Polemik Paspoortgate Mulai Mencair, Nasib Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie Segera Diputuskan
- PSSI
Kondisi tersebut dinilai bisa menjadi pertimbangan dalam proses hukum. Willaert menegaskan bahwa sistem hukum Belanda tidak hanya melihat aturan secara kaku, tetapi juga aspek keadilan.
Ia pun mengingatkan adanya potensi kerugian besar jika regulasi diterapkan tanpa fleksibilitas. Para pemain bisa kehilangan kesempatan bermain di level tertinggi.
"Hukum Belanda juga selalu melihat aspek kewajaran dan keadilan. Jika aturan itu diterapkan dengan sangat ketat, para pemain bisa saja berakhir hanya bermain di level kedua Belgia dengan gaji minimum," jelasnya.
Willaert juga menyoroti sikap organisasi klub profesional Belanda, FBO. Menurutnya, keputusan untuk meminta klub tidak memainkan pemain terdampak justru menimbulkan tanda tanya.
"Seharusnya bisa ditegaskan bahwa mereka mendukung status kelayakan bermain yang telah diberikan di awal musim. Saya cukup terkejut mereka tidak melakukan itu," katanya.
Empat pemain naturalisasi Indonesia yang terdampak dalam kasus ini antara lain Dean James, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Tim Geypens. Mereka saat ini belum bisa memperkuat klub masing-masing sambil menunggu kejelasan status.
Selain keempat nama tersebut, ada puluhan pemain lain yang juga masuk dalam pendataan. Eredivisie mencatat sekitar 25 pemain dari berbagai negara yang berpotensi mengalami masalah serupa.
Seluruh data tersebut telah diserahkan kepada pihak imigrasi Belanda untuk ditelaah. Keputusan akhir nantinya akan menentukan apakah mereka dikategorikan sebagai pemain non-Uni Eropa atau tidak.
Awal mula polemik ini berasal dari protes yang diajukan NAC Breda. Mereka melayangkan keberatan setelah mengalami kekalahan telak 0-6 dari Go Ahead Eagles.
Dalam laporan tersebut, NAC Breda menyoroti status Dean James. Mereka meragukan kelayakan sang pemain untuk tampil berdasarkan aturan yang berlaku.
Kecurigaan itu berkaitan dengan izin kerja dan standar gaji minimum bagi pemain non-Uni Eropa. Dalam regulasi Eredivisie, pemain di luar Uni Eropa diwajibkan memenuhi batas gaji tertentu yang cukup tinggi.
(igp/rda)
Load more