Gagal di Arab Saudi, Simone Inzaghi Balik ke Italia dan Latih AC Milan?
- Inter.it
Jakarta, tvOnenews.com - Musim perdana Simone Inzaghi bersama Al-Hilal berjalan jauh dari ekspektasi. Alih-alih menuai kesuksesan, pelatih asal Italia itu justru berada dalam tekanan besar yang membuka peluang untuk kembali ke Serie A.
Situasi di kompetisi domestik menjadi sorotan utama. Al-Hilal yang sempat unggul tujuh poin atas Al-Nassr kini justru tertinggal lima angka dengan hanya enam pertandingan tersisa.
Dilansir Calciomercato.com, kondisi tersebut mencerminkan penurunan performa yang cukup signifikan. Konsistensi tim menjadi masalah yang belum mampu diatasi oleh Inzaghi sepanjang musim ini.
Tak hanya di liga, kegagalan juga datang dari panggung Asia. Al-Hilal harus angkat koper dari Liga Champions Asia usai kalah dramatis lewat adu penalti dari Al-Sadd asuhan Roberto Mancini.
Hasil itu mempertegas musim yang jauh dari kata ideal. Ancaman tanpa gelar kini semakin nyata menghantui perjalanan Inzaghi di Arab Saudi.
Satu-satunya harapan tersisa ada di ajang King’s Cup. Namun, jika kembali gagal, Inzaghi berpotensi mencatat dua musim beruntun tanpa trofi setelah sebelumnya juga menutup kiprahnya di Inter Milan dengan hasil kurang memuaskan.
Tekanan dari publik pun tak terhindarkan. Suporter Al-Hilal mulai menunjukkan kekecewaan mereka dan mendesak manajemen untuk segera mengambil langkah tegas.
Opsi pemecatan kini menjadi wacana yang terus menguat. Padahal, klub telah mengeluarkan investasi besar dengan mengikat Inzaghi hingga 2027 serta mendatangkan pemain bintang seperti Karim Benzema dan Theo Hernandez.
Meski begitu, situasi kontrak membuat langkah Inzaghi tidak sederhana. Regulasi di Arab Saudi mengharuskannya bertahan hingga awal Juli jika ingin tetap mendapatkan keuntungan pajak.
Jika ia hengkang lebih cepat, konsekuensi finansial yang harus ditanggung tidak kecil. Inzaghi bisa kehilangan sebagian besar pendapatannya akibat pajak tinggi di Italia.
Di tengah ketidakpastian tersebut, peluang kembali ke Italia mulai mencuat. Tim nasional Italia disebut tengah mencari pelatih baru, dan nama Inzaghi masuk dalam pertimbangan.
Selain itu, dinamika di level klub juga membuka celah menarik. Jika Massimiliano Allegri meninggalkan AC Milan, posisi pelatih Rossoneri bisa menjadi peluang yang realistis bagi Inzaghi.
Napoli pun berpotensi menjadi opsi lain. Hal ini bergantung pada masa depan Antonio Conte yang juga dikaitkan dengan kursi pelatih tim nasional.
Pengalaman Inzaghi dalam menangani tim besar menjadi nilai jual utama. Ia dikenal piawai meramu strategi, terutama di kompetisi sistem gugur yang membutuhkan ketenangan dan ketepatan taktik.
Di sisi lain, pintu menuju Premier League juga belum sepenuhnya tertutup. Ketertarikan dari klub-klub Inggris sebelumnya menunjukkan bahwa nama Inzaghi masih diperhitungkan di level tertinggi Eropa.
Kini, masa depan Inzaghi berada di persimpangan jalan. Bertahan di Arab Saudi atau kembali ke Eropa akan sangat ditentukan oleh hasil yang ia raih dalam waktu dekat.
(sub)
Load more