GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Derby Milan di Bursa Transfer, Inter dan AC Milan Siap Saling Sikut Demi Bajak Bek Lazio Musim Panas Nanti

Masa depan Mario Gila di Lazio mulai diselimuti tanda tanya besar. Bursa transfer musim panas nanti berpotensi menjadi titik perpisahan antara bek Spanyol itu,
Rabu, 25 Februari 2026 - 22:13 WIB
Bek Lazio, Mario Gila saat Hadapi Napoli di Liga Italia
Sumber :
  • REUTERS/Remo Casilli

Jakarta, tvOnenews.com - Masa depan Mario Gila di Lazio mulai diselimuti tanda tanya besar. Bursa transfer musim panas mendatang berpotensi menjadi titik perpisahan antara bek asal Spanyol itu dan klub ibu kota Italia tersebut.

Menurut laporan Corriere dello Sport, Lazio mulai bersikap realistis terhadap kemungkinan hengkangnya sang pemain. Situasi kontrak yang belum menunjukkan perkembangan signifikan membuat kepergiannya terasa semakin dekat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, belum ada tawaran resmi perpanjangan kontrak yang benar-benar konkret. Kondisi tersebut memunculkan spekulasi bahwa manajemen telah mengantisipasi kemungkinan penolakan dari pihak pemain.

Di tengah ketidakpastian itu, dua klub raksasa Serie A terus memantau perkembangan situasi. AC Milan dan Inter Milan disebut siap bergerak jika peluang terbuka.

Milan memang tengah mencari tambahan tenaga di sektor bek tengah. Dengan potensi kembali tampil di kompetisi Eropa musim depan, kedalaman skuad menjadi kebutuhan mutlak.

Inter pun memiliki kepentingan serupa untuk memperkuat lini pertahanan. Regenerasi dan rotasi pemain menjadi bagian dari proyek jangka panjang yang tengah mereka bangun.

Bagi Lazio, situasi ini jelas tidak sederhana. Gila bukan sekadar pemain pelapis, melainkan salah satu pilar penting di lini belakang musim ini.

Ia tampil konsisten dan menunjukkan kematangan dalam membaca permainan. Performa stabilnya membuatnya menjadi salah satu bek paling diperhitungkan di dalam skuad.

Masalahnya, Lazio berada dalam posisi yang kurang menguntungkan secara finansial. Jika menjual Gila, mereka harus menyerahkan 50 persen nilai transfer kepada Real Madrid sesuai kesepakatan sebelumnya.

Di sisi lain, membiarkannya pergi secara gratis tentu akan menjadi kerugian besar. Klub berisiko kehilangan aset berharga tanpa mendapatkan pemasukan yang sepadan.

Situasi semakin rumit karena ada potensi kepergian pemain bertahan lainnya. Jika itu terjadi, Lazio bisa dipaksa melakukan perombakan total di jantung pertahanan.

Saat ini, Gila bersama Alessio Romagnoli menjadi fondasi utama di lini belakang tim asuhan Maurizio Sarri. Keduanya kerap menjadi penyeimbang ketika tim menghadapi tekanan sepanjang musim.

Namun sebelum memikirkan masa depan, fokus utama tetap pada penyelesaian musim dengan terhormat. Target meraih trofi Coppa Italia dapat menjadi motivasi tambahan di tengah ketidakpastian tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Musim panas nanti akan menjadi momen krusial bagi semua pihak. Apakah Lazio mampu mempertahankan salah satu bek terbaiknya, atau justru harus menyaksikannya memperkuat rival langsung di kompetisi domestik.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT