Striker Timnas Iran Siap Tinggalkan Olympiacos Demi Bela Negaranya yang Sedang Berperang: Negara Butuh Saya!
- Instagram @sportblits
tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari penyerang utama Timnas Iran, Mehdi Taremi.
Striker berusia 33 tahun itu dilaporkan siap meninggalkan karier profesionalnya di Eropa demi kembali ke tanah air dan membela negaranya yang tengah berada dalam situasi genting akibat eskalasi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Taremi, yang saat ini memperkuat klub raksasa Yunani, Olympiacos, disebut telah memberi tahu manajemen klub mengenai niatnya untuk pulang ke Iran.
Keputusan tersebut diambil di tengah meningkatnya ketegangan yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Menurut laporan yang beredar, Taremi menganggap panggilan negara sebagai prioritas tertinggi, bahkan di atas karier gemilang yang telah ia bangun selama bertahun-tahun di Eropa.
"Ini adalah saat ketika negara saya sangat membutuhkan saya," kata Mehdi Taremi dikutip dari Instagram @sportblits.
Langkah drastis ini langsung membuat Football Federation Islamic Republic of Iran (FFIRI) bergerak cepat.
Federasi dilaporkan mencoba membujuk Taremi agar tetap bertahan di Eropa dan fokus pada sepak bola, terutama karena Iran tengah mempersiapkan diri menghadapi agenda internasional besar, termasuk kualifikasi menuju FIFA World Cup 2026.
Sebagai salah satu pemain paling berpengaruh di skuad Team Melli, kepergian Taremi tentu akan menjadi kehilangan besar.
Ia bukan sekadar striker utama, melainkan juga sosok pemimpin di ruang ganti.
Namun, sumber internal menyebutkan bahwa Taremi tetap teguh pada pendiriannya untuk kembali ke negaranya.
Jika keputusan ini benar-benar direalisasikan, maka dunia sepak bola akan kehilangan salah satu penyerang Asia paling konsisten dalam satu dekade terakhir.
Taremi dikenal luas sejak tampil impresif bersama FC Porto, di mana ia menjadi salah satu mesin gol utama klub Portugal tersebut dan rutin tampil di Liga Champions.
Ketajamannya di Eropa membuat namanya diperhitungkan sebagai salah satu striker terbaik Asia.
Ia juga sempat dikaitkan dengan sejumlah klub elite, termasuk Inter Milan, yang menunjukkan reputasinya di level tertinggi sepak bola Eropa.
Di level internasional, kontribusinya untuk Iran sangat signifikan.
Taremi telah mencatatkan 100 caps dan menyumbang 54 gol untuk tim nasional. Catatan tersebut menempatkannya di jajaran pencetak gol terbanyak sepanjang masa Iran.
Selain kemampuan mencetak gol, Taremi dikenal sebagai penyerang komplet dengan pergerakan cerdas, kemampuan duel udara, serta ketenangan dalam mengeksekusi penalti.
Ia menjadi bagian penting dalam perjalanan Iran di berbagai ajang internasional, termasuk Piala Dunia dan Piala Asia.
Bagi Olympiacos, potensi kepergian Taremi tentu menjadi pukulan telak.
Klub yang berbasis di Piraeus itu tengah membangun proyek kompetitif untuk mendominasi liga domestik dan bersaing di kompetisi Eropa.
Kehilangan striker utama di tengah musim akan memengaruhi stabilitas tim secara signifikan.
Sementara itu, bagi Timnas Iran, absennya Taremi bisa mengubah peta kekuatan lini depan mereka.
Dalam beberapa tahun terakhir, kombinasi Taremi dengan penyerang lain menjadi tumpuan utama dalam skema serangan.
Kini, publik sepak bola menanti keputusan final sang striker. Apakah ia benar-benar akan menanggalkan status bintang Eropa demi panggilan negara, atau tetap bertahan di lapangan hijau?
(tsy)
Load more