News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Vincent Kompany Jengkel Bayern Dirugikan Penalti Kontroversial di Liga Champions, Mantan Wasit Jerman Bilang Begini

Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, jengkel dengan penalti kontroversial di Liga Champions. Paris Saint-Germain dinilai diuntungkan oleh keputusan wasit Sandro Scharer.
Rabu, 29 April 2026 - 20:19 WIB
Pelatih Bayern Munich Vincent Kompany
Sumber :
  • REUTERS/Kai Pfaffenbach

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, jengkel dengan penalti kontroversial di Liga Champions. Paris Saint-Germain dinilai diuntungkan oleh keputusan wasit Sandro Scharer.

Die Bavaria menderita kekalahan dengan skor 4-5 pada saat melawat ke Parc des Princes untuk menghadapi PSG. Itu merupakan laga leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu (29/4/2026) dini hari tadi WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harry Kane sempat membawa Bayern unggul. Namun, Khvicha Kvaratskhelia dan Joao Neves membalikkan keadaann untuk PSG.

Michael Olise sempat menyamakan skor, namun PSG mendapatkan penalti jelang jeda turun minum. Ousmane Dembele sukses mengonversinya menjadi gol dan mengakhiri babak pertama dengan skor 3-2 untuk tuan rumah.

Di paruh kedua, PSG semakin menggila lewat gol kedua dari masing-masing Kvaratskhelia dan Dembele. Namun, Bayern menolak menyerah dan memperkecil ketertinggalan melalui Dayot Upamecano dan Luis Diaz.

Bayern masih bisa membalikkan keadaan di leg kedua mengingat mereka akan bermain di kandang. Namun, satu gol kontroversial ini bisa menyulitkan tim asal Jerman tersebut.

Penalti Dembele dipermasalahkan karena Alphonso Davies dihukum melakukan handball oleh wasit asal Swiss, Sandro Scharer. Banyak yang berpendapat bahwa itu tidak layak diganjar penalti karena bola mengenai bagian tubuh lain terlebih dulu sebelum mengenai lengan.

Harry Kane bicara kepada wasit Sandro Scharer dalam laga Bayern Munich kontra PSG
Harry Kane bicara kepada wasit Sandro Scharer dalam laga Bayern Munich kontra PSG
Sumber :
  • REUTERS/Stephanie Lecocq

Vincent Kompany pun sulit menerima keputusan wasit. Sebab, dia menyadari ada unsur ketidaksengajaan setelah bola menyentuh bagian tubuh lain sebelum ke lengan.

“Penalti itu bukanlah penalti, menurut saya. Bola mengenai bagian badan dan kemudian tangan. Dari tayangan ulang, saya bisa melihat bahwa bola mengenai badan terlebih dulu dan kemudian lengan, jadi jika demikian, itu bukanlah penalti,” kata Kompany kepada CBS Sports.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun demikian, mantan wasit Liga Jerman, Lutz Wagner, tidak  sependapat. Menurutnya, Davies melebarkan lengannya yang membuat area defensifnya melebar, jadi dia layak dihukum untuk penalti.

“Lengan kirinya memanjang dan mengangkat di area defensif. Menurut saya, itu adalah handball yang benar-benar bisa dihukum karena bagian badannya melebar. Berdasarkan gambar-gambar ini, sebuah keputusan yang benar,” katanya kepada Amazon Prime Video.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Asian Games 2026: Skuad Garuda Gigit Jari! Vietnam Tutup Harapan Timnas Voli Indonesia Finis di Peringkat 10 Besar

Hasil Asian Games 2026: Skuad Garuda Gigit Jari! Vietnam Tutup Harapan Timnas Voli Indonesia Finis di Peringkat 10 Besar

Hasil Asian Games 2026 cabang olahrga voli babak klasifikasi peringkat 9-12 di Asian Games 2026 antara Timnas Voli Indonesia vs Vietnam pada Jumat 2 Oktober.
Pink October 2026, PAUL dan Lovepink Rajut Harapan untuk Pejuang Kanker Payudara: Weavers of Hope

Pink October 2026, PAUL dan Lovepink Rajut Harapan untuk Pejuang Kanker Payudara: Weavers of Hope

PAUL kembali menggelar Pink October 2026. Melalui tema Weavers of Hope, program ini mengajak masyarakat mendukung edukasi dan deteksi dini kanker payudara.
Tantang Tuan Rumah Jepang di Partai Final Asian Games 2026, Tim Sepak Takraw Putra Indonesia Siapkan Strategi Khusus

Tantang Tuan Rumah Jepang di Partai Final Asian Games 2026, Tim Sepak Takraw Putra Indonesia Siapkan Strategi Khusus

Tim Sepak Takraw Putra Indonesia berpeluang meraih medali emas di nomor kuadran Asian Games 2026 setelah berhasil menembus babak final.
Waktu Hadirkan Saksi di Persidangan Dinilai Timpang, Pihak Richard Heran dengan Majelis Hakim

Waktu Hadirkan Saksi di Persidangan Dinilai Timpang, Pihak Richard Heran dengan Majelis Hakim

Tim kuasa hukum Dokter Richard Lee protes terhadap Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang karena jatah waktu sidang menghadirkan saksi dianggap timpang.
Tersangka Baru Kasus Mega Korupsi MBG, Kolonel TNI Budi Utomo Atur Pengadaan Motor Listrik

Tersangka Baru Kasus Mega Korupsi MBG, Kolonel TNI Budi Utomo Atur Pengadaan Motor Listrik

Publik kembali dihebohkan dengan keterlibatan aparat penegak hukum dalam dugaan kasus mega korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Gaji UMR Jakarta Mau Beli iPhone 15, 16, atau 17? Begini Cara Menghitungnya

Gaji UMR Jakarta Mau Beli iPhone 15, 16, atau 17? Begini Cara Menghitungnya

Gaji UMP Jakarta 2026 Rp5,72 juta ingin membeli iPhone 15, 16, atau 17? Simak harga terbaru Oktober 2026 dan cara menyiapkan budget agar tidak mengganggu

Trending

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 
Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Desakan FAM muncul setelah waktu tambahan yang semula hanya dua menit menjadi tujuh menit. Tiga tambahan gol pun tercipta di menit-menit terakhir pertandingan antara Timnas Indonesia vs Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
PT Agro Murni Sebut Aksi TKBM Ganggu Operasional dan Rugikan Perusahaan

PT Agro Murni Sebut Aksi TKBM Ganggu Operasional dan Rugikan Perusahaan

Humas PT Agro Murni, Aulia Kamaruzzaman, mengatakan kerugian yang dialami perusahaan tidak hanya berkaitan dengan barang, tetapi juga terganggunya berbagai aktivitas operasional di area perusahaan.
Dapat Tuduhan Match Fixing Sebelum Laga, Ini Komentar Pelatih Singapura Atas Tamparan Kebobolan Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Dapat Tuduhan Match Fixing Sebelum Laga, Ini Komentar Pelatih Singapura Atas Tamparan Kebobolan Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Belum tuduhan match fixing terbukti, Singapura justru kalah telak setengah gol dari Malaysia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026). 
Seolah Tak Percaya! Singapura yang Lolos Piala Asia 2027 Dipermalukan Malaysia 6-0, John Herdman: Aneh Bisa Terjadi

Seolah Tak Percaya! Singapura yang Lolos Piala Asia 2027 Dipermalukan Malaysia 6-0, John Herdman: Aneh Bisa Terjadi

John Herdman terkejut melihat Malaysia menang telak 6-0 atas Singapura. Hasil tersebut terjadi pada Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT