Cristian Chivu Langsung Dapat Perpanjangan Kontrak usai Inter Milan Resmi Raih Scudetto? Giuseppe Marotta BIlang Begini
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, langsung mendapatkan sanjungan selangit seusai keberhasilan meraih Scudetto. Bos Nerazzurri, Giuseppe Marotta, mengharapkan sang pelatih bertahan untuk waktu yang panjang.
Inter akhirnya memastikan gelar Scudetto pada Senin (4/5/2026) dini hari tadi WIB. Mereka meraih tiga poin yang diperlukan dalam laga kontra Parma.
Marcus Thuram membawa Inter unggul sejak masa injury time babak pertama. Di akhir laga, Henrikh Mkhitaryan mencetak gol kedua yang memastikan kemenangan 2-0 untuk Inter.
Inter kini telah memiliki 82 poin dari 35 pertandingan di Liga Italia. Mereka sudah unggul 12 poin dari tim peringkat kedua, Napoli, yang tak bisa lagi mengejar dalam tiga pertandingan terakhir.
Cristian Chivu menuai pujian dari Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta. Dia pun merasa bahwa ini adalah sebuah mimpi menjadi kenyataan bagi Inter.
“Itu tentunya adalah sebuah hal yang berbeda dan mimpi yang jadi kenyataan. Saya jujurnya tidak pernah memimpikan gelar juara sebagai Presiden Inter, itu adalah sesuatu yang luar biasa,” kata Marotta kepada DAZN Italia.
“Saya berterima kasih kepada presiden pendahulu saya, dan yang menginspirasi saya, seperti Pellegrini, Moratti, Zhang. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada fans dan pemilik yang membuat kami bisa berjuang dalam atmosfer yang tenang,” tambahnya.
Namun, Marotta sadar diri bahwa ini bukanlah kinerjanya seorang. “Namun, Scudetto ini milik Chivu dan timnya,” katanya.
Mantan direktur Juventus itu pun tidak menyembunyikan rasa kagumnya terhadap Chivu. Sang pelatih asal Rumania sempat diragukan ketika ditunjuk sebagai pengganti Simone Inzaghi di musim panas tahun lalu.
“Ketika dikonfirmasi oleh Inzaghi dalam pemutusan kontrak dengan kesepakatan bersama pada hari Senin dan pada hari Selasa-nya, kami memutuskan untuk merekrut Chivu,” tandasnya.
“Itu adalah sebuah pilihan yang berani, namun juga pilihan yang matang karena Chivu sudah memiliki rekam jejak sebagai pemain yang meraih treble di sini, menjadi kapten Ajax pada usia 21 tahun, meraih gelar bersama tim junior Inter sebagai pelatih, dan mengamankan Parma dari ancaman degradasi,” sambung Marotta.
Load more