhadap Pierre Kalulu terbilang kontroversial. Sang bek Juve diberi kartu kuning kedua setelah menjadi korban Alessandro Bastoni.

Bastoni disinyalir melakukan diving dengan minimnya kontak dari Kalulu. Pelatih Inter, Cristian Chivu, mengakui bahwa sentuhannya memang minim, namun itu tetap sentuhan.

Bek Inter Milan Alessandro Bastoni
Bek Inter Milan Alessandro Bastoni
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Pernyataan Chivu tersebut telah dikritisi banyak pihak, termasuk legenda Juventus, Alessandro Del Piero. Namun, kini Fabio Capello, yang pernah melatih Juve di tahun 2004 hingga 2006, juga ikut buka suara.

Menurut Capello, Bastoni bertindak tidak kayak dengan diving-nya. Dia juga menyayangkan karena Bastoni adalah pemain bintang Timnas Italia.

“Ada dua hal yang sangat mengejutkan saya. Pertama: pemain seperti Bastoni, yang berkaliber internasional dan figur kunci di tim nasional kita, tidak bisa dan, yang terpenting, tidak boleh berperilaku seperti itu,” tulis Capello di Gazzetta dello Sport.

“Sangat mengecewakan bagi semua penggemar sepak bola melihatnya menipu wasit dengan simulasi yang jelas, terutama karena dia sudah mendapat kartu kuning dan karenanya berisiko mendapat kartu kuning kedua,” tambahnya.

Kemudian, Capello mengkritisi pernyataan Chivu yang mengecewakannya. Sang pelatih Inter menyarankan Kalulu untuk tidak berbuat bodoh karena sudah memiliki kartu kuning.

Pernyataan Chivu terdengar sebagai pembenaran atas aksi Bastoni. Padahal, tindakan diving juga bukan sesuatu yang bisa dibenarkan, menurut Capello.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang kedua, saya sangat mengenal Chivu, karena dia adalah salah satu pemain saya di Roma, tetapi kata-katanya setelah pertandingan sangat mengecewakan saya. Pelatih Inter itu tidak konsisten dengan apa yang dia katakan pada malam sebelum pertandingan, dan pada akhirnya, dia memberi kesan membenarkan apa yang terjadi,” kata Capello.

“Namun, lebih dari kata-katanya, tindakannya yang lebih penting. Chivu mengganti Bastoni di babak pertama karena dia tahu persis bahwa dia akan berisiko jika tetap berada di lapangan. Saya mengharapkan pernyataan dengan nada yang sangat berbeda, terutama setelah kemenangan,” tambahnya. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Munas PB Percasi, Mayoritas Pengprov Dorong Nama Agustiar Sabran Jadi Kandidat Kuat Ketua Umum

Jelang Munas PB Percasi, Mayoritas Pengprov Dorong Nama Agustiar Sabran Jadi Kandidat Kuat Ketua Umum

Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) 2026 dipastikan segera bergulir dalam waktu dekat.
Ahmad Sahroni Buka Suara soal Pemerasan Rp300 Juta oleh Oknum Ngaku Utusan KPK

Ahmad Sahroni Buka Suara soal Pemerasan Rp300 Juta oleh Oknum Ngaku Utusan KPK

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni angkat bicara perihal aksi penipuan yang mencatut nama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Begini kronologinya.
DPR RI,World Bank,Ekonomi Nasional

DPR RI,World Bank,Ekonomi Nasional

Revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 oleh World Bank menjadi 4,7 persen dinilai tak bisa dibaca secara hitam-putih.
Laporkan Saiful Mujani, MPSI: Jangan Coba-Coba Giring Publik Lengserkan Presiden di Luar Konstitusi!

Laporkan Saiful Mujani, MPSI: Jangan Coba-Coba Giring Publik Lengserkan Presiden di Luar Konstitusi!

Direktur Eksekutif Merah Putih Strategik Indonesia (MPSI), Noor Azhari, resmi melaporkan Saiful Mujani atas dugaan ajakan menjatuhkan Presiden di luar mekanisme konstitusional.
Korban SK ASN Palsu di Pemkab Gresik Masuk Kerja dalam Kondisi Hamil Tua

Korban SK ASN Palsu di Pemkab Gresik Masuk Kerja dalam Kondisi Hamil Tua

Pada hari kejadian, sudah ada 14 orang yang menjadi korban penipuan SK Pengangkatan PNS dan PPPK palsu yang bekerja pada hari pertama di sejumlah OPD setelah menerima SK.
Komdigi Siapkan Roadmap Perang Lawan Hoaks di Era AI, Pemerintah Kejar Disinformasi dengan Teknologi

Komdigi Siapkan Roadmap Perang Lawan Hoaks di Era AI, Pemerintah Kejar Disinformasi dengan Teknologi

Komdigi memfinalisasi Roadmap AI Nasional dan Pedoman Etika AI. Dua instrumen ini dirancang untuk memperkuat ekosistem kebijakan, riset, hingga investasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT