Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ikon Barcelona Minta Fans Real Madrid Jangan Banyak Mengeluh

Real Madrid harus tersingkir secara dramatis dari Liga Champions oleh Bayern Munchen. Ikon Barcelona meminta para suporter Real Madrid untuk legawa.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 17 April 2026 - 15:18 WIB
Para pemain Real Madrid melakukan protes terhadap wasit pada laga perempat final Liga Champions kontra Bayern Munchen. Ikon Barcelona Minta Fans Real Madrid Jangan Banyak Mengeluh
Sumber :
  • REUTERS/Michaela Stache

Jakarta, tvOnenews.com - Legenda sekaligus ikon representasi Barcelona, Thierry Henry, meminta para suporter Real Madrid untuk tidak banyak mengeluh setelah terdepak dari Liga Champions. Kekalahan Real Madrid dari Bayern Munchen di Allianz Arena seharusnya dijadikan apelajaran.

Sejumlah pihak menilai momen kartu kuning kedua Eduardo Camavinga menjadi titik balik pertandingan. Namun, Henry tidak sepakat bahwa keputusan wasit menjadi faktor utama kekalahan Real Madrid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

\\\“Para penggemar Real Madrid akan membanjiri media sosial sambil mengeluhkan wasit. Mereka akan mengatakan bahwa kartu kuning kedua untuk Camavinga adalah keputusan yang memalukan dan terlalu berlebihan untuk level perempat final Liga Champions,\\\” kata Henry.

Henry menilai kartu kuning kedua Camavinga dapat menjadi pembelajaran. Hal itu merupakan konsekuensi dari kurangnya kecerdasan sang pemain dalam bermain di laga tandang.\\\ 

\\\"Ketika bermain di Allianz Arena, Anda tidak boleh memberikan satu pun alasan kepada wasit untuk mengambil keputusan. Anda harus lebih cerdas dari itu,\\\” kata Henry.\\\ 

Real Madrid sejatinya tampil impresif di babak pertama. Kombinasi Arda Guler dan Kylian Mbappe membuat lini pertahanan Bayern Munchen kerepotan

\\\“Anda melihat Real Madrid benar-benar mendominasi mereka pada babak pertama, dan semua orang mengira kebangkitan itu sudah sepenuhnya terjadi,\\\” ujar Henry.

Namun, situasi berubah drastis selepas jeda. Bayern Munchen mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan mengambil alih kendali permainan.

\\\“Kemudian Bayern Munchen keluar pada babak kedua, memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, dan mengubah pertandingan menjadi seperti mesin cuci. Mereka menekan tanpa henti dan membuat Real Madrid tidak berkutik,\\\” kata Henry.

Puncaknya terjadi di masa tambahan waktu saat Michael Olise mencetak gol penentu kemenangan. Gol tersebut tidak hanya mengubah skor menjadi 4-3, tetapi juga memastikan langkah Bayern Munchen ke semifinal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

\\\"Gol Olise di menit ke-94 untuk memastikan kemenangan, sungguh luar biasa. Menunjukkan ketenangan seperti itu saat menghadapi Real Madrid di momen krusial adalah sesuatu yang istimewa,\\\” kata Henry.

Hasil ini sekaligus menjadi tamparan keras bagi Real Madrid yang selama ini dikenal sebagai \\\'raja comeback\\\'. Bayern Munchen mampu membalikkan keadaan dan memberikan pelajaran berharga dengan cara yang sama.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT