Memang Layak Jadi Kapten Timnas Indonesia! Aksi Berkelas Jay Idzes Lerai Keributan Pemain Sassuolo vs Genoa Jadi Sorotan di Eropa
- instagram.com/sassuolocalcio/
Jakarta, tvOnenews.com - Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes menunjukkan jiwa kepemimpinan tinggi saat melerai keributan antara pemain Sassuolo dan Genoa di lorong pemain pada laga Liga Italia. Hal tersebut sontak jadi sorotan di Eropa.
Dalam pertandingan terbarunya, Sassuolo harus pulang tanpa poin setelah takluk dari tuan rumah Genoa pada pekan ke-32 Liga Italia musim 2025/2026. Laga yang berlangsung di Stadion Luigi Ferraris, Minggu (12/4) malam WIB, diwarnai tensi tinggi dan dua kartu merah.
Jay Idzes kembali dipercaya tampil sejak menit awal untuk mengawal lini pertahanan Sassuolo. Ia harus menghadapi tekanan agresif dari para pemain Genoa yang tampil menekan sejak awal laga.
Namun, gawang Sassuolo akhirnya jebol lebih dulu pada menit ke-18. Ruslan Malinovskyi mencetak gol lewat tembakan akurat yang mengarah ke pojok kanan atas gawang.
Memasuki penghujung babak pertama, suasana pertandingan mulai memanas. Cekcok antara Stefano Sabelli dan Domenico Berardi menjadi pemicu meningkatnya tensi di atas lapangan.
Ketegangan itu tak mereda setelah peluit turun minum dibunyikan. Justru, konflik berlanjut hingga ke lorong menuju ruang ganti pemain.
Domenico Berardi terlihat sangat emosional dan terlibat keributan fisik dengan pemain Genoa, Mikael Egill Ellertsson. Insiden tersebut terjadi di luar jangkauan kamera utama, namun tetap menyita perhatian.
Situasi yang semakin memanas membuat petugas keamanan dan staf kedua tim turun tangan. Mereka berupaya mencegah keributan berkembang menjadi perkelahian yang lebih besar.
Di tengah kondisi tersebut, Jay Idzes tampil sebagai sosok penenang. Dalam video yang beredar di media sosial, ia terlihat sigap mencoba meredam emosi rekan setimnya.
Questo è il calcio che ci piace
— ????? (@raymonejames_) April 12, 2026
A noi della partita non ce ne frega un cazzo scontri scontri scontri pic.twitter.com/ZCXpPFlxLy
Pemain yang akrab disapa "Bang Jay" itu berdiri di barisan depan. Ia dengan tenang namun tegas memisahkan pemain yang terlibat konflik.
Aksi Idzes mendapat banyak pujian karena ia mampu menjaga kepala tetap dingin. Jiwa kepemimpinannya terlihat jelas saat tidak terpancing emosi di tengah situasi panas.
Akibat insiden tersebut, wasit akhirnya mengeluarkan kartu merah untuk Berardi dan Ellertsson. Babak kedua pun berlangsung dengan komposisi sepuluh pemain untuk masing-masing tim.
Sassuolo sempat bangkit lewat gol penyeimbang dari Ismael Kone. Gol tersebut sempat diperiksa melalui VAR sebelum akhirnya disahkan oleh wasit.
Genoa juga sempat mengajukan klaim penalti setelah Caleb Ekuban terjatuh di kotak terlarang. Namun, hasil tinjauan VAR memastikan tidak ada pelanggaran dalam situasi tersebut.
Petaka bagi Sassuolo datang pada menit ke-84. Junior Messias sukses melewati kiper dan memberikan umpan matang yang diselesaikan dengan mudah oleh Caleb Ekuban.
Gol tersebut memastikan kemenangan Genoa dengan skor 2-1. Sassuolo pun harus menerima kekalahan pahit dalam laga yang berlangsung penuh tekanan.
- X - Timnas Indonesia
Hasil ini membuat Sassuolo tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan 42 poin. Sementara Genoa naik ke posisi ke-13 dengan koleksi 36 poin dari 32 pertandingan.
Meski timnya kalah, sosok Jay Idzes justru mencuri perhatian. Ia menunjukkan kematangan mental yang jarang terlihat dalam situasi penuh emosi.
Ketenangan dan ketegasannya menjadi bukti bahwa ia bukan hanya kuat secara teknis. Idzes juga memiliki karakter kepemimpinan yang dibutuhkan di level tertinggi.
(sub)
Load more