Klub Raksasa Liga Belanda Berbondong-bondong Turun Tangan Hadapi Tindakan NAC Breda, Feyenoord hingga Ajax Ambil Langkah
- Instagram/nacnl
Jakarta, tvOnenews.com - Klub-klub raksasa Liga Belanda berbondong-bondong bersiap untuk menghadapi konsekuensi dari tindakan NAC Breda. Feyenoord Rotterdam bersama beberapa klub termasuk Ajax Amsterdam, dikabarkan telah mengambil langkah hukum.
Kancah sepak bola Belanda telah diganggu oleh masalah skandal paspor selama beberapa pekan terakhir. Hal ini merupakan dampak dari laporan NAC Breda terhadap Go Ahead Eagles, yang memainkan bek kiri Timnas Indonesia, Dean James.
Laporan itu berdampak kepada tiga pemain Timnas Indonesia yang lain. Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Tim Geypens juga dilarang bermain bersama klubnya masing-masing.
Tak hanya para pemain skuad Garuda, mereka yang dinaturalisasi oleh Suriname dan juga Tanjung Verde juga merasakan dampaknya. Akhirnya, sebagian besar klub dirugikan hanya karena NAC Breda menuntut pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles, yang melibas mereka dengan skor telak 0-6 pada pertandingan itu.
Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) telah mengeluarkan putusan. Mereka tidak akan menghukum Dean James atau Go Ahead Eagles atas tuntutan NAC Breda.
Secara mutlak, tuntutan NAC tidak dikabulkan oleh KNVB. Namun, NAC membawanya ke pengadilan karena tak bisa menerima putusan KNVB.
Putusan hakim dikabarkan akan datang pada 28 April mendatang, sebagaimana laporan dari media Belanda, FR-Fans.NL. Namun, tuntutan NAC telah merepotkan Liga Belanda secara keseluruhan.
Berdasarkan laporan dari Voetbal International, tim-tim kasta tertinggi Eredivisie telah mengambil langkah. Feyenoord Rotterdam bersama Ajax Amsterdam, FC Volendam, Telstar, dan juga FC Twente dilaporkan telah mengirim surat resmi secara hukum.
“Feyenoord telah bergabung dengan sekelompok klub yang tetap membuka semua opsi hukum dalam kasus yang disebut ‘passportgate’,” demikian laporan dari FR-Fans.NL.
“Hal ini dilaporkan oleh Voetbal International. Bersama dengan Ajax, FC Volendam, Telstar, dan FC Twente, Feyenoord telah mengirimkan surat yang menyatakan bahwa mereka berhak untuk menggunakan semua hak mereka,” tambahnya.
“Klub-klub tersebut tidak secara khusus mendukung NAC, tetapi ingin bersiap jika pengadilan menyatakan kekalahan NAC 0-6 melawan Go Ahead Eagles tidak sah,” sambungnya.
Dilaporkan oleh media Belanda tersebut, Feyenoord tidak mendukung tindakan NAC. Namun, mereka mempersiapkan diri untuk segala kemungkinan atas putusan pengadilan.
Sebab, jika permintaan NAC dikabulkan, maka itu akan memengaruhi laga-laga lainnya di Liga Belanda. Feyenoord pun bisa ikut terpengaruh karenanya.
“Feyenoord membuat pilihan yang disengaja: tidak mendukung NAC, tetapi tetap membuka semua opsi hukum. Klub Rotterdam ingin menghindari menjadi korban finansial atau olahraga di kemudian hari akibat putusan yang akan mengubah seluruh liga,” tulis media Belanda itu.
“Dengan empat pertandingan tersisa di Eredivisie, fokus tetap pada pengamanan posisi kedua di lapangan, tetapi ketidakpastian hukum membayangi tahap akhir musim,” pungkasnya. (rda)
Load more