GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jose Mourinho Akui Tertekan usai Kasus Rasisme Vinicius

Polemik rasisme Vinicius Junior memanas, Mourinho disorot, Mbappe ikut bersaksi, dan UEFA resmi menyelidiki dugaan hinaan pemain Benfica yang bikin geger dunia sepak bola.
Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:43 WIB
Jose Mourinho
Sumber :
  • REUTERS/Alberto Lingria

Jakarta, tvOnenews.com - Manajer Benfica, Jose Mourinho, akhirnya kembali angkat bicara setelah polemik dugaan pelecehan rasial terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior, terus memanas. Pelatih asal Portugal tersebut mengakui situasi ini menjadi tekanan besar bagi dirinya dan tim, terutama menjelang laga penting berikutnya.

Kasus ini mencuat usai pertandingan Liga Champions antara Benfica dan Real Madrid. Vinicius Junior menuding pemain muda Benfica, Gianluca Prestianni, melontarkan hinaan rasial, bahkan Kylian Mbappe juga mengaku mendengar ucapan tersebut, sementara Prestianni membantah keras tuduhan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

UEFA pun bergerak cepat dengan membuka penyelidikan resmi terhadap insiden tersebut. Situasi semakin panas setelah Mourinho dikritik karena komentarnya yang dianggap tidak membela Vinicius dan justru menilai selebrasi pemain Brasil itu memancing emosi penonton.

Komentar tersebut membuat Vinicius dikabarkan marah besar. Bahkan legenda Prancis Lilian Thuram menilai pernyataan Mourinho mengandung nuansa superioritas kulit putih.

Pada Jumat waktu setempat, Mourinho kembali dimintai tanggapan soal polemik yang terus bergulir. Ia mengakui fokus timnya sempat terganggu, namun menegaskan Benfica tetap harus menjaga konsentrasi untuk pertandingan selanjutnya.

“Pertandingan ini benar-benar menuntut dalam setiap aspek. Hingga menit ke-50, pertandingan berlangsung dengan intensitas maksimal, baik secara fisik maupun taktik, membutuhkan konsentrasi yang diperlukan untuk bermain di level tersebut. Namun saya juga harus mengakui bahwa dari menit ke-50 hingga sekarang, tidak mudah untuk mengelola emosi atas semua yang telah terjadi dan terus terjadi. Tetapi besok (Sabtu melawan AVS) ada pertandingan penting untuk ambisi dan impian kami. Kemenangan adalah hal mendasar. Kita perlu berkonsentrasi dan berada dalam performa terbaik,” kata Mourinho kepada Diario AS.

Sebelumnya, Mourinho menegaskan Benfica bukan klub rasis. Ia bahkan menyebut legenda klub, Eusebio, sebagai bukti sejarah panjang Benfica yang menjunjung tinggi keberagaman.

“Dia mengatakan bahwa Benfica tidak mungkin rasis karena pemain terhebat mereka sepanjang masa adalah Eusebio. Apakah dia tahu apa yang harus dilalui para pemain kulit hitam di tahun 1960-an? Apakah dia ada di sana bepergian bersama Eusebio ke setiap pertandingan tandang untuk melihat apa yang dideritanya? Menggunakan namanya hari ini untuk membantah Vini…”

Komentar Mourinho tersebut memicu perdebatan luas. Banyak pihak menilai penggunaan nama Eusebio justru tidak relevan dengan konteks dugaan rasisme yang terjadi saat ini.

Meski demikian, ada juga pihak yang mencoba melihat polemik ini secara lebih bijak. Mereka menilai Mourinho tidak memiliki niat buruk, namun hanya salah dalam memilih kata.

“Jujur saja, saya tidak melihat tempat saya dalam banyak hal yang terjadi saat ini, jadi saya tidak ingin menjadi bagian dari satu kelompok atau kelompok lainnya. Saya telah bertemu 100 orang yang pernah bekerja dengan Jose Mourinho. Saya belum pernah mendengar siapa pun mengatakan hal buruk tentang dia. Semua pemainnya menyukainya. Saya mengerti tipe orang seperti apa dia, saya mengerti bahwa dia berjuang untuk klubnya. Saya tahu bahwa, jauh di lubuk hatinya, dia adalah orang yang baik. Saya tidak perlu menghakiminya karena itu.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pernyataan itu juga menegaskan bahwa kesalahan tetap harus diakui. Harapan pun muncul agar insiden serupa tidak kembali terjadi di masa depan.

“Saya tahu apa yang saya dengar. Saya mengerti apa yang dia lakukan, tetapi dia telah membuat kesalahan. Saya harap hal itu tidak terjadi lagi di masa depan dan kita bisa melangkah maju bersama.” (fan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Booth PLN Jadi Simbol Transformasi Energi dan Masa Depan EV Indonesia

Booth PLN Jadi Simbol Transformasi Energi dan Masa Depan EV Indonesia

Cahaya lampu di area JIExpo Kemayoran, Jakarta, masih menyala terang pada Minggu malam, 15 Februari 2026. Di hari ke-11 Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, hari penutupan event, arus pengunjung belum surut.
Respons Inara Rusli yang Masih Dihujat dan Cancel Culture usai Nikah Siri dengan Insanul Fahmi

Respons Inara Rusli yang Masih Dihujat dan Cancel Culture usai Nikah Siri dengan Insanul Fahmi

Inara Rusli buka suara soal hujatan dan cancel culture usai nikah siri dengan Insanul Fahmi, sebut semua itu ujian dari Allah dan bentuk pendewasaan diri.
Cuaca Ekstrem, Warga Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

Cuaca Ekstrem, Warga Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, beberapa hari ke depan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Untuk itu, BPBD Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengingatkan masyarakat setempat agar meningkatkan kewaspadaan.  
Administrasi Izin Masuk Kawasan Konservasi Dibenahi oleh BKSDA Bali

Administrasi Izin Masuk Kawasan Konservasi Dibenahi oleh BKSDA Bali

Pembenahan administrasi izin masuk ke kawasan konservasi khususnya untuk kebutuhan tertentu termasuk meningkatkan literasi terkait tarif pendapatan negara bukan pajak (PNBP), terus diupayakan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali.
Soal Tarif Trump Dibatalkan MA, Ekonom: Indonesia Harus Disiplin Membaca Risiko Hukum AS

Soal Tarif Trump Dibatalkan MA, Ekonom: Indonesia Harus Disiplin Membaca Risiko Hukum AS

Terkait ketidakpastian tarif AS, Pemerintah RI diingatkan agar tidak menggantungkan desain perjanjian pada fondasi hukum yang mudah berubah.
Ampun Bang Jay, Gara-gara Clean Sheet Bikin Ranking Sassuolo Melesat ke Posisi 8 Serie A? Begini Hitung-hitungannya

Ampun Bang Jay, Gara-gara Clean Sheet Bikin Ranking Sassuolo Melesat ke Posisi 8 Serie A? Begini Hitung-hitungannya

Gara-gara Jay Idzes Sassuolo melesat ke posisi 8? Sassuolo Calcio menjamu Hellas Verona di Mapei Stadium, Sabtu (21/2/2026) dini hari WIB. Hasilnya, I Neroverdi menang telak 3-0.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 22 Februari 2026
logo Persib Bandung
PSB
20:30
TGR
logo Persita
logo Dewa United
DWU
20:30
BOR
logo Pusamania Borneo
Senin, 23 Februari 2026
logo PSIM Yogyakarta
PSY
20:30
BUF
logo Bali United

Trending

Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Langkah BEM UGM yang menyurati United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) dan meminta MBG dihentikan menuai respons keras dari Menteri HAM
Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Top 3 Timnas Indonesia: Taisei Marukawa Bela Skuad Garuda, 3 Pemain Jalani Naturalisasi, hingga Pemain Tolak Dinaturaliasi Kini Jadi Pembelian Terbaik Klub Inggris

Top 3 Timnas Indonesia: Taisei Marukawa Bela Skuad Garuda, 3 Pemain Jalani Naturalisasi, hingga Pemain Tolak Dinaturaliasi Kini Jadi Pembelian Terbaik Klub Inggris

Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia disibukkan dengan perburuan talenta melalui jalur naturalisasi. Simak rangkuman tiga berita terpopuler berikut ini.
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Itu Tampil Nyaris Sempurna Bareng Sassuolo

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Itu Tampil Nyaris Sempurna Bareng Sassuolo

Media Italia dibuat takjub dengan penampilan Jay Idzes saat Sassuolo menang 3-0 atas Hellas Verona. Kapten Timnas Indonesia itu tampil nyaris sempurna dan jadi kunci clean sheet Neroverdi.
Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Kedatangan pelatih anyar Timnas Indonesia langsung memunculkan babak baru soal proyek naturalisasi. Berikut enam pemain yang nyatakan ingin bela skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT