News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Merasa Tak Diberi Kesempatan, Paulo Fonseca Sesali Pemecatan Cepatnya oleh AC Milan

Kisah Paulo Fonseca bersama AC Milan memang tak berlangsung lama. Namun bagi pelatih asal Portugal itu, periode singkat di San Siro meninggalkan kesan mendalam.
Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:33 WIB
Pelatih AC Milan, Paulo Fonseca Jelang Pertandingan
Sumber :
  • AC Milan

Jakarta, tvOnenews.com - Kisah Paulo Fonseca bersama AC Milan memang tak berlangsung lama. Namun bagi pelatih asal Portugal itu, periode singkat di San Siro tetap meninggalkan kesan mendalam, sekaligus penyesalan yang belum benar-benar hilang.

Fonseca ditunjuk sebagai suksesor Stefano Pioli pada musim panas 2024. Harapan besar sempat mengiringi kedatangannya. Milan ingin membuka lembaran baru setelah era Pioli, dan Fonseca dipercaya menjadi arsitek perubahan tersebut. Sayangnya, perjalanan itu terhenti lebih cepat dari yang dibayangkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laga terakhirnya terjadi pada penghujung tahun, saat Milan menghadapi AS Roma. Ketika itu, Rossoneri masih tertahan di peringkat kedelapan klasemen dengan koleksi 27 poin, posisi yang dinilai belum mencerminkan ambisi klub sebesar Milan.

Dalam sebuah wawancara yang dilansir dari SempreMilan, Fonseca tak menutupi rasa kecewanya. Ia merasa tidak diberi waktu yang cukup untuk membangun fondasi permainan sesuai visinya.

“Sayangnya, saya tidak memiliki cukup waktu untuk membawa perubahan yang diinginkan,” ujarnya.

Menurut Fonseca, membentuk identitas baru bukan pekerjaan instan, apalagi di kompetisi seketat Serie A. Ia menilai sepak bola Italia memiliki tradisi taktik yang sangat kuat, sehingga setiap perubahan membutuhkan proses, konsistensi, dan tentu saja kesabaran.

Fonseca mengakui ada beberapa momen ketika Milan mulai menunjukkan perkembangan yang menjanjikan. Namun inkonsistensi menjadi hambatan utama. Ia juga menyoroti betapa kompleksnya mengubah sesuatu yang sudah lama mengakar dalam kultur sepak bola Italia, terutama dalam aspek organisasi pertahanan.

Selepas kepergiannya, kursi pelatih Milan diisi kompatriotnya, Sergio Conceiçao. Namun, perubahan di bangku pelatih belum mampu mengangkat performa tim secara signifikan.

Milan gagal mengamankan tiket kompetisi Eropa dan harus puas menjadi runner-up Coppa Italia usai takluk dari Bologna FC 1909 di partai final.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Fonseca, Serie A bukan wilayah asing. Ia pernah menukangi Roma selama dua musim dan membawa klub ibu kota itu finis di peringkat kelima pada 2019/20 serta ketujuh pada musim berikutnya. Pengalaman tersebut, menurutnya, membentuk cara pandangnya sebagai pelatih.

Ia merasa berkembang, terutama dalam memahami pentingnya keseimbangan tim dan detail organisasi permainan. Di sisi lain, pengalamannya melatih di Ukraina turut memengaruhi pendekatannya dalam membangun serangan, khususnya saat tim memasuki 30 meter terakhir, fase yang ia sebut sebagai salah satu tantangan terbesar dalam sepak bola modern.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Libur Panjang Mei 2026 Bukan Ancaman, Anindya Bakrie Tegaskan Industri Harus Tetap Produktif dan Kompetitif

Libur Panjang Mei 2026 Bukan Ancaman, Anindya Bakrie Tegaskan Industri Harus Tetap Produktif dan Kompetitif

Libur panjang Mei 2026 dinilai bukan ancaman industri. Anindya Bakrie tegaskan dunia usaha harus tetap produktif, efisien, dan kompetitif.
Hasil Super League 2025-2026: Gol Cepat Bawa Persita Tangerang Curi Poin Penuh di Kandang PSIM Yogyakarta

Hasil Super League 2025-2026: Gol Cepat Bawa Persita Tangerang Curi Poin Penuh di Kandang PSIM Yogyakarta

Persita Tangerang berhasil menaklukkan tim tuan rumah PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis (30/4/2026). 
Ini Alasan Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia 2026

Ini Alasan Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia 2026

Megawati Hangestri mengejutkan publik setelah resmi mengajukan pengunduran diri dari Timnas Voli Putri Indonesia untuk rangkaian turnamen 2026, ungkap alasan.
Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Fokus Karier di Hyundai Hillstate dan Liga Voli Korea?

Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Fokus Karier di Hyundai Hillstate dan Liga Voli Korea?

Megawati Hangestri resmi mengundurkan diri dari Timnas Voli Putri Indonesia. Di saat yang bersamaan, namanya muncul dalam roster Hyundai E&C Hillstate untuk musim 2026/2027. 
Megawati Hangestri Resmi Mundur dari Skuad Timnas Voli Putri Indonesia, Ini Rekam Jejak Karier Gemilang Sang “Megatron”

Megawati Hangestri Resmi Mundur dari Skuad Timnas Voli Putri Indonesia, Ini Rekam Jejak Karier Gemilang Sang “Megatron”

Perjalanan karier Megawati Hangestri dari Jember hingga panggung dunia, di tengah keputusan mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia 2026.
6 Pemain Seleksi Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman dari Skuad Final Piala AFF 2026, Eks Abroad Eropa Ini Bisa Tersingkir

6 Pemain Seleksi Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman dari Skuad Final Piala AFF 2026, Eks Abroad Eropa Ini Bisa Tersingkir

Enam pemain diprediksi dicoret John Herdman dari skuad Timnas Indonesia untuk ajang Piala AFF 2026. Beberapa nama jadi sorotan dalam seleksi ketat TC Jakarta.

Trending

Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Jika benar hengkang dari Persija Jakarta, ada beberapa opsi menarik yang bisa dipilih Rizky Ridho untuk abroad. Salah satunya adalah FCV Dender di Liga Belgia
Reaksi Berkelas Mathew Baker usai Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Arab Saudi Jelang Piala Asia U-17 2026

Reaksi Berkelas Mathew Baker usai Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Arab Saudi Jelang Piala Asia U-17 2026

Mathew Baker memberikan reaksi berkelas seiring dengan kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Arab Saudi. Ini menjadi modal buruk jelang Piala Asia U-17 2026.
Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Tok! Megawati Hangestri Masuk Roster Hyundai Hillstate: Fantatis, Segini Gajinya di Liga Voli Korea Musim 2026/2027

Tok! Megawati Hangestri Masuk Roster Hyundai Hillstate: Fantatis, Segini Gajinya di Liga Voli Korea Musim 2026/2027

Berdasarkan data dari Volleybox per 30 April 2026, nama Megawati Hangestri sudah tercantum dalam daftar tujuh pemain Hyundai E&C Hillstate untuk musim baru. 
John Herdman Coret Anak Emas Shin Tae-yong Jelang Piala AFF 2026, Bung Ropan: Jangan Salah, Mereka Dicoret Karena ini!

John Herdman Coret Anak Emas Shin Tae-yong Jelang Piala AFF 2026, Bung Ropan: Jangan Salah, Mereka Dicoret Karena ini!

John Herdman mencoret sejumlah pemain yang selama ini identik sebagai “anak emas” era Shin Tae-yong jelang Piala AFF 2026. Bung Ropan memberikan analisis
Al Nassr Tekuk Al Ahli 2-0, Cristiano Ronaldo Cetak Gol Lagi dan Kian Dekat dengan Rekor 1.000 Gol

Al Nassr Tekuk Al Ahli 2-0, Cristiano Ronaldo Cetak Gol Lagi dan Kian Dekat dengan Rekor 1.000 Gol

Dalam laga bertajuk big match yang digelar pada Kamis (30/4/2026) dini hari WIB, Al Nassr sukses mengamankan kemenangan krusial 2-0 atas rival mereka, Al Ahli.
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT