Tampil Buruk untuk Juventus, Michele Di Gregorio dan Keluarga Sampai Dapat Ancaman Pembunuhan
- REUTERS/Alberto Lingria
Jakarta, tvOnenews.com - Penjaga gawang Juventus, Michele Di Gregorio, dan keluarganya dilaporkan mendapatkan ancaman pembunuhan. Hal ini terjadi seiring dengan performa buruknya di lapangan.
Si Nyonya Tua dalam keadaan terpuruk setelah menderita tiga kekalahan beruntun di semua ajang. Mereka juga tidak pernah menang dalam lima laga terakhir di semua ajang.
Kekalahan terakhir Juve dipersembahkan oleh Como dengan skor 0-2. Itu terjadi di Allianz Stadium, Turin pada akhir pekan kemarin.
Michele Di Gregorio menjadi sasaran hujatan publik setelah laga. Sebab, Mergim Vojvoda mencetak gol melalui tembakan tepat sasaran pertama yang dilesatkan oleh Como pada laga ini.
Itu merupakan ke-13 kalinya Juve kebobolan dari tembakan tepat sasaran pertama di Serie A musim ini. Di Gregorio tampil buruk karena tidak mampu menghalau bola sepenuhnya.
Sang penjaga gawang pun sering dikritisi atas penurunan performanya pada musim ini. Namun, respons dari fans tampaknya sudah melewati batas seiring dengan laporan Football-Italia.
Di Gregorio merupakan pemain didikan akademi Inter Milan, yang menghabiskan hampir 20 tahun berada dalam skuad Nerazzurri ketika masih muda. Yang lainnya menyebutnya sebagai beban dan juga orang yang tak berguna.
Lebih lanjut, laporan yang dirangkum oleh Football-Italia mengatakan bahwa Di Gregorio dan keluarganya mendapatkan ancaman pembunuhan. Hal itu bahkan membuatnya untuk menutup kolom komentar di Instagram-nya.
Hal yang sama sempat terjadi bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, ketika Juve kalah dalam Derby d’Italia. Dia sempat menutup kolom komentar Instagram-nya seiring dengan laporan ancaman pembunuhan.
Bastoni menjadi sasaran hujatan karena dianggap melakukan diving dalam kartu merah Pierre Kalulu. Dia kemudian meminta maaf kepada publik dengan mengakui bahwa reaksinya yang merayakan kartu merah itu adalah sebuah kesalahan. (rda)
Load more