Serangan Mandul, Ini Alasan Madrid Dipermalukan Osasuna yang Super Efektif
- Reuters
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengakui efektivitas serangan Osasuna setelah timnya kalah 1-2 pada lanjutan Liga Spanyol 2025/2026 di Stadion El Sadar, Pamplona, Minggu (22/2/2026) dini hari WIB.
Arbeloa menilai lawannya mampu memaksimalkan peluang yang dimiliki, berbeda dengan Madrid yang dinilai kurang tajam di depan gawang.
“Osasuna memainkan permainan mereka. Dua kali menembak ke gawang, mereka mencetak dua gol,” ujar Arbeloa.
Berdasarkan data Fotmob, Osasuna memang tampil lebih efektif. Mereka mampu mencetak dua gol dari dua tembakan tepat sasaran, meski total hanya melepaskan 13 percobaan.
Sementara itu, Los Blancos hanya mampu mencetak satu gol dari lima tembakan tepat sasaran.
Selain efektivitas lawan, Arbeloa juga menyoroti keputusan VAR pada gol kedua Osasuna yang dicetak Raul Garcia. Awalnya gol tersebut dianulir karena offside, tetapi kemudian disahkan setelah tinjauan ulang.
“Sebenarnya ada dua kali keputusan offside yang merugikan kami. Saya pikir, dari sisi kami, itu bukanlah pertandingan yang bagus,” kata Arbeloa.
Ia pun meminta timnya meningkatkan konsistensi dan intensitas permainan, meski mengakui jadwal padat menjadi tantangan besar.
“Kami harus bermain lebih baik, dengan intensitas lebih tinggi. Tidak mudah melakukannya, tetapi itulah yang dituntut dari Real Madrid,” tegasnya.
Pada laga tersebut, Osasuna unggul lebih dulu melalui gol Ante Budimir pada menit ke-38. Madrid sempat menyamakan skor lewat Vinicius Junior di menit ke-73, sebelum Raul Garcia memastikan kemenangan tuan rumah pada menit ke-90.
Hasil ini membuat Madrid gagal memperkokoh posisi di puncak klasemen sementara. Tim ibu kota Spanyol itu kini mengoleksi 60 poin dari 25 pertandingan, sementara Osasuna naik ke peringkat kesembilan dengan 33 poin dan memperpanjang tren positif tanpa kekalahan dalam lima laga terakhir.
Load more