Reaksi Warga Belanda Setelah Dengar Pemain Timnas Indonesia Dean James Diizinkan Main Lagi untuk Go Ahead Eagles
- REUTERS/Stelios Misinas
Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah warga Belanda merespons kabar pemain Timnas Indonesia, Dean James, bisa dimainkan lagi. Hal itu telah diumumkan secara resmi oleh Go Ahead Eagles.
Skandal paspor di Liga Belanda telah mencuat selama beberapa pekan terakhir. Dean James berada dalam pusara kasus ini karena laporan NAC Breda terhadap Go Ahead Eagles.
Kehadiran bek kiri Timnas Indonesia di laga itu dipermasalahkan NAC, yang kalah telak 0-6 dalam duel tersebut. Namun, Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) telah resmi mengumumkan bahwa tidak ada sanksi untuk James maupun Go Ahead Eagles.
"Berdasarkan hasil penyelidikan, jaksa telah memutuskan, karena sejumlah alasan, untuk tidak mengambil tindakan indisipliner terhadap Dean James dan Go Ahead Eagles sehubungan dengan pertandingan GO Ahead Eagles-NAC Breda," tulis Go Ahead Eagles.
Lebih lanjut, James sudah bisa dimainkan lagi oleh Go Ahead Eagles. GAE mengumumkannya pada Kamis (9/4/2026) dini hari WIB, mengonfirmasi ketersediaan James dan pemain naturalisasi Suriname, Richonell Margaret.
“Richonell Margaret dan Dean James segera eligible untuk bermain lagi bagi Go Ahead Eagles,” demikian pengumuman resmi dari klub di media sosial X pada Kamis (9/4/2026) dini hari tadi WIB.
? Richonell Margaret en Dean James zijn per direct weer speelgerechtigd voor Go Ahead Eagles. pic.twitter.com/r6euyX5r9D
— Go Ahead Eagles ? (@GAEagles) April 8, 2026
Kabar ini menjadi sorotan bagi media-media ternama Belanda. Salah satu di antaranya adalah NU.nl yang juga mengatakan bahwa Dylan Vente bisa dimainkan oleh Heerenveen ke depannya.
“Go Ahead Eagles bisa memainkan pemain yang sedang ramai diperbincangkan Dean James lagi setelah paspoortgate,” demikian judul yang diberikan oleh mereka
“Dean James, yang banyak dibicarakan, dapat kembali bermain untuk Go Ahead Eagles, demikian diumumkan klub Deventer pada hari Rabu. Rekan setimnya, Richonell Margaret, dan striker sc Heerenveen, Dylan Vente, juga memenuhi syarat untuk bermain kembali,” tambahnya.
Sejumlah netizen Belanda pun turut merespons. Seorang netizen mendukung kembalinya James dan juga para pemain yang terjerat skandal ini.
“Bagi saya, olahraga tingkat atas adalah tentang fokus 100 persen pada permainan itu sendiri, bukan pada paspor. Kembalinya James, Margaret, dan Vente menunjukkan bahwa kenyataan jauh lebih sederhana daripada yang digambarkan oleh para birokrat. Biarkan saja mereka bermain sepak bola,” katanya kepada NU.nl.
Yang lain mempermasalahkan putusan KNVB. Menurut seorang netizen, ini adalah putusan yang dipaksakan karena KNVB tak mau ada masalah di pengadilan.
"’Sekarang, sudah jelas juga bahwa pertandingan Go Ahead-NAC tidak akan diulang’," katanya kepada media Belanda yang sama.
“Namun, kenyataannya belum sejelas itu. KNVB sedang mencoba menciptakan narasi yang akan dihancurkan oleh hakim. Jika NAC memaksakan hal ini, yang hampir pasti akan mereka lakukan, KNVB akan segera dipermalukan,” tambahnya.
“KNVB bertaruh bahwa setelah musim berakhir, potensi 3 poin untuk NAC tidak akan berpengaruh dan karenanya akan berlalu begitu saja. Mereka tahu betul bahwa jika ini sampai ke pengadilan, mereka akan menghadapi masalah, tetapi mereka juga tahu bahwa ini adalah solusi terbaik untuk saat ini,” tukasnya.
Netizen lainnya masih mempermasalahkan putusan KNVB. Sebab, klub, para pemain, dan juga agen dinilai tidak menaati aturan.
“Hal ini tetap aneh. Go Ahead dan klub-klub lain menghindari gaji tinggi pemain non-Uni Eropa; sebuah artikel sudah ditulis oleh VI pada Maret 2025 tentang konsekuensi perubahan kewarganegaraan; dan tahun ini, KNVB benar-benar diingatkan tentang hal itu oleh Ajax, tidak kurang... Dikatakan bahwa memang telah dikonfirmasi bahwa dia tidak memenuhi syarat untuk bermain,” katanya.
“Jika Anda bertanya melalui Google/ChatGPT, ‘Apa konsekuensinya jika saya mengubah kewarganegaraan saya menjadi Indonesia di Belanda?’, Anda akan langsung mendapatkan seluruh ceritanya. Jadi, tidak ada lagi status Uni Eropa, izin kerja diperlukan, dll. Jika saya bekerja di kantor di suatu tempat dan saya mengubah kewarganegaraan, tentu saya juga harus memeriksa konsekuensinya sendiri dan melihat apakah ada perubahan?” tambahnya.
“Dan kemudian kesimpulannya: kita tidak tahu? Mereka hanya berpaling, dan KNVB sekarang berharap untuk memberikan tekanan sosial yang cukup pada NAC dengan harapan mereka akan menyerah. Karena memang benar, KNVB, para pemain, klub, agen, dll., tidak menjalankan tugas mereka, tetapi NAC dijadikan kambing hitam. Sungguh sebuah lelucon,” pungkasnya. (rda)
Load more