Tunda Pesta Scudetto ke-21, Bintang Senior Inter Milan Bongkar Biang Keladi Kegagalan Nerazzurri Kalahkan Torino di Liga Italia
- REUTERS/Alessandro Garofalo
Jakarta, tvOnenews.com - Inter Milan harus puas membawa pulang satu poin setelah ditahan imbang Torino dalam laga yang berlangsung dramatis. Hasil 2-2 di Stadio Olimpico Grande Torino itu menyisakan kekecewaan, terutama karena Nerazzurri sempat berada di atas angin.
Sejak awal pertandingan, Inter tampil cukup meyakinkan dengan penguasaan bola yang stabil. Mereka mampu mengontrol ritme permainan dan menekan pertahanan tuan rumah secara konsisten.
Keunggulan akhirnya datang melalui Marcus Thuram pada babak pertama. Penyerang asal Prancis itu kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol keempat secara beruntun di Serie A.
Memasuki babak kedua, Inter semakin percaya diri dalam membangun serangan. Yann Bisseck kemudian menggandakan keunggulan lewat sundulan keras yang tak mampu dibendung kiper Torino.
Dalam posisi unggul dua gol, Inter sebenarnya berada di jalur yang tepat untuk mengamankan kemenangan. Namun, situasi berubah drastis saat pertandingan memasuki 20 menit terakhir.
Torino mulai meningkatkan intensitas serangan dan memanfaatkan celah di lini pertahanan Inter. Tekanan tersebut akhirnya berbuah gol yang membangkitkan semangat tuan rumah.
Giovanni Simeone menjadi pemain yang membuka harapan Torino. Gol tersebut mengubah momentum pertandingan dan membuat Inter kehilangan kendali permainan.
Tak lama berselang, Nikola Vlasic mencetak gol penyeimbang. Skor 2-2 membuat Inter gagal mengamankan tiga poin yang sudah di depan mata.
Bek senior Inter, Matteo Darmian, mengakui timnya tidak mengelola keunggulan dengan baik. Berbicara kepada Rai Radio Uno, ia menilai kebobolan gol pertama menjadi titik balik yang merugikan tim.
Menurut Darmian, Inter sebenarnya sudah memahami potensi ancaman dari Torino. Namun, eksekusi di lapangan tidak berjalan sesuai rencana.
Ia juga menepis anggapan bahwa kelelahan menjadi penyebab utama hasil tersebut. Bagi Darmian, jadwal padat bukan hal baru bagi tim yang sudah terbiasa bermain dalam tempo tinggi.
Pemain berusia 36 tahun itu menegaskan bahwa Inter tetap turun dengan ambisi meraih kemenangan di setiap laga. Sayangnya, upaya tersebut kali ini tidak berbuah hasil maksimal.
Meski gagal meraih tiga poin, posisi Inter di puncak klasemen masih cukup aman. Keunggulan poin yang dimiliki membuat mereka tetap berada di jalur juara.
Load more