Ketiban Sial Sepulangnya Bela Timnas Indonesia, Emil Audero Curahkan Isi Hati usai Cremonese Kalah dari Bologna
- Cremonese Official
Jakarta, tvOnenews.com - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mencurahkan isi hati sepulangnya dari tim nasional. Sang penjaga gawang menelan kekalahan lagi pada saat Cremonese menghadapi Bologna.
Audero kembali memperkuat klubnya di Liga Italia pada Minggu (5/4/2026) malam kemarin WIB. Mereka kembali berlaga setelah jeda internasional Maret 2026 lalu.
Sang kiper berusia 29 tahun menjadi starter untuk pertandingan melawan Bologna di Stadio Giovanni Zini. Cremonese berupaya untuk mempertahankan tren positifnya setelah meraih kemenangan pada laga pertama Marco Giampaolo pada laga terakhir sebelum jeda internasional.
Pada duel melawan Parma dua pekan lalu, mereka berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0. Namun, melawan Bologna, Cremonese sudah kebobolan saat laga baru berusia tiga menit.
Joao Mario membobol gawang Emil Audero. Itu kemudian disusul oleh gol Jonathan Rowe di menit ke-16, yang membuat Cremonese dihadapkan tugas berat di babak kedua.
Cremonese baru bisa mencetak gol melalui eksekusi penalti Federico Bonazzoli di masa injury time. Namun, itu tidak menyelamatkan poin apa pun untuk I Grigiorossi yang akhirnya kalah dengan skor 1-2.
Dua gol cepat yang merobek gawangnya menyulitkan Audero dan kolega untuk bangkit. Setelah laga, sang penjaga gawang Timnas Indonesia menyadari bahwa ini adalah sesuatu yang buruk.
"Ini tidak mudah. Tujuannya selalu untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin dan melakukan yang terbaik untuk tim dan diri sendiri,” kata Audero, sebagaimana dilansir di situs resmi Cremonese.
“Tren ini tidak positif; sepertinya reaksi hanya bisa muncul setelah tamparan di wajah. Sebaliknya, kami telah menunjukkan bahwa itu tidak perlu,” tambahnya.
Kekalahan ini membuat Cremonese berada di peringkat ke-17 klasemen sementara Liga Italia. Mereka ada di jurang degradasi dan jika Lecce mendapatkan poin dalam laga melawan Atalanta, Senin (6/4/2026) malam nanti WIB, maka Cremonese akan masuk zona merah.
Walau begitu, Audero tetap berusaha untuk merasa optimistis. Dia dapat melihatnya dari penampilan Cremonese di babak kedua melawan Bologna.
“Misalnya, di Parma kami memainkan pertandingan yang luar biasa, dan hari ini di babak kedua kami memberikan semua yang kami miliki melawan lawan kelas atas. Saya sepenuhnya percaya pada akhir musim dan saya optimis,” tandasnya.
Load more