News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kontroversi VAR di Liga Champions, Bayern Disebut Dirugikan Keputusan Penalti di Laga Kontra PSG

Mantan wasit Liga Inggris, Andy Davies, mengklaim bahwa Bayern Munich dirugikan oleh keputusan penalti dalam duel Liga Champions. Mereka kalah dengan skor 4-5 dalam laga leg pertama melawan Paris Saint-Germain di babak semifinal.
Rabu, 29 April 2026 - 07:36 WIB
Harry Kane bicara kepada wasit Sandro Scharer dalam laga Bayern Munich kontra PSG
Sumber :
  • REUTERS/Stephanie Lecocq

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan wasit Liga Inggris, Andy Davies, mengklaim bahwa Bayern Munich dirugikan oleh keputusan penalti dalam duel Liga Champions. Mereka kalah dengan skor 4-5 dalam laga leg pertama melawan Paris Saint-Germain di babak semifinal.

Die Bavaria melawat ke Parc des Princes pada Rabu (29/4/2026) dini hari tadi WIB. Mereka berhasil unggul terlebih dulu melalui gol penalti Harry Kane.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, PSG membalikkan keadaan melalui gol Khvicha Kvaratskhelia dan Joao Neves secara berturut-turut. Bayern sempat menyamakan skor melalui Michael Olise, namun PSG mempertahankan keunggulannya saat jeda lewat gol penalti Ousmane Dembele.

Di awal babak kedua, gol-gol Kvaratskhelia dan Dembele semakin membuat PSG di atas angin. Namun Bayern menolak melepaskan PSG begitu saja, mereka mengejar melalui Dayot Upamecano dan Luis Diaz.

Dengan hasil ini, PSG memang unggul untuk leg kedua. Namun, Bayern mendapatkan keunggulan main di kandang, jadi situasi masih sulit ditebak.

Walau begitu, mantan wasit Liga Inggris, Andy Davies, menilai Bayern telah dirugikan oleh keputusan wasit Sandro Scharer dalam laga ini. Hal ini berkaitan dengan penalti yang berhasil dikonversi Dembele pada menit-menit akhir.

Scharer pada awalnya mengabaikan momen ketika upaya Dembele melepaskan umpan mengenai lengan Alphonso Davies. Namun, petugas VAR Carlos del Cerro Grande memintanya untuk melihat ulang kejadian tersebut.

Setelah melihat ulang, Scharer memutuskan untuk memberikan penalti kepada PSG. Davies menilai bahwa ini adalah keputusan yang terlalu merugikan Bayern.

“Ini akan dianggap sebagai keputusan yang sangat keras terhadap Bayern Munich, mengingat jarak tempuh bola yang pendek dan pantulan bola dari tubuh bek ke lengannya,” tulis Davies di ESPN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya sangat bersimpati kepada mereka dalam insiden ini. Namun, peraturan handball saat ini ditulis sedemikian rupa sehingga memungkinkan interpretasi terbuka ketika bola awalnya memantul dari bagian tubuh,” tambahnya.

Menurut Andy Davies, bola telah mengenai bagian tubuh lain dari Alphonso Davies dalam momen tersebut. Jadi, momen ini tidak layak diputuskan sebagai penalti.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nasib Sopir Taksi Greem SM  Usai Diduga Jadi Pemicu Tabrakan Kereta di Bekasi, Polisi: Tak Bisa Disebut Nerobos

Nasib Sopir Taksi Greem SM  Usai Diduga Jadi Pemicu Tabrakan Kereta di Bekasi, Polisi: Tak Bisa Disebut Nerobos

Menurut Sandhi, dugaan sementara mengarah pada masalah teknis berupa gangguan kelistrikan pada taksi listrik tersebut,
Usai Kecelakaan Maut di Bekasi, Dedi Mulyadi Murka Soal Perlintasan Liar Kereta: Jangan Ada Korban Lagi!

Usai Kecelakaan Maut di Bekasi, Dedi Mulyadi Murka Soal Perlintasan Liar Kereta: Jangan Ada Korban Lagi!

Menurut Dedi Mulyadi, penyelesaian persoalan ini tidak bisa hanya dibebankan pada satu institusi. Ia menekankan perlunya sinergi antara pemerintah pusat, operator perkeretaapian, pemerintah daerah, hingga warga sekitar jalur rel.
Alasan KNVB Tak Mau Lihat NAC Breda Menangkan Tuntutan dalam Kasus Dean James: Liga Belanda dalam Bahaya!

Alasan KNVB Tak Mau Lihat NAC Breda Menangkan Tuntutan dalam Kasus Dean James: Liga Belanda dalam Bahaya!

KNVB tidak akan menginginkan NAC Breda untuk memenangkan tuntutan dalam kasus Dean James. Sebab, hal itu akan berdampak kepada Liga Belanda secara keseluruhan.
Daftar Tim yang Lolos ke Perempat Final Piala Uber 2026: Ada Indonesia

Daftar Tim yang Lolos ke Perempat Final Piala Uber 2026: Ada Indonesia

Berikut daftar tim bulu tangkis putri yang berhasil lolos ke babak perempat final Piala Uber 2026. Salah satunya Indonesia.
Supir Angkot di Bandung Bikin Dedi Mulyadi Kaget Bukan Main: Sudah Aki-aki Masih Punya Anak Sekolah?

Supir Angkot di Bandung Bikin Dedi Mulyadi Kaget Bukan Main: Sudah Aki-aki Masih Punya Anak Sekolah?

Seorang supir angkot di Bandung bikin Dedi Mulyadi terkaget-kaget. Supir angkot tersebut bernama Ki Iping dan diketahui saat ini punya anak yang masih sekolah.
Usai Tolak Mentah-mentah Bela Timnas Indonesia, Bek Keturunan Maluku Rp312 Miliar Kini Jadi Incaran Raksasa Eropa

Usai Tolak Mentah-mentah Bela Timnas Indonesia, Bek Keturunan Maluku Rp312 Miliar Kini Jadi Incaran Raksasa Eropa

Perburuan pemain jelang bursa transfer mulai memanas dan nama Jayden Oosterwolde tengah jadi sorotan. Bek keturunan yang tolak bela Garuda itu diincar PSG.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Indonesia kalah 1-4 dari Prancis di laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT