News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan KNVB Tak Mau Lihat NAC Breda Menangkan Tuntutan dalam Kasus Dean James: Liga Belanda dalam Bahaya!

KNVB tidak akan menginginkan NAC Breda untuk memenangkan tuntutan dalam kasus Dean James. Sebab, hal itu akan berdampak kepada Liga Belanda secara keseluruhan.
Rabu, 29 April 2026 - 10:32 WIB
Pemain Timnas Indonesia Dean James di Go Ahead Eagles
Sumber :
  • REUTERS/Stelios Misinas

Jakarta, tvOnenews.com - Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) tidak akan menginginkan NAC Breda untuk memenangkan tuntutan dalam kasus Dean James. Sebab, hal itu akan berdampak kepada Liga Belanda secara keseluruhan.

Kancah sepak bola Belanda telah diganggu oleh skandal paspor selama beberapa pekan terakhir. Hal ini sempat menyebabkan empat pemain Timnas Indonesia dilarang bermain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus tersebut bermula kepada keberadaan Dean James dalam laga Go Ahead Eagles melawan NAC Breda. Namun, itu juga memengaruhi Nathan Tjoe-A-On, Justin Hubner, dan Tim Geypens.

NAC menderita kekalahan telak 0-6 dalam laga itu. Namun, keberadaan Dean James menjadi celah untuk mereka untuk menuntut pertandingan diulang.

Pada dasarnya, NAC berupaya untuk menyelamatkan diri dari ancaman degradasi. Mereka kini ada di peringkat ke-17 klasemen Liga Belanda dengan 25 poin.

NAC masih tertinggal enam poin dari zona aman dan masih ada tiga laga untuk bisa menyelamatkan diri. Namun, tambahan satu laga akan berarti walau belum tentu juga menghasilkan poin.

KNVB sudah turun tangan dan memilih untuk tidak menghukum Dean James atau Go Ahead Eagles. Mereka tidak mengindahkan tuntutan NAC yang tampaknya masih sulit menerimanya.

NAC membawa kasus ini ke pengadilan, menuntut agar pertandingan diulang. Namun, KNVB tidak akan menginginkan NAC memenangkan tuntutan.

Sebab, ini akan berdampak kepada Liga Belanda secara keseluruhan. Tak hanya di Eredivisie, melainkan juga di Keuken Kampioen Divisie yang mana merupakan kasta kedua.

Menurut perkiraan dari media Belanda, NU, ada lebih dari 100 laga yang bakal terdampak. Kasus ini akan berpengaruh kepada para pemain lain yang dinaturalisasi, tak hanya dari Indonesia, melainkan juga Suriname dan Tanjung Verde.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Namun, kasus ini juga menarik dari perspektif yang lebih luas. Kabarnya, beberapa klub sedang menunggu putusan dalam kasus ini, kemungkinan untuk mengajukan keberatan terhadap pertandingan tertentu di kemudian hari,” tulis NU.

“Karena setelah kasus James, menjadi jelas bahwa banyak pemain lain seharusnya tidak diizinkan bermain, termasuk pemain NEC Tjaronn Chery dan kiper FC Groningen Etienne Vaessen. Mereka sekarang memenuhi syarat untuk bermain lagi, tetapi tidak pada awal musim ini. Diperkirakan bahwa pemain yang tidak memenuhi syarat telah berpartisipasi dalam lebih dari seratus pertandingan,” tambahnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari ini, 9 Perjalanan KA dari Jakarta Dibatalkan Pasca Tabrakan Kereta di Bekasi

Hari ini, 9 Perjalanan KA dari Jakarta Dibatalkan Pasca Tabrakan Kereta di Bekasi

Selain itu, para pelanggan juga diberikan opsi untuk melakukan penjadwalan ulang atau mengganti perjalanan dengan kereta api lain yang tersedia.
Kontroversi di Liga Champions: Vincent Kompany Buka Suara soal Penalti yang Rugikan Bayern saat Hadapi PSG

Kontroversi di Liga Champions: Vincent Kompany Buka Suara soal Penalti yang Rugikan Bayern saat Hadapi PSG

Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, buka suara soal penalti di laga kontra Paris Saint-Germain. Die Bavaria mengalami kerugian usai kalah 4-5 di Liga Champions.
Soal Isu Pembatasan Media Sosial, Dr. Stepi Anriani: Pentingnya Melawan Disinformasi

Soal Isu Pembatasan Media Sosial, Dr. Stepi Anriani: Pentingnya Melawan Disinformasi

Wacana pembatasan media sosial kembali mengemuka di tengah meningkatnya ancaman disinformasi digital yang kian sistemik.
Di Hadapan Dedi Mulyadi, Anak Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Ceritakan Chat Terakhir ke Ibunya: "Mama di Mana?"

Di Hadapan Dedi Mulyadi, Anak Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Ceritakan Chat Terakhir ke Ibunya: "Mama di Mana?"

Di hadapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, anak korban kecelakaan kereta di Bekasi menceritakan chat terakhir ibunya kepada dirinya. 
Bulent Karsioglu Dapat Apresiasi dari Dubes Turki Usai Bawa Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026

Bulent Karsioglu Dapat Apresiasi dari Dubes Turki Usai Bawa Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026

Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bulent Karsioglu mendapatkan sambutan hangat dari Duta Besar Turki, Talip Küçükcan usai membawa Megawati Hangestri dan kawan-kawan mempertahankan gelar juara di Proliga 2026.
“Mamah Pulang Malam” Chat Terakhir Guru Nurlaela ke Anak Semata Wayang Sebelum Tewas dalam Tragedi Kereta Bekasi

“Mamah Pulang Malam” Chat Terakhir Guru Nurlaela ke Anak Semata Wayang Sebelum Tewas dalam Tragedi Kereta Bekasi

Pesan singkat itu diterima sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu sang anak menanyakan keberadaan ibunya yang belum pulang.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Indonesia kalah 1-4 dari Prancis di laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT