Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kontroversi Lagi-Lagi Terjadi di Liga Italia, Gol Parma yang Bikin AC Milan Kalah 0-1 Dikomentari Mantan Wasit

Kontroversi kembali terjadi di Liga Italia pada saat AC Milan menderita kekalahan dengan skor 0-1 dari Parma. Mantan wasit Luca Marelli pun buka suara atas hal ini.
Senin, 23 Februari 2026 - 10:19 WIB
AC Milan ditaklukkan oleh Parma dengan skor 0-1
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jakarta, tvOnenews.com - Kontroversi kembali terjadi di Liga Italia pada saat AC Milan menderita kekalahan dengan skor 0-1 dari Parma. Mantan wasit Luca Marelli pun buka suara atas hal ini.

I Rossoneri menjamu Gialloblu di Stadio San Siro pada Senin (23/2/2026) dini hari tadi WIB untuk lanjutan kasta tertinggi Liga Italia, Serie A. Mereka perlu meraih tiga poin penuh demi menjaga persaingan dengan Inter Milan di puncak klasemen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun demikian, Scudetto tampak lepas dari genggaman setelah laga ini. Milan kini tertinggal 10 poin dari Inter yang mengokupasi puncak klasemen sementara Serie A dengan catatan 64 poin.

Gol tandukan Mariano Troilo pada menit ke-80 dalam situasi sepak pojok menjadi satu-satunya pembeda dalam laga ini. Sang bek tengah Parma memanfaatkan punggung Davide Bartesaghi untuk menyambut bola yang diumpan oleh Emanuele Valeri.

Selain itu, dalam momen yang sama, kiper Milan Mike Maignan juga berhadapan dengan Lautaro Valenti. Ada indikasi dihalangi dalam momen tersebut.

Gol tersebut sempat diperiksa lama oleh VAR. Namun, wasit Marco Piccinini memutuskan bahwa itu merupakan sebuah gol.

Aksi Valenti yang menghalangi Maignan dalam momen tersebut disorot tajam oleh mantan wasit Luca Marelli. Sebab, berdasarkan peraturan nomor 12 dari Laws of the Game, gol harusnya dianulir jika memengaruhi pergerakan atau pandangan penjaga gawang.

“Berdasarkan peraturan, gol ini seharusnya tidak disahkan,” kata Marelli kepada DAZN, sebagaimana dilansir dari Tuttomercatoweb.

Namun demikian, Marelli juga melihat konteks lain bahwa blokir yang dilakukan Valenti tidaklah natural. Jadi, ada indikasi bahwa itu bukan sesuatu yang disengaja.

Piccinini pada awalnya menganulir gol Parma. Namun, dia mengesahkan gol tersebut setelah melakukan OFR dengan menggunakan VAR.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini, menurut Marelli, adalah sesuatu yang tidak perlu. Jadi, Marelli mengindikasikan bahwa keputusan tidak seharusnya diubah.

“Apakah kita sedang mencari kesalahan yang jelas dan terang? Tidak. Piccinini mengambil waktu yang sangat lama di monitor, dan sudah terlihat sangat ragu. Dan jika ada keraguan, maka itu tidak pantas untuk On Field Review (OFR),” terangnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT