Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A Sesuai Rencana FIFA Jika Syarat serta Skenario Ini Terpenuhi, Apa Saja?
- REUTERS/David Klein
Transformasi besar yang sedang berjalan di Super League — termasuk penambahan kuota pemain asing dan peningkatan standar kompetisi — turut memperkuat posisi Indonesia sebagai kandidat tuan rumah yang serius. Ini menjadi sinyal positif bahwa Indonesia tidak hanya sekadar penonton, tapi juga pemain aktif dalam peta sepak bola global.
Latar belakang munculnya aturan baru ini bermula dari gagalnya dua laga besar yang sempat direncanakan musim ini. Laga Villarreal vs Barcelona di Miami dan Milan vs Como di Perth, Australia, batal digelar setelah menuai keberatan keras dari otoritas setempat dan memicu konflik serius antara FIFA dan UEFA.
Peristiwa itu meninggalkan luka yang cukup dalam di antara banyak pemangku kepentingan, dan menjadi pelajaran berharga bagi FIFA untuk segera merumuskan aturan yang lebih konkret. UEFA sebelumnya memang menyetujui rencana tersebut, namun tetap menyatakan ketidaknyamanannya sambil menyebut kerangka kerja FIFA saat itu tidak cukup jelas dan rinci.
Faktor kesehatan dan beban perjalanan pemain juga masuk dalam pertimbangan FIFA dalam mengevaluasi setiap pengajuan. Sumber yang dikutip The Guardian menyebutkan bahwa FIFA bisa memblokir permintaan jika laga dinilai akan membebani kondisi fisik para atlet secara berlebihan.
Liga Inggris sendiri hingga kini masih bersikeras tidak akan memindahkan pertandingannya ke luar negeri, meski spekulasi soal laga di Amerika Serikat terus berhembus. FIFA disebut sangat berhati-hati dalam hal ini karena ingin melindungi MLS dan pasar sepak bola Amerika yang akan menjadi arena ekspansi besar-besaran di masa depan.
FIFA menargetkan protokol baru ini mulai berlaku pada musim depan, meski jadwal pertemuan resmi kelompok kerja belum diumumkan. (fan)
Load more