Tak Cuma Dean Zandbergen, VVV-Venlo Punya 1 Lagi Pemain Keturunan yang Siap Bela Timnas Indonesia: Garuda OWT Dapat Professor Baru
- vvv-venlo.nl
Jakarta, tvOnenews.com - VVV-Venlo ternyata tidak hanya memiliki Dean Zandbergen sebagai pemain keturunan Indonesia yang berpotensi dinaturalisasi. Klub asal Belanda itu juga menyimpan satu nama lain di lini tengah yang siap memperkuat Timnas Indonesia.
Dean Zandbergen menjadi sorotan utama berkat performa impresifnya di kompetisi kasta kedua Liga Belanda musim ini. Ia tampil gemilang pada laga penutup musim dengan membawa timnya mengalahkan Almere City dengan skor 3-1.
Penyerang berusia 24 tahun itu mencetak dua gol sekaligus dan dinobatkan sebagai Man of the Match berkat ketajamannya di kotak penalti. Sepanjang musim 2025/2026, ia tampil konsisten dengan mencatatkan 35 penampilan dan mengoleksi 15 gol di liga.
Kontribusi tersebut membantu VVV-Venlo mengakhiri musim di papan tengah klasemen. Timnya menutup kompetisi dengan 45 poin dan bertengger di posisi ke-13 berkat performa stabil sepanjang musim.
Nama Zandbergen pun semakin kencang dikaitkan sebagai calon pemain naturalisasi untuk memperkuat lini depan Timnas Indonesia. Kehadirannya dinilai bisa menjawab kebutuhan skuad Garuda akan sosok penyerang tajam di level internasional.
Di tengah performa apiknya, sepak bola Belanda sempat diwarnai isu “Paspoorgate” yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran administrasi pemain diaspora. Meski demikian, situasi tersebut tidak menggoyahkan komitmen Zandbergen untuk tetap melanjutkan proses menjadi Warga Negara Indonesia.
Pemain berdarah Depok dari garis ibunya itu bahkan menegaskan keinginannya dalam wawancara bersama FC AFKICKEN. Ia menyebut membela Indonesia bukan sekadar pilihan karier, melainkan bentuk penghormatan terhadap akar keluarganya.
“Aku justru senang bahwa aku belum memiliki paspor itu, karena jika sudah, kamu juga akan menghadapi semua keributan,” ujarnya. Ia melihat situasi tersebut sebagai pelajaran di tengah dinamika sepak bola Eropa.
Namun, kejutan tidak berhenti pada Zandbergen. VVV-Venlo juga memiliki gelandang berpengalaman keturunan Indonesia, Navarone Foor, yang membuka peluang untuk membela Timnas.
- instagram.com/vvv_venlo_1903/
Pemain kelahiran Opheusden itu secara terbuka menyatakan minatnya untuk bergabung dengan skuad Garuda. Bahkan, keinginan tersebut bukan hal baru karena namanya sudah masuk radar naturalisasi sejak 2017.
Kini, di era kepemimpinan PSSI yang baru, Navarone Foor kembali menyimpan harapan untuk mendapatkan kesempatan kedua. Ia mengaku siap memberikan kontribusi maksimal jika dipercaya membela Indonesia.
“Kalau itu terjadi, aku tentunya akan memberikan seribu persen untuk Timnas Indonesia,” ujar Navarone Foor, dilansir dari wawancaranya bersama kanal YouTube Yussa Nugraha beberapa waktu lalu. Meski telah berusia 34 tahun, ia yakin masih memiliki kualitas untuk bersaing di level internasional.
Foor menegaskan bahwa kondisi fisiknya masih prima dan mampu mengikuti intensitas permainan modern. Ia juga terbiasa dengan atmosfer kompetisi Eropa yang menuntut kekuatan fisik, mental, dan teknik tinggi.
Pengalamannya menghadapi klub besar seperti Galatasaray menjadi bukti kapasitasnya di level tinggi. Ia percaya jam terbang tersebut bisa membantu membimbing para pemain muda Indonesia.
Sepanjang kariernya, Navarone Foor telah bermain di berbagai negara seperti Turki, Siprus, hingga Latvia. Ia juga pernah membawa NEC Nijmegen promosi ke Eredivisie dan membantu Vitesse Arnhem meraih gelar Piala Belanda.
Pada musim ini, Foor menjadi salah satu motor permainan VVV-Venlo di lini tengah. Ia mencatatkan dua gol dan tujuh assist, menunjukkan perannya sebagai kreator serangan tim.
Dengan pengalaman dan kualitas yang dimiliki, peluang Navarone Foor untuk dinaturalisasi kembali mencuat. Jika terealisasi, duetnya dengan Dean Zandbergen bisa menambah kedalaman dan kualitas skuad Timnas Indonesia di masa depan.
(sub)
Load more